Guru SD di Sumenep Lecehkan 10 Muridnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Seorang oknum guru Sekolah Dasar (SD) di Sumenep dilaporkan telah melakukan pelecehan seksual terhadap murid-muridnya. Pelaku kini telah ditangkap dan ditahan.

Tersangka berinisial M (54) warga Desa Angon-Angon, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean. Pelaku juga merupakan guru berstatus ASN.

Perilaku bejat tersangka terbongkar setelah salah satu keluarga korban melaporkan ke aparat desa. Laporan ini selanjutnya diteruskan ke Polsek Kangayan.

Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menuturkan setelah mendapat laporan itu, Polsek Kangayan kemudian menangkap pelaku pada 13 Januari 2023. "Sehari kemudian M ditetapkan sebagai tersangka," kata Widiarti, Rabu (18/1/2023).

Widiarti menjelaskan modus tersangka yakni memanggil murid-muridnya ke ruangannya saat jam pelajaran berlangsung. Di dalam ruangan itu, tersangka kemudian melancarkan aksi bejatnya.

Tak hanya itu, tersangka juga kerap mengancam kepada korban-korbannya jika tak mengikuti kemauan tersangka. Ancaman itu yakni seperti akan memberi nilai jelek dan tak dinaikkan kelas.

Menurut Widiarti, pihaknya kini telah menerima 10 laporan pelecehan seksual yang dilakukan tersangka. Penyidik kini terus mengembangkan kasus tersebut karena bukan tak mungkin ada korban yang belum melapor.

"Untuk saat ini, yang melaporkan terkait dengan kejadian pelecehan seksual ini sebanyak 10 orang yang sudah laporan. Ini akan kita kembangkan lagi. Karena siswa-siswanya sudah banyak yang lulus," tambahnya.

Akibat perbuatannya, tersangka kini dijerat dengan Pasal 82 UU RI Nom35 Tahun 2014 Perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya yakni hukuman 15 tahun penjara.

Berita Terbaru

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Nama Fu Liwen menjadi salah satu dari 41 warga negara asing (WNA) yang didakwa dalam perkara dugaan sindikat penipuan daring atau s…

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Tidak hanya menawarkan suasana pedesaan dan panorama pegunungan, kawasan Desa Wisata Pandanrejo di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu juga…

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto kembali melaksanakan Profiling ASN melalui Program ProASN sebagai bagian dari tahapan penerapan ma…

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperluas akses pendidikan tinggi dan memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu,…

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui penangkaran di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sumber Abadi Desa Rawan Kecamatan Krejengan, Dinas Pertanian (Diperta)…

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena pasokan cabai rawit yang seret dan kualitas cabai yang banyak rusak, membuat sejumlah pedagang di Kabupaten…