KEK JIIPE Butuh 200 Ribu Tenaga Kerja, Pemprov Jatim Siapkan SDM Terbaik

author surabayapagi.com

- Pewarta

Kamis, 09 Feb 2023 10:55 WIB

KEK JIIPE Butuh 200 Ribu Tenaga Kerja, Pemprov Jatim Siapkan SDM Terbaik

i

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak. Foto: Pemprov Jatim.

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) mengungkapkan bahwa kawasan Java Integrated dan Industrial Port Estate (JIIPE) berpotensi menyerap sebanyak 200.000 tenaga kerja. Maka dari itu, pihak Pemprov Jatim berkomitmen untuk memaksimalkan sumber daya manusia (SDM) daerah untuk dapat mengisi kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri tersebut.

Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak mengatakan bahwa pihaknya bakal mengupayakan sumber daya manusia (SDM) yang terbaik untuk memaksimalkan JIIPE.

Baca Juga: Pemprov Jatim Raih Penghargaan Radar Surabaya Awards 2024

“Pengoperasian JIIPE ini dapat membuka 200.000 lapangan kerja baru putera-puteri daerah," kata Emil saat mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin dalam kunjungan kerja ke Kawasan Industri JIIPE, Selasa (7/2/2023).

Pemprov Jatim sudah mengadakan berbagai program dan fasilitas untuk menyiapkan kebutuhan tenaga kerja seperti East Java Super Corridor (EJSC), Millenial Job Center, juga revitalisasi pendidikan vokasi di SMK-SMK.

"Jadi JIIPE ini akan menyerap tenaga kerja yang besar. Makanya kita harus menyiapkan tenaga kerja terampil dan melakukan training vokasi sesuai dengan tuntutan industri," jelasnya.

Sementara itu, Wapres Ma'ruf Amin menilai bahwa JIIPE merupakan masa depan Indonesia, khususnya bagi rakyat Jatim. Ia menilai, sebagai salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) negara, JIIPE dapat memberikan banyak kesempatan untuk rakyat dan perekonomian.

Baca Juga: KPK Usut Korupsi Dana Hibah Jilid 2, 4 Anggota DPRD Jatim Jadi Tersangka, Kusnadi Memprihatinkan

"Tempat ini masa depan Indonesia, terutama Jatim. Progres pembangunannya sudah 54%. Saya optimistis ini bisa selesai lebih awal. Artinya target untuk pengoperasian penuh Mei 2024 bisa dimajukan," ujar Ma’ruf.

Ia pun berharap investasi di JIIPE terus ditingkatkan. Apalagi dalam kurun waktu lima tahun, JIIPE ditargetkan dapat menyerap investasi asing sekitar USD7,5 miliar. Sementara dalam kurun waktu 15 tahun, ditargetkan sebesar USD16 miliar telah terkumpul.

"Saya harap JIIPE bisa terus menarik investasi. Sekarang kurang lebih sudah 30%, tapi diharapkan terus ada peningkatan," tuturnya.

Baca Juga: IPK Capai 64 Persen, Lamongan Diganjar Penghargaan IBangga Award dari Pempov Jatim

Sebagai informasi, total luas JIIPE sekitar 3.000 hektar dengan 400 hektar di antaranya berupa pelabuhan dan 1.800 hektar lainnya adalah kawasan industri. Dengan pelabuhan tersebut, estimasi pengeluaran untuk transportasi kelautan dapat turun hingga 20%. 

Rencananya, nanti akan ada 200-300 hektar lahan lagi yang terisi seiring dengan masuknya beberapa pabrik baterai pada tahun ini dan tahun depan.

"Dengan begitu, pengisian lahan akan mendekati 40% pada akhir tahun depan," pungkasnya. grk

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU