Membudayakan Minat Baca Santri di Lingkungan Pesantren Babussalam Sumber Payung Ganding Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ahmad Suhaimi, S,kom, M,Pdi, saat menjadi pemateri tentang meningkatkan minat baca santri di PP. Babussalam Sumber Payung Kec. Ganding Sumenep. SP/Ainur Rahman
Ahmad Suhaimi, S,kom, M,Pdi, saat menjadi pemateri tentang meningkatkan minat baca santri di PP. Babussalam Sumber Payung Kec. Ganding Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Upaya meningkatkan minat baca di lingkungan Pesantren Babussalam Sumber Payung Kec. Ganding Kab. Sumenep menggelar kegiatan, sosialisasi dan perkenalkan perpustakaan dan taman baca.

Kegiatan santai itu, berlangsung dari pukul 08.00-10.00,  dengan mendatangkan pembicara Ahmad Suhaimi dari Blega Kab. Bangkalan Madura, dan Faisal Er pegiat sastra dan Jurnalis di Kab. Sumenep.

Kurang lebih 50 santri putra/putri pondok pesantren Babussalam Sumber Payung itu terlihat sangat antusias mengikuti kajian dengan tema "Menumbuhkan minat baca di lingkungan pesantren" yang bertempat di Mushalla Putra PP. Babussalam pada Senin (26/12).

Menurut Suhaimi, menumbuhkan minat baca itu memang seharusnya dimulai dari sejak anak usia dini, tingkat MI/MTs dan seterusnya, makanya penting di sebuah lembaga itu dibangun perpustakaan yang besar dan potensial, karena itu bahan bakar bagi santri untuk merawat kecerdasan. Jelasnya

"Kecenderungan membaca itu bebas yang terpenting muncul keinginan untuk tahu segala hal tentang pengetahuan, baik pengetahuan agama maupun umum"

Selain itu ia juga mencontohkan beberapa kampus ternama di Indonesia, Yakni, Universitas Indonesia, di Jakarta, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Surabaya (ITS).

Namun kata dia, kampus ITB itu menjadi simbol bagi santri untuk menumbuhkan keinginan dan memiliki minat baca, seperti, Ingin tahu banyak (ITB) Ingin tahu semuanya (ITS) dan lain sebagainya, ungkapnya

"Beberapa nama kampus terkenal di luar itu sebenarnya memotivasi kita untuk terus membaca buku pengetahuan baik bersifat sains maupun teknologi," ujarnya.

Suhaimi juga mencontohkan perintah membaca itu dengan memperlihatkan Alqur'anul Karim di hadapan para santri, sekaligus menanyakan arti dari kalimat Alqur'anul karim tersebut.

"Jadi membaca itu ditanamkan dari sejak dini, sebagaimana Rasulullah menerima wahyu pertama yakni Iqro' bacalah, dan Alqur'an adalah bacaan yang mulia," terangnya.

Bahkan ia juga menyampaikan, di sebuah lembaga pendidikan formal atau pondok pesantren, hal yang harus di perlihatkan adalah ruang baca yakni Perpustakaan. Sebab, perpustakaan itu menjadi rumah bagi santri untuk belajar.

Sementara, Faisal ER, lebih banyak menambahkan penjabaran dari pembicara sebelumnya, hanya ia menggambarkan pengaruh dari membaca buku cenderung membuat pembaca lebih inovatif dan kreatif.

"Pada saat membaca buku, maka suasana alam terbuka lebar, ilmu pengetahuan mudah dicerna, semuanya mengalir seperti air menemukan muaranya, begitulah otak merekam segalanya," ujarnya.

Selain itu juga, Ia menyarankan agar, jiwa tenang hiasilah dengan ilmu dan pengetahuan, penuhi otakmu dengan membaca, sebab ilmu itu bisa berkembang jika di pupuk dengan bacaan.

Dan bila kecintaanmu kepada buku, kata dia, maka hidupmu akan dibawa oleh suasana, senang dan bahagia, hal itu tergantung kepada buku yang sedang dibaca. Ungkapnya

Selain itu juga, ia mencontohkan peranan yang ada dalam organ tubuh. "Seperti organ tubuh kita, seluruh panca indra harus difungsikan sebagaimana mestinya, mata, hidung dan telinga.”

"Jiwa untuk hidup perlu makan, otak biar cerdas butuh bacaan, lalu bagaimana, jika tubuh kita dalam tiga hari tiga malam tidak menerima asupan, kemungkinan terburuk tubuh kita menjadi sakit, terus bagaimana dengan otak kita yang juga butuh makan"

Maka, sambungnya, ayolah kita belajar merawat dan mencintai buku sebagai bacaan untuk menambah pengetahuan kita di dalam kehidupan sehari-hari. Pungkasnya

Sementara, Pengasuh Pondok Pesantren Babussalam Sumber Payung, Drs, Halim Ismail, M. Pdi, mengaku akan terus berinovatif dalam mengayomi santri dan memberikan fasilitas yang nyaman terutama dalam belajar.

"Insya Allah, Kedepannya, saya akan bangun lebih besar lagi Gedung Perpustakaan, sebagai sarana belajar bagi santri"

Tentu harapan saya kedepan, Dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat sangat diharapkan, agar tercapainya sebuah impian bersama membangun pendidikan berpotensi maju. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…