Wali Kota Ning Ita Studi Banding Penanggulangan HIV-Aids di Solo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Jawa Timur, Ika Puspitasari ajak puluhan anak dengan HIV-AIDS yang ada di Yayasan Lentera Surakarta berbelanja makanan dan minuman di minimarket setempat. Nampak wajah sumringah dan antusias anak-anak memilih sendiri apa yang ingin mereka beli.

Hal ini dilakukan wali kota Ika Puspitasari saat kunjungan studi banding penanggulangan HIV-AIDS dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan jejaring rujukan pelayanan HIV-AIDS di Kota Mojokerto, ke Yayasan Lentera Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (19/11).

Yayasan Lentera Surakarta sendiri merupakan satu-satunya di Indonesia, yayasan yang menangani dan merawat anak-anak yatim-piatu dengan HIV-AIDS dari berbagai daerah se-Indonesia.

Dalam kunjungan studi banding tersebut, rombongan Wali Kota bersama Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesPPKB), Komisi Penanggulangan HIV-AIDS (KPA) dan Pegiat HIV-AIDS Kota Mojokerto diterima langsung oleh pendiri sekaligus Ketua Yayasan Lentera Surakarta, Yunus Prasetyo.

"Kami ingin melihat secara langsung bagaimana rumah singgah lentera ini dalam melakukan satu skema untuk merawat anak-anak dengan HIV-AIDS. Paling tidak ini bisa menjadi satu perbandingan, kita ingin dapat ilmunya dari Kota Surakarta ini. Apa yang bisa kami dapatkan dari sini mungkin bisa kita terapkan dalam penanganan HIV-AIDS di Kota Mojokerto," terang Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Wali kota yang juga sekaligus Ketua KPA Kota Mojokerto tersebut mengatakan, harus ada upaya edukasi yang masif kepada masyarakat bahwa HIV-AIDS itu tidak akan menular hanya melalui interaksi, sehingga merawat anak-anak dengan HIV-AIDS bukan menjadi sebuah potensi akan tertular.

"Stigma ini yang masih melekat cukup kuat di masyarakat Indonesia secara umum, ini lah yang menjadi tugas kita bersama. Bahwa penularan HIV-AIDS hanya bisa dengan interaksi khusus, misalnya melalui hubungan sexual, selama itu tidak terjadi kan tidak akan menularkan kepada siapapun meskipun mereka kita rawat," jelasnya.

Senada dengan Ning Ita, Ketua Yayasan Lentera Surakarta, Yunus Prasetyo menjelaskan bahwa penanggulangan HIV-AIDS harusnya dilakukan secara terpadu, tidak hanya menjangkau resiko tinggi, namun juga masyarakat umum harus memahami bahwa orang dengan HIV-AIDS tidak boleh dikucilkan.

"Penanggulangan HIV-AIDS ini harus dilakukan secara terpadu, masyarakat juga harus diberi pemahaman bahwa HIV-AIDS bukan sebuah momok, sehingga ketika ada kasus anak yatim-piatu yang dipelihara oleh keluarga besarnya jangan sampai putus obat," jelasnya.

Saat ini, Yayasan Lentera Surakarta ditinggali 39 anak dengan HIV-AIDS, dengan usia termuda tujuh bulan dan yang paling dewasa 17 tahun. Dimana 90 persen yatim-piatu, sementara 7 anak dalam kondisi yatim.

Hadir mendampingi Ning Ita dalam studi banding di Yayasan Lentera Surakarta, Sekretaris DinkesPPKB Kota Mojokerto dr. Farida Mariana, dan Sekretaris harian KPA Kota Mojokerto, drg. Didik Pramudiyanto.

Sebagai informasi, kegiatan study tiru penanggulangan HIV-AIDS yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Mojokerto tidak hanya ke Yayasan Lentera Surakarta, namun juga akan dilakukan studi tiru ke Yayasan Kebaya Yogyakarta pada keesokan harinya. Dwi

Berita Terbaru

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) yang lebih fleksibel agar dapat…

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Madiun Kota mendatangi kantor PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Jumat (…

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Suasana berbeda terlihat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo, Jumat (4/9/2026). Puluhan peserta yang datang untuk m…

Dorong Transformasi Layanan Lewat AI, PLN UID Jatim Kantongi Empat Penghargaan

Dorong Transformasi Layanan Lewat AI, PLN UID Jatim Kantongi Empat Penghargaan

Jumat, 04 Sep 2026 17:56 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur meraih empat penghargaan dalam ajang Surabaya Marketing Week 2026. Capaian t…

KAI Daop 7 Madiun Tunjukkan Tren Positif, Sepanjang Agustus 2026 Stasiun Blitar Melayani 140.340 Pelanggan

KAI Daop 7 Madiun Tunjukkan Tren Positif, Sepanjang Agustus 2026 Stasiun Blitar Melayani 140.340 Pelanggan

Jumat, 04 Sep 2026 17:22 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kinerja core business PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, angkutan penumpang terus menunjukkan tren positif. Selama…

Tingkatkan Daya Saing Produk, Anggota DPR RI Dorong UMKM Surabaya Ber-SNI

Tingkatkan Daya Saing Produk, Anggota DPR RI Dorong UMKM Surabaya Ber-SNI

Jumat, 04 Sep 2026 16:12 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 16:12 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Badan Standardisasi Nasional (BSN) mendorong percepatan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) di kalangan pelaku usaha mikro, k…