Ahli: Dinding Berjamur Bisa Bikin Penghuni Rumah Keracunan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

 SURABAYAPAGI, Surabaya - Ruang yang lembap, misalnya karena adanya rembesan air, rawan ditumbuhi jamur. Jika ada dinding berjamur, penghuni rumah berisiko mengalami keracunan.

Ahli Gizi dari Marvin's Den di Inggris, Rory Batt, mengatakan keracunan jamur adalah infeksi yang berbahaya. Infeksinya dapat mengakibatkan disfungsi sistem yang luas di dalam tubuh.

"Jamur dapat menjajah sinus dan usus setelah terhirup dari lingkungan berjamur ataupun tertelan dari makanan berjamur. Kedua rute kolonisasi dapat mengakibatkan gejala yang melemahkan," kata dia, dilansir laman Express.

Batt juga memperingatkan tentang zat dalam jamur yang disebut mikotoksin. Jamur merupakan ancaman tersendiri karena dapat melepaskan zat beracun yang disebut mikotoksin. Mikotoksin dapat dilepaskan secara internal dan dapat dihirup secara langsung.

"Mikotoksin ini dapat merusak tubuh dan proses selulernya serta menyebabkan penyakit kronis. Mikotoksin adalah racun mitokondria. Mitokondria adalah pabrik energi tubuh, dan disfungsi mereka terlibat dalam berbagai penyakit kronis," ujar Batt.

Mitokondria menggerakkan banyak proses dalam tubuh, dengan menjadi penghasil energi metabolisme. Jika mitokondria terganggu, banyak hal yang bisa salah di seluruh sistem saraf, kekebalan, kardiovaskular, dan hormonal.

"Akibatnya juga ada efek neurologis yang cukup parah. Mikotoksin dapat memperburuk dan menyebabkan peradangan parah, yang juga mendasari banyak gejala yang terkait dengan toksisitas jamur," tutur Batt.

Jamur juga dapat menyebabkan kondisi yang disebut chronic inflammatory response syndrome (CIRS). Biotoksin seperti jamur dapat menjadi penyebab utamanya dan memicu sistem kekebalan menjadi keadaan yang menyebarkan peradangan kronis yang tak henti-hentinya, yang dapat menyebabkan gejala melemahkan terus-menerus.

Gejala CIRS dapat berupa kesemutan dan mati rasa di tangan dan kaki. Lalu, gejala neurologis CIRS meliputi:

Ingatan yang buruk dan kebingungan, kecemasan, sulit berkonsentrasi dan fungsi eksekutif yang buruk, disorientasi dan kebingungan, sakit kepala, vertigo dan pusing, hipersensitivitas terhadap cahaya terang, penglihatan kabur, mata terbakar atau merah.

Gejala pernapasan CIRS meliputi: rinitis alergi, eksaserbasi asma, infeksi pernapasan, batuk, mengi, alveolitis alergi, sinusitis alergi jamur, rinosinusitis kronis, pneumonitis hipersensitivitas.

Sementara itu, gejala lainnya dapat meliputi:,  perubahan nafsu makan dan penambahan berat badan, meningkatnya rasa haus, rambut rontok, rasa logam di mulut, sakit perut, kembung, dan diare, kram otot, nyeri sendi, kelelahan dan kelemahan, memburuknya gejala setelah berolahraga, kecenderungan untuk mengalami guncangan statis.hlt/jmr

Tag :

Berita Terbaru

Hanguskan Tujuh Stan di Pasar Agrobis Babat, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Hanguskan Tujuh Stan di Pasar Agrobis Babat, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Senin, 13 Jul 2026 12:10 WIB

Senin, 13 Jul 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Warga di Pasar Agrobis Babat, Kabupaten Lamongan dihebohkan dengan peristiwa kebakaran di kawasan tersebut hingga menghanguskan…

Tradisi Ritual Larung Sembonyo di Pantai Sidem Sedot Ratusan Pengunjung

Tradisi Ritual Larung Sembonyo di Pantai Sidem Sedot Ratusan Pengunjung

Senin, 13 Jul 2026 12:05 WIB

Senin, 13 Jul 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai bagian rangkaian tradisi adat, gelaran ritual budaya sedekah bumi larung sembonyo yang digelar masyarakat pesisir…

Koperasi Harus Tinggalkan Stigma Kuno, Bupati Madiun Dorong Adaptasi Digital

Koperasi Harus Tinggalkan Stigma Kuno, Bupati Madiun Dorong Adaptasi Digital

Senin, 13 Jul 2026 12:02 WIB

Senin, 13 Jul 2026 12:02 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto mengajak gerakan koperasi di Kabupaten Madiun untuk meninggalkan stigma sebagai organisasi yang kuno da…

Akhir Pekan Depan, Pemkab Banyuwangi Gelar Agenda Menarik BEC 2026 bagi Wisatawan

Akhir Pekan Depan, Pemkab Banyuwangi Gelar Agenda Menarik BEC 2026 bagi Wisatawan

Senin, 13 Jul 2026 11:59 WIB

Senin, 13 Jul 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang akhir pekan depan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, menggelar beberapa agenda menarik bagi…

Kian Lesu, Ratusan Kios di Lantai Dua Pasar Besar Ngawi Mulai Beralih Jadi Gudang

Kian Lesu, Ratusan Kios di Lantai Dua Pasar Besar Ngawi Mulai Beralih Jadi Gudang

Senin, 13 Jul 2026 11:47 WIB

Senin, 13 Jul 2026 11:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Melihat kondisi terkini lantai dua Pasar Besar Ngawi (PBN) yang kian lesu hingga banyak yang gulung tikar kini menjadi perhatian…

Produksi Kerupuk di Madiun Melonjak Hingga 50 Persen saat Musim Kemarau

Produksi Kerupuk di Madiun Melonjak Hingga 50 Persen saat Musim Kemarau

Senin, 13 Jul 2026 11:39 WIB

Senin, 13 Jul 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Selama musim kemarau turut mendorong produktivitas pelaku usaha kerupuk di Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa…