Relokasi Pedagang Tumpah Pasar Tanjung Anyar di Deadline Besok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasatpol PP Kota Mojokerto, Modjari (tengah).
Kasatpol PP Kota Mojokerto, Modjari (tengah).

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Relokasi pedagang pasar tumpah Tanjung Anyar di Kota Mojokerto berjalan alot.

Beberapa pedagang belum pindah bahkan mereka masih berjualan di trotoar dan bahu jalan kawasan Pasar Tanjung Anyar meski Satpol PP Kota Mojokerto telah melayangkan Surat Peringatan (SP) tiga kali. 

Padahal sebelumnya, Tim gabungan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto dan Satpol PP telah melakukan pendekatan persuasif ke pedagang terkait relokasi tersebut.

Petugas berupaya mengajak pedagang agar segera relokasi dari pasar tumpah di tiga titik yakni Jalan KH Nawawi, Jl Residen Pamuji dan Jl HOS Cokroaminoto.

Kasatpol PP Kota Mojokerto, Modjari mengatakan pihaknya telah melayangkan SP ketiga supaya para pedagang segera pindah di tempat relokasi yang baru dan berkenan membongkar mandiri lapak dagangannya. 

"Sudah peringatan ketiga kemarin Kamis-Minggu agar pedagang membongkar mandiri lapak dagangannya namun sampai sekarang masih ada beberapa yang masih bertahan di tiga lokasi tersebut," jelasnya saat dikonfirmasi, Senin (21/11/2022).

Petugas Satpol PP memberikan kelonggaran Deadline terakhir pedagang membongkar lapaknya mandiri, pada Selasa (22/11) besok.

Pihaknya juga telah menyiapkan armada angkutan berupa truk untuk membantu pedagang yang membongkar lapaknya mandiri.

"Kita menyediakan truk untuk membantu pedagang yang membongkar mandiri lapaknya pindah ke lokasi baru, ya besok Deadline terakhir," ungkapnya.

Modjari mengungkapkan sebenarnya mayoritas pedagang pasar tumpah Tanjung Anyar sudah bersedia direlokasi dan pindah dari lokasi tersebut. Namun ada beberapa orang yang tetap berdagang sehingga beberapa dari mereka kembali lagi menempati lapak dagangannya.

"Ya memang ada beberapa masih bertahan disitu sehingga memicu pedagang yang sudah mau relokasi mereka balik lagi menempati lapaknya," bebernya.

Menurut dia, jika tak kunjung dibongkar mandiri oleh pedagang maka petugas Satpol PP terpaksa akan menertibkan lapak pedagang pasar tumpah Tanjung Anyar, pada Rabu besok.

"Kita bakal melakukan eksekusi paksa pedagang karena ini sudah langkah terakhir," tegasnya.

Masih kata Modjari, rencananya dalam penertiban paksa pedagang pasar tumpah Tanjung Anyar ini petugas Satpol PP hanya membongkar lapak pedagang dan tidak akan mengamankan barang dagangannya.

"Kita harap pedagang sadar mulai hari ini membongkar mandiri lapaknya karena kami tahu itu sangat berharga bagi mereka dan kita Rabu besok (Eksekusi) tidak mengamankan barang dagangannya," pungkasnya.

Seperti yang diketahui, Tim gabungan relokasi pasar tumpah Tanjung Anyar telah melakukan sosialisasi dan pendekatan persuasif agar pedagang bersedia direlokasi ke tempat baru.

Bahkan petugas Satpol PP Kota Mojokerto melayangkan Surat Peringatan kedua bagi 169 pedagang pasar tumpah Tanjung Anyar di Jalan KH Nawawi, Residen Pamuji, dan Cokroaminoto untuk segera relokasi, pada Senin (14/11/2022) kemarin.

Seharusnya, ratusan pedagang itu sudah pindah 4-5 November 2022 lalu namun hingga kini mereka tak kunjung pindah ke tempat relokasi yang baru. Dwi

Berita Terbaru

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Tradisi dan gotong royong kembali berpadu dalam peringatan Haul ke-61 Mbah Kiai Haji (KH) Mohammad Syafi’i dan para sesepuh Desa Pon…

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep mengkolaborasikan peringatan Hari Santri 2026 dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep dengan gerakan…

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan penyusunan kepengurusan DPD Partai Demokrat Jatim periode 2…

Mu+ku, Zes, Suko Hadir dan Siap Jadi Icon Fashion Baru

Mu+ku, Zes, Suko Hadir dan Siap Jadi Icon Fashion Baru

Jumat, 16 Okt 2026 11:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PT MDS retailing tbk grup resmi menghadirkan Mu+ku, zes, dan suko di Tunjungan plaza 3 dengan konsep yang unik. Serta setiap…

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun mengingatkan kepala desa agar tidak sembarangan mengelola Bantuan Keuangan Khusus (BKK) D…

Dukung Kegiatan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemprov, Bank Jatim Salurkan CSR kepada Dinsos Jawa Timur

Dukung Kegiatan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemprov, Bank Jatim Salurkan CSR kepada Dinsos Jawa Timur

Jumat, 16 Okt 2026 10:31 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:31 WIB

SurabayaPagi, Sumenep - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) turut mendukung penyelenggaraan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemerintah Provinsi Jawa…