Peneliti: Kedipkan Mata dengan Cepat Bisa Jadi Tanda Awal Alzheimer

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Ada sejumlah ekspresi wajah, termasuk mengedipkan mata dengan cepat, yang bisa mengisyaratkan tanda awal alzheimer. Bagi pengidapnya, penyakit progresif tersebut menghancurkan memori dan fungsi mental penting lainnya.

Pada 2014, penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Psychophysiology menilai hubungan antara tingkat kedipan mata dan gangguan kognitif ringan (MCI). Temuan mengusulkan bahwa peningkatan aktivitas dopamin yang tidak normal sebagian bertanggung jawab atas ketidakseimbangan neurotransmitter pada pasien.

"Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat kedipan mata yang tinggi secara tidak normal dapat menjadi penanda potensial transisi dari penuaan yang sehat ke demensia," ungkap para peneliti dalam studinya, dikutip dari laman Express.

Tim periset menarik kesimpulan setelah meninjau kondisi 36 orang dewasa yang lebih tua yang mengidap MCI, dan 33 orang yang sehat. Tingkat kedipan mata dicatat dalam kondisi istirahat menggunakan elektroda kulit di atas dan di bawah mata kiri.

Temuan menunjukkan bahwa peserta dengan MCI menunjukkan tingkat kedipan yang jauh lebih tinggi daripada kelompok sehat. Studi yang digagas adalah salah satu dari banyak yang menunjukkan bahwa penurunan kognitif terkait dengan peningkatan ekspresi wajah.

Selain berkedip dengan kecepatan tidak biasa, ekspresi wajah lain yang perlu diwaspadai termasuk mengerutkan kening, tampak ketakutan, meringis, dan kerap memejamkan mata. Ekspresi fisik lain termasuk postur tubuh yang kaku, oleng, atau perubahan pola berjalan.

Sering kali, penerita alzheimer duduk dengan mata tertutup dalam waktu lama karena kondisinya semakin parah karena kelelahan. Menurut badan kesehatan Dementia Care International, gejala itu lebih mungkin terjadi pada pasien alzheimer stadium empat.

Pada tahap keempat, pengidap demensia mungkin benar-benar menutup diri dari dunia luar. Mereka mungkin duduk di kursi atau berbaring di tempat tidur menatap lurus ke depan atau menutup mata.

Mereka mungkin tidak merespons ketika seseorang masuk ke kamar atau berbicara kepada mereka. Everyday Health menunjukkan bahwa perubahan ekspresi wajah bahkan dapat terjadi pada tahap awal penyakit.

Badan kesehatan itu mencatat bahwa pasien mungkin membuat ekspresi wajah yang tidak sesuai dengan situasi yang mereka alami. Itu menambahkan bahwa ekspresi wajah dapat mencerminkan perasaan cemas, depresi, gelisah, bingung, atau kurangnya perasaan.hlt/mta

Berita Terbaru

Rapat Perdana DPC PAMDI Sidoarjo Rumuskan Pelaksanaan Konsilidasi Internal

Rapat Perdana DPC PAMDI Sidoarjo Rumuskan Pelaksanaan Konsilidasi Internal

Minggu, 10 Mei 2026 16:58 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 16:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Organisasi DPC Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Sidoarjo 2026 – 2031 menggelar rapat perdana usai terbentuk k…

Wabub Mimik Idayana Apresiasi Tim Kreasi Formasi Berbaris SMPN 1 Sedati

Wabub Mimik Idayana Apresiasi Tim Kreasi Formasi Berbaris SMPN 1 Sedati

Minggu, 10 Mei 2026 15:34 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Turut serta meramaikan CFD (Car Free Day) Kabupaten Sidoarjo, SMP Negeri 1 Sedati dengan peserta didiknya yang tergabung dalam…

Daya Jual di Pasaran Tinggi, Peternak di Ponorogo Kembangkan Budidaya Ayam Sengkuni

Daya Jual di Pasaran Tinggi, Peternak di Ponorogo Kembangkan Budidaya Ayam Sengkuni

Minggu, 10 Mei 2026 14:58 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat potensi budidaya ayam hasil persilangan yang dikenal dengan sebutan ayam Sengkuni yang banyak diminati karena…

Dana Pusat Belum Cair, Operasional 24 SPPG di Surabaya Terpaksa Berhenti Sementara

Dana Pusat Belum Cair, Operasional 24 SPPG di Surabaya Terpaksa Berhenti Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 14:26 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keterlambatan pencairan dana dari pemerintah pusat, kini sejumlah operasional satuan pelayanan pemenuhan gizi…

Diserang Hama Tikus, Petani di Lumajang Meringis: Jagung - Cabai Rusak Terancam Gagal Panen

Diserang Hama Tikus, Petani di Lumajang Meringis: Jagung - Cabai Rusak Terancam Gagal Panen

Minggu, 10 Mei 2026 14:15 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Serangan hama tikus di kawasan Lumajang, Jawa Timur mengakibatkan sejumlah petani meringis. Pasalnya, imbas hama tikus tersebut,…

Momentum HJKS Jadi Magnet Wisata, Ribuan Warga Antusias Serbu Festival Rujak Uleg 2026

Momentum HJKS Jadi Magnet Wisata, Ribuan Warga Antusias Serbu Festival Rujak Uleg 2026

Minggu, 10 Mei 2026 13:05 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Momentum Hari Jadi Ke-733 Kota Surabaya (HJKS), Festival Rujak Uleg 2026 di Kota Surabaya kembali sukses menjelma menjadi pesta…