Santri yang Dibakar di Pasuruan, Meninggal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah santri pondok pesantren Al Berr Pandaan saat membawa jenazah INF, yang meninggal dunia usai dibakar oleh seniornya.
Sejumlah santri pondok pesantren Al Berr Pandaan saat membawa jenazah INF, yang meninggal dunia usai dibakar oleh seniornya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Pasca 19 hari menjalani perawatan di rumah sakit akibat dibakar seniornya, INF (13) santri pondok pesantren Al Berr Pandaan Pasuruan akhirnya meninggal dunia.

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Farouk Ashadi Haiti membenarkan kabar meninggalnya korban pembakaran santri tersebut.

“Iya mas benar. Dia (INF) meninggal dunia sekitar pukul 03.30 wib tadi pagi,” katanya saat dihubungi, Kamis (19/1/2023) siang.

Dia mengakui belum mengetahui kondisi terakhir korban. Yang jelas, korban ini kondisinya drop. Namun, ia memastikan kasus ini tetap berjalan. 

Lebih dari 200 santri dan alumni Pondok Pesantren Al-Berr Pasuruan bertakziah ke rumah duka INF di Dusun Kepulungan 2, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Kamis (19/1/2023). Ratusan santri dan alumni ini kemudian memenuhi area dalam masjid dan serambi masjid dusun yang berjarak 50 meter dari rumah INF.

Sejak pagi hingga pukul 10.21 WIB, para santri dan alumni tidak berhenti membaca surat yasin dan mendoakan almarhum INF. Dito, salah satu santri Ponpes Al-Berr, mengatakan jika kedatangan mereka ke rumah duka sebagai bentuk belasungkawa yang mendalamF.

"Kami datang untuk bertakziah dan mendoakan almarhum," jelas Dito di masjid dusun setempat, Kamis (19/1/2023).

Proses pemakaman korban berlangsung haru. Bahkan ayah korban, Gunawan sampai tak kuat dan pingsan saat jenazah anaknya diturunkan dari ambulance. Namun, seluruh keluarga korban sudah melepas kepergian INF dengan lapang hati.

Terlihat setelah shalat Dhuhur, jenazah INF keluar dari Masjid Al-Ikhlas di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol. Tak hanya keluarga korban, semua santri dari Pondok Pesantren Al-Berr juga turut mendampingi INF sampai ke liang lahat.

“Kami semua keluarga sudah rela melepaskan INF. Kami meminta doa untuk semuanya agar anak saya diberi tempat yang layak disisi-Nya,” kata ibu INF, Siti Yulia, Kamis (19/1/2023).

Siti, sapaan akrab ibu INF, juga menjelaskan bahwa sebelum di Pasuruan, INF sempat besar di Tulungagung. Namun saat mulai masuk sekolah dasar, INF pindah di Pasuruan dengan keluarganya. INF sendiri sejak kelas 4 SD sudah meminta untuk menempuh pendidikan di pondok pesantren. “Jadi saat itu saya menabung untuk anak saya mondok saat masuk SMP,” imbuhnya.

Sementara Sulika yang duduk disebelah Siti menceritakan bahwa INF selama menjalani perawatan medis terus menjaga kesadarannya dan bersemangat untuk sembuh. Kedua orangtuanya berjaga secara bergilir, karena pihak RSUD hanya mengijinkan satu orang saja yang menjaga INF.

INF ingat betul saat ia menjalani empat kali operasi pembersihan luka bakar dan membicarakan itu dengan ibunya yang menunggui di kamar pasien.

Memasuki 18 hari perawatan medis, INF yang sebelumnya nampak sembuh, tiba-tiba kesehatannya drop. Ketika dilakukan tindakan operasi pembersihan luka bakar kelima, dia tidak ingat.

Saat sadar, tepatnya hari ke-19 menjalani perawatan medis, INF meminta ibunya agar ia dipulangkan. Di satu sisi Siti hanya bisa menenangkan INF serta meyakinkan jika sebentar lagi ia akan sembuh.

"Setelah meminta pulang, almarhum meminta ibunya untuk memanggilkan ayahnya. Siti Yulia pun harus berjalan keluar untuk memanggil suaminya. Tidak bisa langsung, karena ada aturan RSUD. Setelah diberitahu dan ayahnya ke ruang perawatan, almarhum sudah meninggal dunia," pungkas Sulika.

Ditambahkan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Berr, M Izzudin mengatakan bahwa INF merupakan anak yang baik hati. Dirinya juga mendoakan bahwa INF bisa tenang setelah dikebumikan.

Diberitakan sebelumnya, INF dibakar seniornya MHM (16) saat malam tahun baru, 31 Desember 2022 sekitar pukul 22.00 WIB. MHM marah-marah dan menuding INF mencuri uang para santri. MHM lalu melemparkan botol air mineral berisi Pertalite ke arah tembok dekan korban duduk. Pertalite dalam botol tumpah mengenai tubuh korban.

Pelaku kemudian menyalakan korek hingga menyulut tubuh korban terbakar. Korban sempat ditolong oleh para santri lainnya dan dibawa ke RS Husada Pandaan. Lantaran luka bakar berat sebesar 70 persen, korban lalu dirujuk ke RSUD Sidoarjo.

Kejari Bangil sudah melimpahkan berkas perkara MHM, pelaku kekerasan terhadap santri ke Pengadilan Negeri (PN) Bangil.  Kasi Intel Kejari Kabupaten Pasuruan Jemmy Sandra mengatakan, JPU sudah melimpahkan berkas perkara kekerasan ke PN Bangil, 16 Januari 2023.

MHM didakwa melanggar ketentuan Pasal 80 ayat 2 UU RI No.35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang RI Nomor 23 tahun 2002, tentang Perlindungan Anak Jo UU RI No.11 Tahun 2012 dengan ancaman pidana 5 tahun penjara. ar/ham

Berita Terbaru

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Perkembangan laporan dugaan tindak pidana penggelapan dan laporan palsu yang dilaporkan pihak Subandi terhadap kliennya, terus…

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna  dengan agenda Penetapan Program Pembentukan P…

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut  UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Malang – Sebanyak 189 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB se-Jawa Timur telah mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) t…

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan video lampu lalu lintas yang hilang di Traffic Light Jalan Perak Timur.…

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pembinaan atlet menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur…

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melelang sebanyak…