Komisi A Minta Bantuan Pemberdayaan Desa Perlu Dibarengi Pelatihan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi A DPRD Jatim saat berkunjung ke Kantor Dinas PMD Kabupaten Mojokerto, Selasa (10/1/2023).
Anggota Komisi A DPRD Jatim saat berkunjung ke Kantor Dinas PMD Kabupaten Mojokerto, Selasa (10/1/2023).

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Program-program untuk masyarakat desa yang sudah dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) perlu dukungan dari segala pihak. Agar program tersebut berjalan dengan baik, tepat sasaran dan memberi manfaat pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. 

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi A DPRD Jatim Ratnadi Ismaoen juga menyampaikan tentang perlunya melakukan evaluasi menyeluruh terkait pelaksanaan program Jatim Puspa dan Desa Berdaya yang dilaksanakan di 38 Kabupaten/kota seluruh Jawa Timur. Seperti yang didapatkan informasi dari Kabupaten Mojokerto, ada desa yang berhasil dan ada desa yang belum terlaksana secara tepat sasaran.

“Menurut saja evaluasi itu sangat penting. Terutama evaluasi soal manajemen dan keluatias peruntukannya apakah sudah memenuhi persyaratan dan kelayakan atau belum,” papar politisi Partai Demokrat ini, saat bertemu Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Mojokerto, Selasa (10/1/2023).

Ratnadi yang akrab disapa Bu Bibing ini menyampaikan, secara keseluruhan sejumlah desa yang mendapatkan bantuan program desa berdaya masih bisa berproses untuk menjadi Desa Mandiri. Asalkan mereka betul - betul berdaya dan produktif.

“Untuk menuju kesitu, harus betul-betul diberdayakan,” jelasnya.

Para penerima anggaran program Desa Berdaya itu, kata Ratnadi  perlu diberi pendampingan serta pelatihan dari pemerintah. Jika inovasi itu adalah untuk usaha, maka perlu pelatihan manajemen hingga pemasaran.

“Saat diberi bantuan modal, seharusnya disusul dengan pemberian pelatihan yang betul-betul berkualitas. Kalau belum ya artinya banyak perlu dievaluasi,” pungkas Ratnadi. 

Senada, Ubaidillah, anggota Komisi A dari PKB mengatakan, kegiatan ini bagian dari tugas monitoring dan evaluasi yang dilakukan DPRD Jatim ini untuk melihat secara langsung efektivitas program-program bantuan Pemprov Jatim khususnya yang berkaitan dengan bantuan desa seperti desa berdaya dan Jatim Puspa di Kabupaten Mojokerto.

"Berdasarkan laporan kepala Dinas PMD Kabupaten Mojokerto pada tahun 2021 ada sebanyak 14 desa, tahun 2022 ada 10 desa dan tahun 2023 tinggal 2 desa yang mendapatkan bantuan dari provinsi Jatim," ujar Ubaidillah anggota Komisi A DPRD Jatim. 

Politikus PKB itu juga mempertanyakan kriteria desa yang mendapat bantuan itu seperti apa. Mengingat dari tahun ke tahun jumlahnya cenderung menurun drastis. 

"Penurunan jumlah ini apakah karena keterbatasan anggaran atau karena ada hal-hal lain. Umpamanya desanya sudah mandiri semua atau karena bantuan tersebut dinilai sudah tidak efektif," jelas Gus Ubaid sapaan akrabnya. rko

Berita Terbaru

Koperasi KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Toreh Prestasi Sebagai Predikat Koperasi Sehat

Koperasi KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Toreh Prestasi Sebagai Predikat Koperasi Sehat

Jumat, 17 Jul 2026 11:47 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:47 WIB

Koperasi KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Toreh Prestasi Sebagai Predikat Koperasi Sehat   SURABAYAPAGI.com, Sumenep Satu lagi Prestasi ditorehkan Koperasi …

Percepat Penuntasan Laporan Warga, Wali Kota Surabaya Instruksikan Jajaran OPD hingga Gencarkan Program ASRI

Percepat Penuntasan Laporan Warga, Wali Kota Surabaya Instruksikan Jajaran OPD hingga Gencarkan Program ASRI

Jumat, 17 Jul 2026 11:29 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mempercepat penuntasan laporan warga, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menginstruksikan kepada jajaran organisasi…

Verval Reklamasi, DLH Jatim Temukan Tambang Ijin Habis Masih Beroperasi di Ponorogo

Verval Reklamasi, DLH Jatim Temukan Tambang Ijin Habis Masih Beroperasi di Ponorogo

Jumat, 17 Jul 2026 11:11 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur bersama DLH Kabupaten Ponorogo menggelar verifikasi lapangan terkait kewajiban r…

Lewat Alat ‘Tax Mapper’, Pemkab Situbondo Optimalkan Penarikan Pajak Restoran dan Hotel

Lewat Alat ‘Tax Mapper’, Pemkab Situbondo Optimalkan Penarikan Pajak Restoran dan Hotel

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan asli daerah atau PAD, Pemerintah Situbondo, tengah memaksimalkan…

Optimalkan Peran Paralegal, Pemkot Mojokerto Gandeng Kejaksaan Gelar Sosialisasi Penyuluhan Hukum 

Optimalkan Peran Paralegal, Pemkot Mojokerto Gandeng Kejaksaan Gelar Sosialisasi Penyuluhan Hukum 

Jumat, 17 Jul 2026 10:53 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 10:53 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto menyelenggarakan sosialisasi penyuluhan…

Terjebak Kebakaran Lahan Tebu di Blitar, Nenek 63 Tahun Meninggal Dunia

Terjebak Kebakaran Lahan Tebu di Blitar, Nenek 63 Tahun Meninggal Dunia

Jumat, 17 Jul 2026 10:11 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kobaran api yang membakar tanaman tebu di lahan garapan Perum Perhutani Puthuk Anom, RPH Ngrejo di Desa Tumpakepuh, Kec. Bakung, K…