Gonjang Ganjing Ganjar Lemah Gagasan, PDIP Tak Pusingkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Minggu ini ada gonjang ganjing isu Ganjar Pranowo, lemah gagasan. Padahal selama setahun ini ada sejumlah relawan yang mendukung. Kini bahkan JokMan relawan yang paling bersemangat mengkampanyekan kader PDIP capres 2024 membubarkan diri. PDIP tak ambil pusing

Plt Ketua Umum Kornas Ganjarist, Kris Tjantra, malah menghargai langkah Ketum Relawan JoMan, Immanuel Ebenezer yang belakangan membubarkan relawan GP Mania. Kris mengatakan langkah Noel itu wajar dalam kehidupan demokrasi.

"Saudara Noel ingin membubarkan atau menarik dukungan tidak mendukung Ganjar Pranowo lagi melalui GP Mania ya itu adalah bagian dari kehidupan berdemokrasi. Jadi itu kami melihat itu hal yang wajar, yang biasa," kata Kris saat dihubungi, Kamis (9/2/2023).

 

Ganjarist tak Sepakat

Namun Kris mengaku tak sepakat dengan pandangan Noel yang menilai Ganjar miskin gagasan. Dia menyebutkan sejumlah faktor Ganjar cocok maju 'nyapres' di 2024.

"Tapi kami melihatnya begini, jadi apa yang disampaikan oleh saudara Noel bahwa Ganjar ini miskin gagasan itu menurut kami, kami tidak sepakat. Karena sampai saat ini Ganjarist mendukung calon seperti Pak Ganjar ya kami melihat bahwa Pak Ganjar ini, satu, merakyat. Kedua, pemimpin yang punya jiwa kreatif. Dan ketiga, beliau juga sangat-sangat peduli dengan masyarakat," ujar Kris.

"Jadi kami tidak sepakat kalau, misalnya, dikatakan tidak punya gagasan. Kami melihatnya itu hanyalah jawaban orang yang ketika mendukung mengatakan yang manis-manis, ketika tidak mendukung mengatakan yang tidak manis. Itu mah biasalah," imbuhnya.

 

Pimpinan JoMan tak Konsisten

Lantas, Kris menilai pernyataan pimpinan JoMan Noel itu tidak konsisten. Dia pun mengungkit Noel kerap memperlihatkan dukungan ke sosok potensial capres lain saat masih mendukung Ganjar.

"Ya kami melihatnya sampai saat ini Noel ini kan dari dulu seperti itu. Ketika itu kan beliau pada saat mendukung Ganjar beliau pernah ber-statement memuji Prabowo cocok untuk dimajukan sebagai presiden-lah. Pernah dia menyampaikan dia memuji Anies-lah," katanya.

"Jadi semuanya pun yang bagi dia bagus itu dia puji cocok jadi presiden. Jadi kami melihat adalah, dia tidak punya konsistensi, tidak punya komitmen," sambungnya

 

Tak Tahu Niat Ganjar

Relawan Jokowi Mania (JoMan) batal mendukung Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, maju sebagai capres di 2024. Ketum JoMan, Immanuel Ebenezer atau Noel, mengungkapkan salah satu alasannya karena Ganjar dinilai miskin gagasan. "Kita nggak dukung Ganjar lagi salah satunya kita lihat Ganjar miskin gagasan," kata Noel, Rabu (8/2/2023).

Noel menuturkan pihaknya juga tidak tahu pasti apakah Ganjar memiliki niat menjadi capres. Untuk itu, kata Noel, pembubaran relawan Ganjar Pranowo Mania yang sudah dia bentuk tetap akan dilakukan.

 

PDIP tak Ambil Pusing

Sementara Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah merespons batalnya Relawan Jokowi Mania (JoMan) mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Pemilu 2024. Said Abdullah juga mengingatkan relawan Ganjar lainnya agar tidak menyerang PDIP.

"Yang kita harapkan para relawan-relawan ini kalau memang butuh Ganjar untuk dicalonkan PDIP, jangan PDIP digebuk terus sama relawan, itu sesuatu yang aneh, butuh PDIP, tapi PDIP-nya digebuk oleh relawan, kan nggak masuk akal," kata Said kepada wartawan di gedung DPR/MPR, Rabu (8/2/2023).

Said mengaku tidak ambil pusing jika pada akhirnya relawan-relawan Ganjar membubarkan diri. Dia menyebut itu tidak ada hubungannya dengan PDIP. "Nggak ada hubungan ya, relawan Ganjar bubarin, Ganjar Mania, atau Ganjaris, itu kan nggak ada hubungan sama parpol," kata Said. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Sekdaprov dan Banggar Pastikan Jatim Raih Predikat WTP dari BPK

Sekdaprov dan Banggar Pastikan Jatim Raih Predikat WTP dari BPK

Senin, 08 Jun 2026 19:40 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM - Tim Anggaran Pemerintah Provinsi dan Banggar DPRD Jawa Timur optimis mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam Laporan Hasil…

Surabaya Terapkan Penandaan NIK Penunggak Nafkah, Begini Tahapan dan Dasar Hukumnya

Surabaya Terapkan Penandaan NIK Penunggak Nafkah, Begini Tahapan dan Dasar Hukumnya

Senin, 08 Jun 2026 19:10 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:10 WIB

Surabaya Pagi.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat perlindungan hak anak pascaperceraian melalui mekanisme penandaan data kependudukan bagi…

Intervensi Harga Pangan, Khofifah Pastikan Stok Aman dan Distribusi Lancar Lewat Pasar Murah

Intervensi Harga Pangan, Khofifah Pastikan Stok Aman dan Distribusi Lancar Lewat Pasar Murah

Senin, 08 Jun 2026 19:08 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar pasar murah di Halaman Kelurahan Gunung Anyar, Surabaya, Sabtu (6/6/2026), sebagai upaya m…

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Perkemahan Wirakarya dalam program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kota Kediri mulai dilaksanakan. Sebanyak tiga rumah yang m…

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo tahun ini akan menuntaskan rehabilitasi sekolah rusak. Puluhan sekolah…

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pemkab Gresik terus memperkuat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menekankan aspek keberlanjutan lingkungan. B…