Pedagang dan LSM akan Segera Gelar Audiensi dengan Pemerintah Terkait Portal Masuk di Pasar Anom

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua IKWAL Kab. Sumenep, Moh. Ali bersama Tim Investigasi, saat gelar audiensi bersama Satpol PP terkait portal pasar Anom. SP/Ainur Rahman
Ketua IKWAL Kab. Sumenep, Moh. Ali bersama Tim Investigasi, saat gelar audiensi bersama Satpol PP terkait portal pasar Anom. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep -  Pedagang pasar Anom Sumenep, terus mendapat dukungan setelah mencuatnya persoalan proyek portal masuk pasar Anom tersebar di media online dan cetak.

Bertepatan pada Rabu tanggal 23 November 2022 sekitar pukul 13.30 aparatur sipil negara yang terdiri dari Satpol PP, TNI dan aparat kepolisian melakukan sosialisasi sidak di Pasar Anom Sumenep.

 

Dari hasil investigasi reporter Surabaya Pagi, kedatangan  Satpol PP, TNI dan kepolisian, meminta agar pedagang buah yang terdiri dari lapak diminta untuk mundur, karena lokasinya akan dipasang portal pintu masuk pasar.

Dari pantauan reporter,  para pedagang itu tidak mengiyakan instruksi aparat, justru memilih menutup kios lapak miliknya tersebut.

Menurut info yang beredar, para pedagang lapak meminta perlindungan kepada aktivis sosial untuk menyuarakan aspirasinya ke publik, tidak hanya itu tapi juga meminta pendampingan secara hukum.

Diketahui, pada saat Satpol PP melakukan sidak di pasar Anom, Moh. Ali, ketua Ikatan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan wartawan yang tergabung dalam perkumpulan (Ikwal) Kab. Sumenep tengah berada di lingkaran pengamanan kios lapak buah milik pedagang.

Dikatakan Ali, pihaknya mengaku akan membantu para pedagang pasar untuk menyuarakan aspirasinya. "Saya hanya ingin membantu pedagang agar tidak terusik, sebab mereka telah berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara berjualan," terangnya.

“Jadi seharusnya, pemerintah memberikan fasilitas yang nyaman dalam ruang terbuka dan lepas, bukan malah dikurung seperti burung dalam sangkar,” tegasnya.

"Saya berharap, pemerintah melakukan pengkajian ulang terhadap pemasangan portal pintu masuk pasar Anom, dan lakukan study banding," imbuhnya.

Ia juga mengatakan, di depan pasar Anom itu akses jalan kota, jika portal tetap dipasang ditakutkan akan menyebabkan kemacetan karena antrian kendaraan yang panjang.

"Sungguh aneh, kok bisa-bisanya pasar rakyat itu dikasih portal pintu masuk, itu bukan mall atau gedung pemerintahan," jelasnya. 

Maka dari itu, pihaknya akan terus memperjuangkan keharmonisan masyarakat dalam sektor perdagangan, dan hal ini adalah peran pemerintah dalam memberikan fasilitas yang nyaman.

Dikatakan Ali, pihaknya pernah menyampaikan kepada Kepala bidang Perdagangan Sumenep, perihal ketidakpantasan pasar rakyat itu diberikan portal pintu masuk, namun tetap saja tidak ditanggapi.

“Saya juga berkali-kali mau menghadap kepala dinasnya, namun dengan dalih, Pak Kadis keluar kota, pak Kadis rapat, tak ada waktu untuk ketemu. Makanya satu-satunya jalan kita akan gelar audiensi nantinya,” terangnya.

"Kita sudah sepakat bersama para pedagang untuk menggelar audiensi di depan kantor pemkab, Gedung DPRD dan di kantor Perindag, dan mengenai waktunya nanti akan disampaikan," imbuhnya.

Saat hendak dikonfirmasi, Kepala Dinas Koperasi, Usaha menengah perindustrian dan perdagangan (DKUPP) Kab. Sumenep, Chainur Rasyid SE, M.Si, mengatakan bahwa kegiatan pembuatan portal pasar Anom itu sudah lama, kok baru mencuat? 

"Ayo kita duduk bareng, gelar audiensi dari perwakilan pasar, saya akan jelaskan, kita diskusi mencari solusi yang terbaik," ungkapnya kepada Surabaya pagi. AR

Berita Terbaru

Uji Batas Pidana atau Sengketa Usaha? Eksepsi Proyek Pelabuhan Jadi Sorotan

Uji Batas Pidana atau Sengketa Usaha? Eksepsi Proyek Pelabuhan Jadi Sorotan

Kamis, 09 Apr 2026 09:06 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 09:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Persidangan kasus dugaan pelanggaran hukum dalam proyek pengerukan kolam pelabuhan memasuki babak krusial di Pengadilan Tindak…

KPK Geledah Rumah Dirut PD Aneka Usaha Kota Madiun, Sita Catatan Keuangan dan Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Dirut PD Aneka Usaha Kota Madiun, Sita Catatan Keuangan dan Satu Handphone 

Rabu, 08 Apr 2026 21:25 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 21:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Direktur Utama (Dirut) PD Aneka Usaha Kota Madiun, Sutrisno, dan menyita satu …

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sebanyak 43 bangunan tanpa izin yang berada di Dusun Semambung, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, ditertibkan m…

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mendukung penuh pengembangan cabang olahraga (cabor) Woodball di wilayahnya. Olahraga…

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Komitmen memperkuat peran masyarakat terus diwujudkan Pemerintah Kota Mojokerto melalui penyaluran dana hibah tahun anggaran 2026…

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – KPK kembali menggeledah pejabat di Kota Madiun. Kali ini rumah Dirut Perumda Air Minum Tirta Taman Sari, Suyoto, jadi sasaran, …