Bantah Kesaksian Polisi, Steward Kanjuruhan Lihat Tembakan Gas Air Mata ke Tribun Penonton

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sidang lanjutan tragedi Kanjuruhan di Ruang Cakra PN Surabaya, Selasa (31/1/2023). SP/Ariandi.
Sidang lanjutan tragedi Kanjuruhan di Ruang Cakra PN Surabaya, Selasa (31/1/2023). SP/Ariandi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sidang Tragedi Kanjuruhan untuk tiga terdakwa dari anggota kepolisian kembali digelar di Ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Selasa (31/1/2023).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah memanggil sebanyak 39 saksi. Namun, hanya 25 saksi yang dapat hadir di PN Surabaya dalam persidangan tersebut.

Mereka dihadirkan untuk bersaksi terhadap tiga terdakwa anggota yakni Danki 1 Brimob Polda Jatim AKP Hasdarmawan, Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto dan Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi.

Awalnya, Ketua Majelis Hakim Abu Achmad Sidqi Amsya menanyakan terkait tembakan gas air mata ke arah tribune.

Salah satu saksi yang dihadirkan seorang steward bernama Nanang Subeki. Ia mengaku melihat petugas kepolisian membawa senjata gas air mata. Ia sempat berusaha menegur, namun tidak berani.

"Ada (membawa senjata gas air mata). Tidak berani," kata Nanang.

Sementara itu, seorang saksi lainnya dari steward Ahmad Yoni membenarkan adanya tembakan dari flash ball. Ia juga mengaku melihat petugas kepolisian menembakkan gas air mata ke arah tribune suporter.

"[Tembakan gas air mata] dari barat agak selatan, arahnya ke tribune selatan," ujar Yoni.

Namun, Yoni mengaku tak tahu berapa kali polisi menembakkan gas air mata ke arah tribune lantaran malam itu kondisi dipenuhi penonton.

"Kalau berapa kalinya enggak tahu, karena saya fokus ke suporter," tuturnya.

Kemudian, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahmat Hary Basuki memutarkan rekaman video yang diambil dari CCTV di tribune timur atau papan skor Stadion Kanjuruhan.

JPU dalam persidangan menjelaskan, penayangan bukti rekaman cctv bertujuan untuk membuktikan sesuai dakwaan yang telah disusunnya bahwa memang ada tembakan ke arah tribun penonton.

Dalam rekaman video itu, terlihat ada tembakan gas air mata mengarah ke lintasan lari di bagian selatan sekitar pukul 22.09 WIB saat pertandingan Arema FC melawan Persebaya tanggal 1 Oktober 2022 lalu. Selang 4 menit dari itu, ada tembakan susulan yang mengarah ke tribune selatan Stadion Kanjuruhan.

“(Rekaman video) ini kami membuktikan kalau ada tembakan ke tribune. Kemarin ketika pemeriksaan (terdakwa sebagai saksi) bilang kalau enggak ada gas air mata yang ke tribune,” ujar JPU Hary.

Sebagai informasi, tragedi Kanjuruhan terjadi pada 1 Oktober 2022 silam usai pertandingan sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tercatat sebanyak 135 orang meninggal dunia dan 583 orang lainnya cedera dalam tragedi ini. ari

Berita Terbaru

Pembangunan KDKMP Tercepat Nasional, Dandim Lamongan Paparkan Keberhasilannya di Hadapan Presiden dan Petinggi TNI

Pembangunan KDKMP Tercepat Nasional, Dandim Lamongan Paparkan Keberhasilannya di Hadapan Presiden dan Petinggi TNI

Rabu, 04 Feb 2026 19:11 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, terpilih mewakili Kodam V/Brawijaya, mendapatkan penghormatan…

Ini 5 Alasan Mengapa Spek iPhone 16 Pro Max Masih Sangat "Future-Proof" Hingga 5 Tahun ke Depan

Ini 5 Alasan Mengapa Spek iPhone 16 Pro Max Masih Sangat "Future-Proof" Hingga 5 Tahun ke Depan

Rabu, 04 Feb 2026 18:44 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi.com :  Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk memiliki iPhone terbaru, mengetahui harga iphone 16 pro max serta spesifikasinya sangat penting. …

Kejati Jatim Tahan Direktur PT Buana Jaya Surya Kasus Korupsi Pengadaan SMK

Kejati Jatim Tahan Direktur PT Buana Jaya Surya Kasus Korupsi Pengadaan SMK

Rabu, 04 Feb 2026 18:28 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 18:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Upaya penegakan hukum terhadap praktik korupsi di sektor pendidikan kembali menunjukkan perkembangan signifikan. Kejaksaan Tinggi J…

PT Zam-Zam Klaim Sudah Urus Izin, Tapi Dokumen di SIMBG Belum ada Perubahan

PT Zam-Zam Klaim Sudah Urus Izin, Tapi Dokumen di SIMBG Belum ada Perubahan

Rabu, 04 Feb 2026 17:51 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - PT Zam-Zam pengembang perumahan Grand Zam-Zam mengklaim pihaknya sudah mengajukan izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk…

Korbinmas Baharkam Polri Perkuat Peran Bhabinkamtibmas di Wilayah Gresik

Korbinmas Baharkam Polri Perkuat Peran Bhabinkamtibmas di Wilayah Gresik

Rabu, 04 Feb 2026 16:46 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Korbinmas Baharkam Polri terus mendorong penguatan peran Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan kepolisian dalam membangun hubungan y…

Rekomendasi Sepatu Puma Indonesia

Rekomendasi Sepatu Puma Indonesia

Rabu, 04 Feb 2026 16:39 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 16:39 WIB

SurabayaPagi.com :  Puma adalah merek yang berasal dari Jepang dan kemungkinan besar sudah banyak dikenal oleh kalangan masyarakat Indonesia dengan terkenalnya …