Wujudkan KLA di Kota Mojokerto, Pemkot Serius Tangani Sekolah Ramah Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto -  Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak semua elemen pendidikan di Kota Mojokerto untuk mewujudkan Kota Mojokerto Kota Layak Anak (KLA). Dimana salah satu indikator tersebut adalah terwujudnya Sekolah Ramah Anak (SRA) di Kota Mojokerto.

“Saya ingin menyampaikan bahwa SRA merupakan salah satu indikator yang harus kita penuhi dalam rangka penilaian KLA,” kata Wali Kota Ika Puspitasari dalam Pelatihan Sekolah Ramah Anak (SRA) dan Konvensi Hak Anak (KHA) di Ruang Sabha Mandala Madya pada Sabtu (26/11).

Kepada para peserta pelatihan yang terdiri dari tenaga pendidik tingkat PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MAN dan Pengawas Sekolah, Kepala Bidang pada Dinas Pendidikan dan Perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kota Mojokerto, Ning Ita sapaan akrab wali kota menyampaikan bahwa forum ini sebagai ikhtiar dari seluruh pihak untuk mewujudkan Kota Mojokerto sebagai KLA.

“Mojokerto saat ini di dalam penilaian Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tahun 2021 yang lalu masih di dalam kategori madya. Masih ada 3 level lagi yang harus kita naiki untuk menjadikan Kota Mojokerto sebagai Kota Layak Anak. Mari kita ikhtiarkan bersama-sama agar Kota Mojokerto ini memiliki capaian menjadi KLA dengan target waktu yang jelas dan terukur,” tegasnya.

tenaga pendidik tingkat PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MAN dan Pengawas Sekolah, Kepala Bidang pada Dinas Pendidikan dan Perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kota Mojokerto mengikuti pelatihan SRA dan KHA-yor

Dalam kesempatan ini, Ning Ita juga menyampaikan agar pelayanan pendidikan di Kota Mojokerto benar-benar memperhatikan dan menjadikan anak sebagai prioritas utama. Karena banyaknya fasilitas pendidikan di Kota Mojokerto selain di akses warga Kota Mojokerto juga diakses oleh warga dari daerah lain.

“Lembaga pendidikan sedemikian banyaknya, pasti diakses dari daerah sekitar Kota Mojokerto. Namun semua itu adalah tanggungjawab kita. Kita tidak lagi melihat mereka warga kita atau bukan tapi ini merupakan tanggung jawab bersama,” lanjutnya.

Masih di dalam forum pelatihan SRA dan KHA, Ning Ita mengingatkan untuk memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran di era society 5.0. Serta tetap mewaspadai dampak negatif yang terjadi seperti degradasi moral.

“Degradasi moral pada anak harus kita tangani, jangan sampai menjadi hal biasa-biasa saja. Pendidik harus bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman, harus bisa mendidik mengikuti era yang sedang berjalan. Di era society 5.0 maka penggunaan TI yang mudah diterima oleh anak-anak menjadi bagian dari media edukasi,”tuturnya.

Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP3A) Choirul Anwar bahwa pada tahun 2021 telah ditetapkan rintisan SRA sebanyak 76 sekolah.

“Tahun 2021 telah ditetapkan rintisan SRA sebanyak 76 sekolah dari tingkat TK-PAUD sebanyak 21 sekolah, tingkat SD/MI ada 42 sekolah dan tingkat SMP/MTs 13 sekolah,” jelasnya.

Ia berharap dengan dilibatkannya para pendidik dari tingkat SMA/MAN/SMK dalam pelatihan ini nantinya dapat menerapkan SRA di satuan pendidikannya. “Di tingkat SMA/MA/SMK belum ada yang ditetapkan sebagai rintisan SRA untuk itu kami undang juga dari SMA/MA/SMK agar bisa berperan serta menerapkan SRA di satuan pendidikannya” harap Anwar.

Pada pelatihan yang digelar pada 26-27 November 2022 para peserta mendapatkan materi tentang SRA dan KHA yang disampaikan Fasilitator Pokja Aspirasi Kementerian. Dan materi tentang Kebijakan Sekolah Ramah Anak Kota Mojokerto dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto Amin Wachid. Dwi

Berita Terbaru

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…

Kapolres Blitar Gelar Giat Jumat Keliling di Masjid Jammi Syamsuddin Qohar, Di lanjut Ngobrol Kamtibmas

Kapolres Blitar Gelar Giat Jumat Keliling di Masjid Jammi Syamsuddin Qohar, Di lanjut Ngobrol Kamtibmas

Jumat, 06 Nov 2026 18:58 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:58 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution. S.I.K M.H hadir ditengah tengah masyarakat melaksanakan ibadah Salat Jumat Bersama…

BSI Siapkan Rights Issue 6,8 Miliar Saham, Bidik Penguatan Modal dan Perluas Investor Publik

BSI Siapkan Rights Issue 6,8 Miliar Saham, Bidik Penguatan Modal dan Perluas Investor Publik

Jumat, 06 Nov 2026 18:28 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) bersiap memperkuat struktur permodalan melalui aksi korporasi penambahan modal dengan m…

Dari Kekalahan Menuju Kebangkitan, MilkLife Kickers Buktikan Daya Saing di Singapura

Dari Kekalahan Menuju Kebangkitan, MilkLife Kickers Buktikan Daya Saing di Singapura

Jumat, 06 Nov 2026 18:26 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:26 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers menunjukkan kebangkitan pada hari kedua Singa Cup 2026. Setelah menelan kekalahan pada pertandingan pembuka, skuad p…

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kabar duka menyelimuti DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, meninggal dunia pada Kamis …

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

SURABAYA PAGI, Rembang — Sebuah permintaan sederhana dari pelanggan ternyata mampu mengubah perjalanan hidup Sri Pontianik (48). Perempuan yang sebelumnya b…