Tingkatkan Ekonomi Warga, Perhutani Mojokerto Gelar Tanam Bersama

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat kawasan hutan, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto menggelar penanaman bersama, di petak 79C Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Selogendogo Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kemlagi, Kamis (29/12).

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Mojokerto dr Ikfina Fahmawati,Msi, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto Gaos Wicaksono, SH,MH, dan segenap Forkopimda Kabupaten Mojokerto serta Muspika Kecamatan Jetis, Dawarblandong dan Kemlagi.

Prasetyo Lukito selaku Administratur Mojokerto menuturkan bahwa kegiatan penanaman bersama kali ini difokuskan dengan jenis tanaman multi usaha kehutanan berupa buahan dengan jumlah 250 places dengan jenis Durian, sirsak dan Jambu Kristal.

"Tahun 2023 Perhutani mempunyai program yakni tanaman multi usaha kehutanan yang semuanya adalah tanaman buah-buahan dengan maksud dan tujuan agar hasilnya bisa meningkatkan ekonomi masyarakat desa hutan dan perhutani serta tak kalah pentingnya adalah terjaganya kelestarian hutan untuk generasi yang akan datang," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Ikfina Fahmawati menuturkan, dirinya beserta pimpinan daerah kabupaten Mojokerto akan mendukung program Perhutani dengan tanaman multi usaha kehutanan.

"Kita menginginkan ada peningkatan perekonomian masyarakat sekitar hutan dengan bersama-sama Perhutani dalam menanam tanaman multi usaha kehutanan," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…