KPK Temukan Ada Pejabat Pemprov Punya 25 Bidang Tanah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Setelah Cek LHKPN dan Laporan dari PPATK

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) temukan ada pejabat yang memiliki aset berupa puluhan bidang tanah, yakni 20-25 bidang tanah. Di Provinsi mana pebabat sekaya itu?

"Kadang saya nggak habis pikir ketika saya cek LHKPN pejabat ini-itu, saya punya akses buka LKHPN seluruh penyelenggara pejabat negara, termasuk pejabat Pemprov DKI. Saya cek itu, wah bidang tanahnya 20-25. Waras nggak sih kita ini," tutur Alex, di Jakarta, Minggu lalu.

Sumber di KPK yang dihubungi Surabaya Pagi, menyatakan belum menemukan di Pemprov Jatim. "Baru ditemukan di Pemprov DKI," kata sumber di bagian pemberitaan KPK, Senin (19/12/2022).

 

Ungkap Asal usul Tanah

Saat dikonfirmasi terpisah, anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak meminta KPK langsung mengklarifikasi kepada pejabat yang bersangkutan.

"Saya kira data ini kurang lengkap. Apakah LHKPN meningkat dan tidak wajar setelah menjabat dan sebagainya. Perlu dibandingkan dengan data sebelumnya. Lalu PPATK juga bisa memberi masukan," kata Gilbert kepada wartawan, Minggu (18/12/2022).

Gilbert menilai KPK hanya bermain isu soal oknum pejabat DKI Jakarta yang memiliki puluhan bidang tanah itu. Gilbert menyebut harusnya KPK bisa menggali asal-usul aset itu.

"Kalau begini, KPK hanya bermain isu seperti periode yang lalu. Tidak baik untuk institusi sekelas KPK. Mereka memiliki akses untuk menggali asal usul uang masuk," jelasnya.

 

Timbulkan Iri Dirjen

Gilbert juga menanggapi KPK yang menyebut ada Dirjen di Kementerian yang iri karena penghasilan kepada dinas di DKI Jakarta lebih besar. Gilbert menyebut mengenai penghasilan ada sistem yang mengaturnya.

"Masing-masing ada sistem penggajian. Kalau memang dianggap terlalu besar artinya tidak sesuai gaji dan TKD dengan beban kerja, silahkan dihitung lagi. Itu semua kan jelas dasarnya. Lebih baik diperbaiki kalau dianggap tidak tepat," tutur dia.

 

Wanti-waktu KPK

Sementara Fraksi PKB DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas menilai pernyataan Alex itu sebagai wanti-wanti agar pejabat di DKI tak menyalahgunakan wewenang.

"Ini mesti diperjelas dulu, pejabat DKI yang lama, yang sudah pensiun atau masih menjabat. Pak Alex ini berbicara secara umum ya. Dalam artinya Pak Alex bicara itu mewanti-wanti jangan sampai ada penyalahgunaan wewenang di Pemprov DKI Jakarta," kata Hasbiallah kepada wartawan, Minggu (18/12/2022).

"Karena kan KPK periode saat ini memang sangat bagus dalam artian lebih mengutamakan pencegahan, ini yang perlu kita apresiasi. Nggak kayak zaman dulu main OTT-OTT tanpa ada pencegahan," imbuhnya.

 

Gajinya Lebih Besar

Menurut Hasbiallah, pejabat di Pemprov DKI memang miliki gaji yang lebih besar. Terlebih, kata dia, pejabat DKI juga memiliki tunjangan kinerja daerah (TKD) yang tinggi.

"Di DKI pejabat kita memang gajinya lebih besar, dari TKD-nya. Udah dari zaman Gubernur Pak Ahok ada TKD kan, yang memenuhi TKD, penghasilan kepada dinas DKI berdasarkan kinerja, itu mungkin. Tapi saya nggak tahu lagi detailnya," jelas Hasbiallah.

Hasbiallah menilai KPK tak perlu menyebutkan pejabat yang memiliki tanah puluhan bidang itu. Dia mendorong KPK untuk melakukan pencegahan korupsi.

"Saya yakin KPK sudah tahu dan saya yakin KPK itu kan tidak asal bicara dan saya yakin dengan kredibelitas KPK yang bagus, KPK sudah tahu. Makanya ini bagusnya KPK ni bikin pencegahan," tutur dia. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…

Menkeu: Jangan Ejek Ekonomi Kita Jelek, Lihat 20 Tahun Lagi

Menkeu: Jangan Ejek Ekonomi Kita Jelek, Lihat 20 Tahun Lagi

Senin, 23 Feb 2026 20:03 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan banyak warga yang mengejek situasi ekonomi Indonesia saat ini jelek,…

Umroh Ramadhan, Bisa Manfaatkan Mobil Golf Tawaf

Umroh Ramadhan, Bisa Manfaatkan Mobil Golf Tawaf

Senin, 23 Feb 2026 19:59 WIB

Senin, 23 Feb 2026 19:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Indonesia jadi negara kedua jemaah umroh terbanyak dunia 2025, kalahkan Arab Saudi. Dari Nusuk sampai kebijakan visa. Umroh tahun…

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Amanka Paket Narkoba Siap Edar di Surabaya

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Amanka Paket Narkoba Siap Edar di Surabaya

Senin, 23 Feb 2026 19:41 WIB

Senin, 23 Feb 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan seorang pria berinisial HLR SGN, warga Tambak Mayor, yang diduga…