Bawa Sajam untuk Tawuran 10 Orang Diamankan, 8 Masih Di Bawah Umur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi menunjukkan senjata tajam jenis clurit yang digunakan para pelaku. SP/Ariandi
Polisi menunjukkan senjata tajam jenis clurit yang digunakan para pelaku. SP/Ariandi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tim Reskrim Polsek Wonocolo , Polrestabes Surabaya, mengamankan dua orang pelaku membawa senjata tajam tanpa izin di Jalan Raya Jemursari Surabaya.

Kompol Bayu Halim Putra Kapolsek Wonocolo Surabaya didampingi Kasi Humas Kompol Fakih mengatakan, 10 pelaku yang kami amankan mereka akan mengikuti tawuran 8 pelaku diantara yang masih dibawah umur, 2 pelaku dewasa.

“Kedua pelaku bernama, Fandi Lesmana Putra alias Cepek mereka berperan sebagai pemilik senjata tajam berupa celurit dan Widiansyah Putra Ananda alias Ndawer berperan sebagai pemegang celurit ,” kata Kompol Bayu Halim, Kamis (19/01/2023).

Kapolsek Wonocolo mengungkapkan, kronologis kejadian berawal dari kedua tersangka berboncengan bersama dengan membawa senjata tajam, dan tujuan untuk melakukan aksi tawuran di wilayah Jemursari Surabaya, tepatnya di samping SMA 16 Surabaya.

“Saat kita menginterogasi Fandi salah satu pelaku, lakukan pengakuan bahwa dia bersama temannya berjumlah 10 orang ingin melakukan tawuran,” ungkap Kompol Bayu.

Bayu mengatakan, namun belum sempat melakukan akai tawuran terjadi sudah di ketahui masyarakat dibubarkan sehingga Fandi bersama temannya bubar dan melarikan diri.

“Dengan adanya laporan kejadian tersebut, lantas anggota Reskrim Polsek Wonocolo Surabaya melakukan pengembangan kasus tersebut anggota berhasil mengamankan 9 orang yang diduga dugaan aksi tawuran,” ungkap Bayu.

Dari sembilan pelaku yang berhasil kita tangkap berikut barang buktinya 3 bilah celurit, dan pelaku mengakui bahwa memang ikut dalam komplotan yang mau melakukan tawuran.

Berdasarkan pengakuan para pelaku dan teman merupakan warga dari Prigen Pasuruan yang tergabung dalam Kelompok ” Team Pasukan Lima Menit ” yang mendapat undangan melalui Instagram dari kelompok di Surabaya yang bernama ” Team Orang Sinting (TOS).

Kelompok TOS meminta bantuan personal ke kelompok Team Pasukan Lima Menit karena kelompok TOS akan melakukan tawuran dengan kelompok HAPPY (Kelompok Selatan), yang akan di laksanakan di Kota Surabaya.

Selanjutnya Fandi bersama ke 7 temannya berkumpul di daerah Prigen Pasuruan dan sebelum berangkat ke Surabaya Fandi melakukan pesta miras berupa arak atau ciu.

Saat ini pelaku bersama barang bukti celurit diamankan di Mapolsek Wonocolo Surabaya, untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ari

Berita Terbaru

Jetour Hadirkan Program Free Check-Up di 12 Showroom dan Siaga Bengkel di Momen Lebaran

Jetour Hadirkan Program Free Check-Up di 12 Showroom dan Siaga Bengkel di Momen Lebaran

Minggu, 15 Mar 2026 13:11 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menjelang arus mudik lebaran 2026, berbagai persiapan biasanya dilakukan masyarakat sebelum melakukan perjalanan ke kampung…

Berpanorama Alam, Wisata Jolotundo Nganjuk Jadi Destinasi Pilihan Berlibur saat Lebaran

Berpanorama Alam, Wisata Jolotundo Nganjuk Jadi Destinasi Pilihan Berlibur saat Lebaran

Minggu, 15 Mar 2026 12:56 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 12:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Wisata alam Jolotundo Glamping & Edu Park di lereng Gunung Wilis, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, dapat menjadi…

Sesuai Raperda, Kota Malang Tetapkan Tata Kelola Parkir Gunakan Skema Bagi Hasil

Sesuai Raperda, Kota Malang Tetapkan Tata Kelola Parkir Gunakan Skema Bagi Hasil

Minggu, 15 Mar 2026 12:46 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Berdasarkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perparkiran yang sudah dibuat tinggal menunggu pengesahan…

Dinkes Madiun Temukan 13 Kasus Campak, Upaya Vaksinasi Terus Digencarkan per Awal 2026

Dinkes Madiun Temukan 13 Kasus Campak, Upaya Vaksinasi Terus Digencarkan per Awal 2026

Minggu, 15 Mar 2026 11:45 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI,com, Madiun - Setelah adanya temukan sejumlah kasus campak pada awal Tahun 2026, membuat  Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga …

Libur Lebaran, Dispendukcapil Tegaskan Layanan Adminduk di Banyuwangi Tetap Buka

Libur Lebaran, Dispendukcapil Tegaskan Layanan Adminduk di Banyuwangi Tetap Buka

Minggu, 15 Mar 2026 11:32 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 11:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Bagi warga Kabupaten Banyuwangi tak perlu khawatir jika ingin mengurus administrasi kependudukan (adminduk) selama lebaran 2026,…

Ramadhan Run Race 2026 Wadah Pemuda Hindari Balap Liar

Ramadhan Run Race 2026 Wadah Pemuda Hindari Balap Liar

Minggu, 15 Mar 2026 09:53 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 09:53 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Balap liar yang kerap meresahkan warga coba dialihkan ke arena yang lebih positif. Melalui Ramadhan Run Race 2026 di Taman Ban…