Studi: Jalan Kaki 10 Menit Bisa Kurangi Usia Biologis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Manfaat dari jalan kaki telah banyak diungkap ahli kesehatan. Namun kali ini sebuah studi menemukan bahwa jalan kaki 10 menit saja bisa mengurangi usia biologis hingga 16 tahun. 

Usia biologis adalah penanda kesehatan yang sangat penting. Usia kronologis adalah jumlah tahun telah hidup, misalnya lahir pada tahun 1989, jadi sekarang berusia saya 33 tahun. Usia biologis, di sisi lain, mengacu pada berapa usia sel dan jaringan berdasarkan berbagai penanda fisiologis.

Para ahli percaya bahwa usia biologis dapat menjadi penanda yang lebih akurat untuk memprediksi timbulnya penyakit dan kematian. Jika menjalani gaya hidup sehat dan aktif, orang mungkin memiliki usia biologis yang jauh lebih rendah daripada seseorang yang lebih muda secara kronologis. 

Beberapa hal dapat memengaruhi usia biologis, baik mempercepatnya sehingga bisa dibilang kurang sehat daripada usia kronologis yang 'seharusnya'. Atau melindungi tubuh dari kerusakan waktu sampai taraf tertentu. Hal itu termasuk, latihan fisik, stres, merokok, pola makan, tidur, hingga lingkungan fisik.

Melihat seseorang yang bugar dan terlihat lebih awet muda, padahal usianya jauh lebih tua dari yang diperkirakan? Maka itu adalah gambaran dari berkurangnya usia biologis.

Sebuah studi dari awal tahun ini terhadap lebih dari 400 ribu orang dewasa Inggris menemukan bahwa jalan cepat 10 menit sehari dikaitkan dengan telomere yang lebih panjang. Ini adalah bagian dari kromosom yang terkait dengan penuaan. 

“Itu berkorelasi dengan memiliki usia biologis yang tampak 16 tahun lebih muda pada saat orang mencapai usia paruh baya,” demikian laporan, dikutip dari laman Stylist.co.uk, Kamis (15/12).

Berjalan kaki yang dilakukan ke stasiun setiap pagi karena tidak pernah berangkat cukup awal untuk naik kereta dengan nyaman, misalnya, menghasilkan banyak manfaat. Orang tidak perlu berlari atau berjalan terlalu jauh untuk mendapatkan manfaat yang besar bagi seluruh tubuh. Karena berjalan cepat secara fungsional dari tempat A ke B juga sudah cukup.

Ini bukan studi pertama yang menyarankan kekuatan jalan kaki 10 menit, asalkan benar-benar cepat. Sebuah studi tahun 2017 oleh University of Leicester menemukan bahwa orang yang berjalan lambat memiliki kemungkinan dua kali lebih besar untuk meninggal karena masalah kardiovaskular daripada orang yang menganggap diri mereka sebagai 'pejalan cepat'. 

Studi tersebut melacak 420.727 orang dewasa sehat selama periode enam tahun. Setelah mempertimbangkan hal-hal seperti merokok dan berjam-jam menonton TV, para peneliti menemukan bahwa hubungan antara kecepatan berjalan dan kesehatan jantung masih kuat.

Profesor Tom Yates, penulis utama studi dan pembaca dalam aktivitas fisik, perilaku menetap, dan kesehatan di University of Leicester, mengatakan bahwa "menunjukkan kebiasaan kecepatan berjalan adalah prediktor independen kematian terkait jantung". hlt/jlk

Berita Terbaru

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan babak final four Proliga Seri Surabaya y…

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sengketa tanah di kawasan Lontar, Surabaya kembali menjadi perhatian nasional setelah dibawa ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) K…

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…