Tingkatkan Penjualan IKM, Bupati Ikfina Launching Aplikasi TUMBAS Versi Mobile

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto terus berupaya untuk meningkatkan penjualan IKM (Industri Kecil Menengah) yang ada di Kabupaten Mojokerto. Pada kesempatan ini, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati meluncurkan aplikasi TUMBAS versi mobile.

Diketahui, peluncuran aplikasi TUMBAS versi mobile yang digagas oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Mojokerto merupakan wujud pengembangan dari aplikasi TUMBAS yang sebelumnya hanya bisa diakses melalui website resmi di www.tumbas.mojokertokab.co.id.

Kali ini, masyarakat bisa langsung menggunakan aplikasi TUMBAS dimana saja, dengan cara mengunduh aplikasi tersebut di Play Store melalui smartphone berbasis android. Selain itu, aplikasi TUMBAS yang menggunakan Bahasa Jawa yang mempunyai arti 'Membeli' dan merupakan singkatan kata dari Transaksi Produk Unggulan Mojokerto Berkualitas (TUMBAS), di versi mobilenya terdapat berbagai produk IKM yang dijual seperti produk kuliner, sembako, sayur, produk khas Kabupaten Mojokerto, fashion, kerajinan, dan masih banyak produk IKM lainnya.

Peluncuran aplikasi TUMBAS yang dilaksanakan di Pendopo Graha Maja Tama, pada Rabu (28/12) pagi. Pada kesempatan yang sama, Disperindag Kabupaten Mojokerto juga melaksanakan pembinaan pelaku IKM yang diikuti sedikitnya 50 peserta, agar kedepannya lebih banyak lagi produk IKM Kabupaten Mojokerto yang dapat bekerjasama dengan Indomaret untuk pemasarannya. Juga turut dihadiri Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto, Iwan Abdillah, Direktur Utama BPR Majatama Tri Hardianto, Ketua Himpunan Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah (Hipemika) Mojokerto, serta turut mengundang narasumber dari Tim Kurasi PT Indomarco Prismatama Dimas Dwi Handoko.

Dalam sambutannya, Bupati Ikfina mengajak seluruh pelaku IKM untuk terus bersemangat dalam mengembangkan usahanya. Ia juga meminta, Hipemika Mojokerto agar selalu aktif mengajak pelaku IKM lainnya untuk ikut di dalam Hipemika Mojokerto.

"Makannya, kita ajak semuanya, kita upayakan bersama-sama, karena kalian tidak akan bisa berproses kalau tidak ada market. Jadi kalau dagangnya laku, anda semuanya akan bikin terus, nah makannya kita akan berupaya bersama-sama," ujarnya.

Orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga mengharapkan dengan diluncurkannya aplikasi TUMBAS versi mobile bisa semakin bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Mojokerto serta dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Saya minta tolong teman-teman yang sudah ada di sini membantu kita untuk mengajak teman-teman pelaku UMKM yang lain, dan tolong yang punya ide-ide kita harus bagaimana, melakukan apa, tolong semua dikomunikasikan dengan teman-teman dari Disperindag Kabupaten Mojokerto. Harapannya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto, Iwan Abdillah menjelaskan, pada aplikasi TUMBAS versi mobile tersebut, sudah bekerjasama dengan BPR Majatama untuk pembayarannya.

"Bahkan sampai pembayaran payment gateway ini kita sudah mengintegrasikan pembayaran dengan bank majatama melalui Majapay," jelasnya.

Iwan juga optimis, kedepannya aplikasi TUMBAS akan semakin besar, laris, dan banyak disukai oleh masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Mojokerto.

"Karena keunggulan TUMBAS itu ada di kekuatan lokal, dan kita memang tidak bermaksud untuk menyaingi marketplace yang sudah ada," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti aksi pencurian fasilitas umum (Fasum) di sejumlah taman kota di Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot)…

Sambil Tunggu Putusan Hak Asuh, Pemkot Titipkan Anak Pasutri Viral ke Rumah Aman Kota Surabaya

Sambil Tunggu Putusan Hak Asuh, Pemkot Titipkan Anak Pasutri Viral ke Rumah Aman Kota Surabaya

Minggu, 09 Agu 2026 15:45 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus viralnya di media sosial (medsos) terkait pengasuhan anak berinisial A dari pasangan suami istri (pasutri)…

Mulai Pasang Portal dan CCTV, Pemkot Surabaya Benahi Parkir Makam Keputih

Mulai Pasang Portal dan CCTV, Pemkot Surabaya Benahi Parkir Makam Keputih

Minggu, 09 Agu 2026 15:40 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyusul banyaknya keluhan warga terkait tarif parkir yang melebihi ketentuan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membenahi sistem…

Musim Kemarau, Dam Jejeruk Magetan Jadi Hidden Gem Gratis Bernuansa Alam

Musim Kemarau, Dam Jejeruk Magetan Jadi Hidden Gem Gratis Bernuansa Alam

Minggu, 09 Agu 2026 15:22 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Berakhir pekan tidak perlu merogoh kocek untuk menikmati wisata alam yang banyak menawarkan berbagai keindahan dan spot menarik.…

Efektifkan Upaya Pemadaman, TNBTS Tutup Total Akses Wisata Kawasan Gunung Bromo

Efektifkan Upaya Pemadaman, TNBTS Tutup Total Akses Wisata Kawasan Gunung Bromo

Minggu, 09 Agu 2026 15:00 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya mengefektifkan pemadaman kebakaran di kawasan Gunung Bromo yang sempat terbakar hebat, saat ini Balai Besar Taman…

Persoalan Maraknya Keracunan MBG, Dinkes Tulungagung Temukan Pelanggaran SOP

Persoalan Maraknya Keracunan MBG, Dinkes Tulungagung Temukan Pelanggaran SOP

Minggu, 09 Agu 2026 14:54 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti persoalan sebanyak enam kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten…