Studi: Kurang Tidur Bisa Bahayakan Penglihatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kecukupan tidur merupakan hal yang penting bagi kesehatan, termasuk kesehatan mata. Ketika seseorang terus mengalami kurang tidur, beberapa masalah pada penglihatan bisa terjadi.

Menurut Eye Health Northwest, dilansir dari Healthdigest, Selasa (29/11), mata membutuhkan tidur minimal lima jam per malam. Selama tidur berlangsung, mata akan melalui serangkaian proses pemulihan.

Satu hari saja tak mendapatkan tidur yang cukup, mata bisa terasa kering, gatal, atau memerah. Keluhan-keluhan tersebut bisa terjadi karena mata tak mendapatkan cukup waktu untuk memproduksi air mata. Kurangnya produksi air mata juga bisa berujung pada infeksi mata.

Kurang tidur juga bisa memunculkan beberapa keluhan lain pada penglihatan. Sebagian di antaranya adalah mata berkedut, sensitif terhadap cahaya, dan pandangan kabur.

Kurang tidur yang terjadi dalam kurun waktu lebih lama bisa memunculkan masalah yang lebih serius. Menurut American Academy of Sleep Medicine misalnya, kurang tidur yang terjadi secara berulang dapat meningkatkan risiko terjadinya glaukoma yang dapat menyebabkan kebutaan.

Studi pada 2008 dalam jurnal Sleep juga menemukan bahwa kekurangan tidur selama 27 jam dapat memperlambat reaksi waktu pengemudi profesional. Selain itu, kondisi tersebut juga dapat membuat pengemudi profesional membuat kesalahan yang signifikan dalam memproses informasi visual.

Agar kesehatan mata bisa terjaga dengan baik, salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah memperbaiki kebiasaan tidur. Terkadang, kurang tidur dipicu oleh kebiasaan yang dilakukan saat terjaga. Bila kebiasaan tersebut diperbaiki dan kecukupan tidur terpenuhi, kesehatan mata akan lebih terlindungi.

Menurut Piedmont Eye Center, upaya yang tak kalah penting untuk memperbaiki kualitas tidur adalah menghindari paparan sinar biru sebelum jam tidur. Paparan sinar biru dapat menstimulasi mata secara berlebih dan mempengaruhi tidur. Paparan sinar biru dari beragam perangkat elektronik sebaiknya dihindari sekitar 30 menit hingga dua jam sebelum jam tidur.

Pengguna lensa kontak juga perlu memastikan bahwa lensa yang mereka gunakan telah benar-benar dilepas sebelum beristirahat di tempat tidur. Meski beberapa lensa kontak bisa digunakan saat tidur, melepaskan lensa kontak saat tidur akan membantu mata mendapatkan oksigen dan kelembapan yang lebih optimal.

Kebiasaan lain yang juga direkomendasikan untuk menjaga kesehatan mata adalah olahraga rutin. Salah satu manfaat dari olahraga adalah bisa membantu mempermudah tidur di malam hari. Akan tetapi, hindari melakukan olahraga berintensitas tinggi sebelum jam tidur.hlt/mta

Berita Terbaru

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…