Nguri-Uri Budaya, 100 Siswi SMP se-Kota Mojokerto Tampilkan Sekar Mojo di Event Gegojeg-an Gethok Thular Tari

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Setidaknya 100 siswi SMP se-Kota Mojokerto menunjukkan kebolehannya menarikan tari Sekar Mojo di halaman Rumah Rakyat Kota Mojokerto, Kamis (16/12) malam.

Penampilan tersebut merupakan bagian dari pembukaan dari acara bertajuk "Gegojeg-an Gethok Thular Tari: Wejangan Tari Tradisional" yang termasuk dalam rangkaian event Peringatan 4 Tahun Pengabdian Ning Ita.

Perlu diketahui, tari Sekar Mojo mengandung khazanah kearifan lokal budaya Kota Mojokerto yang terlahir atas kolaborasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Dewan Kebudayaan Daerah Kota Mojokerto. Hal itu demi mewujudkan Kota Mojokerto sebagai kota wisata berbasis sejarah dan budaya.

Makin spesial, diantara ratusan tamu undangan yang hadir menyaksikan sajian tersebut, terdapat sosok maestro tari tradisional Indonesia yaitu Didik Ninik Thowok.

Sosok koreografer yang telah melahirkan berbagai karya tari tersebut juga bahkan memberikan apresiasi langsung kepada para penari dan pelatih. Tidak ketinggalan, ia juga berpesan agar para generasi muda senantiasa melestarikan seni dan budaya lokal.

 

"Marilah kita belajar selalu bagimana mencintai produk lokal, budaya dan kesenian lokal. Belajar menggali dan mengembangkannya sebagai potensi daerah," ujarnya.

Selain berdiskusi dengan Didik Ninik Thowok, gelaran semalam juga dimeriahkan dengan hiburan ludruk yang ditampilkan oleh pelawak kondang Jawa Timur, Cak Kirun.

Gelak tawa dari para hadirin malam itu memenuhi Pendopo Sabha Kridhatama Rumah Rakyat, saat Cak Kirun melemparkan lawakan-lawakan khasnya.

Sebagai informasi, dalam 4 empat tahun kepemimpinan Wali kota Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita, Pemerintah Kota Mojokerto memang menunjukkan komitmen kuat pada upaya pelestarian dan pemajuan budaya lokal.

Selain melalui beragam event seni-budaya dan pendidikan, Pemkot Mojokerto bekerjasama dengan DPRD Kota Mojokerto juga tengah menyusun Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) yang merupakan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

"Alhamdulillah, pembahasan sudah selesai dan disetujui. Kita sebentar lagi mempunyai Peraturan Daerah yang mengatur tentang Pemajuan Kebudayaan", ungkap Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo dalam sambutannya.

Dalam Raperda tersebut menyebutkan 10 objek pemajuan kebudayaan, salah satunya tari, yang harus digali, dipertahankan, dan dilestarikan baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Dwi

Berita Terbaru

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…