Biaya Parkir Kawasan Wisata Air Terjun Dlundung Dikeluhkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Pengelolaan objek wisata Air Terjun Dlundung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto dikeluhkan wisatawan. Pasalnya, pengunjung harus membayar dobel untuk retribusi jasa parkir kendaraan di kawasan wisata yang berada di lereng Gunung Welirang ini.

Salah seorang wisatawan Air Terjun Dlundung mengaku telah membayar tiket di loket masuk. Pada sistem retribusi yang telah menerapkan sistem elektronik tersebut tertera tiket masuk kategori dewasa sebesar Rp 13 ribu, camping Rp 5 ribu, termasuk parkir kendaraan roda dua Rp 2 ribu. ’’Sudah bayar retribusi secara elektronik dengan total Rp 20 ribu,’’ terangnya, kemarin (23/1).

Namun, saat memasuki kawasan wisata alam yang juga dikenal Dlundung Waterfall ini, rupanya dia harus kembali merogoh uang. Karena terdapat petugas yang menyodorkan tiket yang bertuliskan jasa penataan kendaraan. ’’Pas di dalam ditarik lagi dengan jumlah nominal Rp 4 ribu,’’ beber sumber yang namanya enggan dikorankan.

Pengunjung domestik ini pun mengeluhkan terkait dobel retribusi yang harus dibayar tersebut. Terlebih, pada tiket elektronik telah tercantum retribusi parkir motor, sedangkan di dalam kawasan wisata kembali harus membayar jasa parkir lagi meski dengan label penataan kendaraan.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Pariwisata Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto Antor Subendi menyebutkan, pengunjung hanya dibebankan tarif retribusi parkir kendaraan satu kali ketika memasuki wisata Air Terjun Dlundung. ’’Jadi, kalau masuk lagi ada retribusi lagi, itu di luar kita,’’ ungkapnya.

Diakui Antor, wisata Air Terjun Dlundung kini memang menjadi kawasan pariwisata. Karena destinasi yang dikelola dengan sistem sharing dengan PT Palawi Risorsis atau Perhutani Alam Risorsis selaku pengelola ini menawarkan beberapa objek wisata.

Sehingga, wisatawan memang harus membayar retribusi lagi untuk berkunjung ke wisata lain selain air terjun dan camping ground. ’’Jadi, kalau ada tarikan lagi, mungkin itu di beberapa objek yang dikerjasamakan dengan pihak swasta di luar kita,’’ beber dia. Dwi

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…