Dewan Nilai Pemkot Kurang Tegas Menindak Persil Berdiri di Jalur Hijau

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Buchori Imron. SP/ALQ
Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Buchori Imron. SP/ALQ

i

 

SURABAYAPAGI, Surabaya - Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Buchori Imron menilai Pemkot Surabaya kurang tegas dalam menindak bangunan atau Persil yang berdiri di jalur atau lahan hijau. 

“ Persil yang berada di jalur hijau milik Pemkot, itu sama saja bangunan berdiri di lahan milik orang lain. Jadi ya harus ditindak, ini perlu ketegasan Pemkot Surabaya,” ujarnya di Surabaya, Selasa (27/12/22). 

Ia menjelaskan, dalam Undang-undang sudah jelas dinyatakan bahwa, jangankan membangun masuk ke lahan orang lain saja tanpa izin itu sudah masuk pidana. 

 “Jadi dengan maraknya persik di jalur hijau kami minta Pemkot Surabaya harus membersihkannya, karena memang hak Pemkot,” tegas mantan Ketua PPP Kota Surabaya ini. 

Buchori Imron sangat menyangkan sikap Pemkot Surabaya yang kurang tegas, terhadap persik yang berdiri di lahan hijau. 

Untuk itu, tegas kembali Buchori Imron, aparat Pemkot Surabaya garda terdepan seperti Lurah dan Camat mestinya peka jika ada persil yang berdiri di aset Pemkot ya segera ditindak, jangan dibiarkan terus menerus. 

“Lurah dan Camat jangan tutup mata dengan membiarkan maraknya Persil berdiri di jalur hijau milik Pemkot Surabaya,” tutur anggota dewan tiga periode ini. 

Buchori kembali mengatakan, jangan sampai Lurah dan Camat kurang peduli terhadap segala sesuatu yang ada di wilayahnya. 

“Jika perlu anggaran Bantib ditambah, agar petugas Satpol PP atau Linmas di Kelurahan dan Kecamatan mencukupi jumlah SDM nya, sehingga efektif untuk melakukan penindakan terhadap persil yang berdiri di jalur hijau,” pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…