Percepat Penurunan Stunting, BKKBN Jatim Gelar Pagelaran Wayang Kulit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pagelaran wayang kulit di halaman kantor BKKBN Jatim, Jalan Airlangga No.31-33, Surabaya, Sabtu (17/12/2022).
Pagelaran wayang kulit di halaman kantor BKKBN Jatim, Jalan Airlangga No.31-33, Surabaya, Sabtu (17/12/2022).

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Jawa Timur (BKKBN) Jawa Timur (Jatim) menggelar pagelaran Wayang Kulit di halaman kantor BKKBN Jatim, Jalan Airlangga No.31-33, Surabaya, Sabtu (17/12/2022) pukul 20.00 WIB.

Pagelaran Wayang Kulit dengan Dalang Ki Drs. Ir. H. Warseno Slenk, M.Si., (Ki Warseno Slenk) mengambil Lakon "Tumurune Wahyu Ketentreman" itu dihadiri ratusan masyarakat yang antusias menonton seni budaya bangsa ini.

Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Dra. Maria Ernawati, M.M., menerangkan bahwa pagelaran wayang kulit dalam rangka Peningkatan KIE Kreatif Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Bersama Mitra.

"Melalui pagelaran wayang kulit sebagai budaya lokal yang masih banyak digemari masyarakat dengan Dalang Ki Warseno Slenk diharapkan mampu menjadi media sosialisasi program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting kepada masyarakat," kata Erna.

Erna menerangkan sosialisasi melalui wayang kulit dilakukan agar masyarakat akan lebih paham bagaimana mewujudkan keluarga bahagia, sejahtera. Dan pesan - pesan itu akan disampaikan Ki Warseno Slenk melalui Lakon Tumurune Wahyu Ketentreman.

"Kita pilih lakon Tumurune Wahyu Ketentreman, kita berharap turunnya kebahagiaan baik diri sendiri, lingkungan kerja BKKBN Jatim, dan masyarakat Jatim," tuturnya.

Menurutnya, majunya bangsa dimulai dari keluarga, dan BKKBN diberi amanah sesuai UU untuk membangun keluarga bahagia sejahtera.

"Ada sedikit kendala dalam mewujudkan keluarga sejahtera yakni Stunting, BKKBN diberi amanah sesuai dengan Perpres untuk mencegah Stunting dan keluarga baru bebas Stunting," jelasnya.

Lebih lanjut, Erna menambahkan, mudah-mudahan pagelaran tersebut membawa keberhasilan dari segala upaya percepatan penurunan angka stunting di Tahun 2024 menjadi 14 persen akan dapat tercapai.

Maka dari itu, ia meminta dukungan semua pihak untuk melaksanakan program percepatan penurunan stunting di Jawa Timur guna mempersiapkan generasi muda yang berkualitas, sehat dan cerdas di masa yang akan datang.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Dr. Erwin Astha Triyono, dr., Sp.PD., KPTI., mewakili Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menerangkan Data BPS Jawa Timur, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Timur pada tahun 2022 mencapai 72,75.

Dimana ada tiga poin penting dalam pembangunan IPM yakni pendidikan, kesehatan dan Angka Harapan Hidup.

"Indeks pembangunan manusia pentingnya pertama pendidikan, dan kedua kesehatan. Di aspek kesehatan,  nasional dan Jawa timur punya PR yakni stunting. Kalau kita tidak selesaikan stunting, negara ini tidak bisa membuat individu atau person yang mempunyai daya saing atau unggulan," terang Erwin.

Erwin juga mengatakan stunting adalah pertumbuhan anak tidak sesuai dengan usia, biasanya ada kesalahan dalam pola asuh. Sehingga menurut Erwin, kualitas masyarakat harus diperbaiki dengan ilmu pengetahuan.

"Ada dua intervensi yang kita usulkan yaitu intervensi spesifik dan sensitif. Kami titip ke dalam Program Pemerintah tentang intervensi ini," ujarnya.

Pertama, bagi anak remaja putri atau ibu hamil jangan sampai terkena anemia atau kurang darah dan bagi ibu hamil didorong untuk mendapatkan akses kesehatan untuk periksa kesehatan. Sementara untuk orang tua yang punya balita didorong untuk aktif ke posyandu dan bagi kedua orang tua baik bapak maupun ibu harus mendapatkan informasi kesehatan yang sama.

"Pastikan. remaja atau ibu hamil tidak punya penyakit anemia. Yang hamil atau keluarga hamil didorong mengakses layanan kesehatan minimal 6 bulan sekali dan minimal sekali ketemu dokter," tuturnya.

"Pemerintah baik Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota sudah ada anggaran dan mendorong program stunting bisa tercapai. Jadi diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas yang sudah disediakan," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Kusnadi mengungkapkan bahwa angka stunting dii Jawa Timur, karena BKKBN sering mengunjungi dan berkeliling di 38 Kabupaten/kota di Jawa Timur.

"Memberi penyuluhan tidak gampang, sarana atau alat untuk bagaimana kita bisa ngobrol dengan masyarakat. Salah satu sarana nya adalah melalui media media kesenian. Hari ini BKKBN Jatim menunjukan kepada kita, hadir dalam keadaan gembira, senang dengan menyaksikan wayang kulit, karena wayang kulit adalah salah satu media media tradisional yang dimiliki bangsa Indonesia," ujar Kusnadi.

Kusnadi juga mengatakan wayang kulit adalah tontonan tetapi didalam wayang menitipkan pesan bagaimana pelaksanaan jangan sampai terjadi Stunting.

"Didalam wayang ada 2 hal, ada tontonan dan tuntunan. Wayang menuntun kita berbuat. Wayang kulit dengan lakon tumurune wahyu ketentreman. Wahyu adalah anugrah dari Allah SWT kepada umatnya," tuturnya.

"Kita bekerja untuk mengumpulkan masyarakat, kita beri penyuluhan dan lakukan dengan ikhlas dan dapat pahala (wahyu). Kalau bisa dilakukan,  ketentraman didapat bagi yaang melakukan penyuluhan dan yang diberi penyuluhan juga tenteram, dan apa yang kita tuju menjadi terwujud," terangnya.

Setelah pembacaan dan pembagian door prize bagi yang hadir, Prosesi pembukaan pagelaran wayang oleh Kusnadi, ditandai dengan penyerahan gunungan dari Kusnadi ke Ki Warseno Slenk.

"Menikah harus benar benar dipersiapkan, baik calon perempuan dan laki, kesehatan sangat penting jangan sampai kena anemia, dalam berkeluarga harus konsultasi dalam pengasuhan anak, Agar anak tumbuh sehat tidak kena Stunting. Dan ke depan punya daya saing tinggi, tidak kalah dengan negara negara lain," salah satu cuplikan pesan yang disampaikan Ki Warseno Slenk saat memainkan wayang kulit lakon Tumurune Wahyu Ketentreman. ari

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…