Hujan Berjam-jam, Pacet-Trawas Mojokerto Dikelilingi Bencana Longsor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Bencana tanah longsor mengepung kawasan wisata Pacet-Trawas. Belasan titik tebing mengalami longsor hingga menutup akses jalan. Yang parah terjadi di Desa Selotapak, Kecamatan Trawas, dan Desa Cembor, Kecamatan Pacet.

Peristiwa longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur daerah dataran tinggi Kabupaten Mojokerto sejak pukul 15.00. Hujan selama berjam-jam mengakibatkan jalur penghubung Kecamatan Pacet-Trawas diterjang banjir dan longsor. 

”Sudah ada tujuh titik longsor di jurang Gembolo dan tujuh titik di sepanjang jalan Desa Cembor-Claket perbatasan dengan (Dusun) Kambengan, (Desa Cempokolimo),” terang Yessi, warga setempat.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Djoko Supangkat mengatakan, dari belasan titik longsor tersebut, di antaranya telah mengganggu akses jalur wisata. Material longsor berupa lumpur dan bebatuan menutup hampir seluruh badan jalan. ”Ada dua titik longsor yang menutup jalan,” katanya.

Dua titik longsor parah itu berada di Desa Cembor, Kecamatan Pacet. Area longsor meliputi tebing setinggi empat meter dan tebing setinggi lima meter. ”Hanya menutup jalan, tidak sampai mengenai bangunan rumah warga ataupun pengendara,” jelas Djoko.

Selain di Pacet, kejadian longsor juga berlangsung di Desa Selotapak, Kecamatan Trawas. Tembok penahan tanah (TPT) setinggi tujuh meter longsor hingga menutup seluruh badan jalan poros desa tersebut. Panjang titik yang longsor sekitar 25 meter dan menutup badan jalan.

Djoko menyatakan, proses penanganan langsung dilakukan sesaat setelah kejadian. Material longsor langsung dibersihkan. Alat berat juga dikerahkan guna menangani titik longsor yang parah. Menurut Djoko, sampai pukul 20.00 tadi malam, penanganan yang melibatkan unsur BPBD, DPUPR, warga, relawan, dan TNI/Polri telah tuntas. ”Semuanya sudah aman, warga yang punya alat berat juga langsung diturunkan, sehingga bisa lebih cepat,” katanya memastikan.

Peristiwa longsor di kawasan wisata tersebut sudah beberapa kali ini terjadi. Sejak musim penghujan ini, setidaknya dua kali terjadi longsor. Sepanjang tahun lalu, tercatat sebanyak enam kejadian longsor terjadi di wilayah Pacet. Titik langganan longsor terdapat di jalur penghubung Pacet-Trawas. Dwi

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…