Pilbup 2024, Promeg Tolak 'Dinasti AAA'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nanang Hariyanto alias Cemenk (kanan) didepan Kantor DPC PDI Perjuangan Banyuwangi
Nanang Hariyanto alias Cemenk (kanan) didepan Kantor DPC PDI Perjuangan Banyuwangi

i

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Menjelang perhelatan politik serentak yang bakal digelar pada 2024 mendatang, geliatnya di Banyuwangi sudah mulai terasa. Dukungan dan penolakan terhadap para calon pemimpin daerah pun mulai bermunculan.

Aksi penolakan dan dukunganan seperti itu pun mulai bertebaran di media sosial. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh sekelompok kader PDI Perjuangan yang menamakan diri Promeg (Pro Mega).

Dikonfirmasi masalah tersebut, aktifis Promeg Banyuwangi, Nanang Hariyanto alias Cemenk, dengan tegas menyatakan, pada Pilbub mendatang sudah saatnya kader sejati yang harus muncul.

"AAA sudah dua kali. Sekarang istrinya. Sudah cukuplah. Sebab kalau yang muncul terus-terusan dari dinasti itu, jelas tidak baik. Kesannya demokrasi tidak jalan.  Dan kalau 'trah' AAA sampai empat kali memimpin Banyuwangi, rawan KPK turun ke Banyuwangi. Kita harus belajar banyak dari trah Gubernur Banten, atau Walkot Probolinggo," beber Cemenk.

Hal yang sama juga diungkap oleh Geger Slamet Santoso, aktifitas Promeg wilayah Banyuwangi selatan.

Slamet Santoso

“Sudah sangat cukup   bagi AAA yang sudah dua kali, dan  sekarang dilanjutkan istrinya, Ipuk. Selanjutnya biar kader sejati dari PDI Perjuangan yang menjadi calon Bupati. Masak,  kader hanya jadi wakil saja. Promeg siap mengawal, mengamankan danbmemenangkan kader PDI Perjuangan jadi orang no 1 di Banyuwangi," ungkapnya. bud

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…