Gegara Pukul Siswinya, Kepala Sekolah di Gresik Ditangkap Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres AKBP Mochamad Nur Azis didampingi Kasatreskrim Iptu Aldhino Prima Wirdhan memberi keterangan kepada awak media terkait kasus dugaan penganiayaan siswi Mts Nurul Islam oleh kepala sekolah.
Kapolres AKBP Mochamad Nur Azis didampingi Kasatreskrim Iptu Aldhino Prima Wirdhan memberi keterangan kepada awak media terkait kasus dugaan penganiayaan siswi Mts Nurul Islam oleh kepala sekolah.

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Islam Manyar Gresik berinisial AN akhirnya ditangkap polisi karena diduga memukul 15 siswinya, bahkan empat diantaranya mengalami pingsan pada 3 Januari lalu.

Sebelum ditangkap, AN dilaporkan para wali siswi korban pemukulan ke Polsek Manyar.

Polisi berusaha mempertemukan pelaku dengan para orang tua korban, namun pelaku enggan datang karena beralasan tidak melakukan pemukulan.

Karena upaya kekeluargaan tak berjalan maka pihak polsek lantas melimpahkan persoalan ini ke Unit PPA Polres Gresik. Penyidik Unit PPA kemudian bergerak cepat.

Setelah usai gelar perkara dan menentukan kasus ini naik ke tingkat penyidikan, mereka segera menjemput AN di kediamannya dan menetapkannya sebagai tersangka pada Jumat malam (6/1).

Kini kepala sekolah yang sudah dipecat oleh pengurus yayasan itu meringkuk di sel tahanan Mapolres Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menegaskan pihaknya segera menindaklanjuti laporan masyarakat atas kejadian dugaan penganiayaan terhadap beberapa siswi di sebuah madrasah tsanawiyah di wilayah Kecamatan Manyar.

"Kami sudah menetapkan AN sebagai tersangka dan langsung kami amankan kemarin malam," ungkap Kapolres AKBP Aziz kepada para awak media di markasnya, Sabtu (7/1).

AN dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan atau Pasal 80 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2014 perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Tersangka AN terancam hukuman 3,5 tahun penjara dan denda paling banyak Rp75 juta" imbuh pamen yang sebentar lagi akan menduduki kursi Wakapolrestabes Surabaya.

Sebagaimana sudah diberitakan, para siswa yang menjadi korban pemukulan membeli makanan di kantin SMK yang ada di sebelah sekolah mereka (MTs).

Sementara MTs sendiri telah melarang siswanya jajan di kantin SMK tersebut.

Menurut info di lapangan, para siswi itu membeli makanan di kantin SMK. Tapi belum sempat makan mereka dipanggil kepala sekolah.

Karena mereka dianggap tidak mematuhi larangan membeli makanan di kantin SMK. Takutnya terjadi yang tidak diinginkan.

Sebenarnya ada pembatas tembok, tapi pembangunan sekolah ini belum 100 persen. Jadi pembatas antara sekolah SMK dan MTS belum ada.

Karena melihat para muridnya membeli jajan di luar, AN memanggil para siswi itu dan disuruh masuk ke sebuah ruangan kosong.

Di sana para siswi itu disuruh berbaris dan dipukul oleh AN. grs

Berita Terbaru

Empat Truk Pengangkut Pasir Terjebak Arus Deras di Sungai Besuk Koboan Lumajang, Polisi Lakukan Evakuasi

Empat Truk Pengangkut Pasir Terjebak Arus Deras di Sungai Besuk Koboan Lumajang, Polisi Lakukan Evakuasi

Minggu, 01 Nov 2026 21:26 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 21:26 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang– Sebanyak Empat truk pengangkut pasir terjebak derasnya arus air di kawasan pertambangan pasir CV Manfaat Manunggal Nusantara, Sungai B…

Bantai Wakil Singapura 6-1, MilkLife Strikers Buka Singa Cup dengan Hattrick Ika Wonda

Bantai Wakil Singapura 6-1, MilkLife Strikers Buka Singa Cup dengan Hattrick Ika Wonda

Minggu, 01 Nov 2026 20:21 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 20:21 WIB

SurabayaPagi, Singapura – Tim MilkLife Strikers mengawali kiprahnya di turnamen internasional Singa Cup 2026 dengan hasil gemilang. Menghadapi wakil tuan rumah …

Sekolah Surabaya Pertahankan Dominasi, Bandung Lahirkan Dua Juara Baru di MilkLife Soccer Challenge

Sekolah Surabaya Pertahankan Dominasi, Bandung Lahirkan Dua Juara Baru di MilkLife Soccer Challenge

Minggu, 01 Nov 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 20:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Persaingan sepak bola putri usia dini di Surabaya dan Bandung semakin kompetitif. MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 1 2026–2027 men…

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo – Gudang barang bekas (rosok) milik Tugiantoro, warga Desa Turi, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terbakar pada M…

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia by Popbela.com hadir melalui penyelenggaraan di Surabaya pada 30 Oktober–1 November 2026 di Convention Hall, Tunjungan …

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Peredaran minuman beralkohol (miras) tanpa izin kembali ditertibkan aparat kepolisian. Kali ini, jajaran Polres Gresik menyasar s…