Ketua MPR Ngaku Suka Barang Tiruan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Taplak meja bermotif harimau di ruang kerja Bambang Soesatyo mendadak viral dan direspon berbagai kalangan.
Taplak meja bermotif harimau di ruang kerja Bambang Soesatyo mendadak viral dan direspon berbagai kalangan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bambang Soesatyo alias Bamsoet, Ketua MPR-RI merespons tudingan soal taplak meja harimau.

Dia membantah taplak mejanya dibuat dari kulit harimau asli. Politikus Partai Golkar itu mengklaim taplak meja miliknya hanya tiruan. "Itu tiruan," ucap Bamsoet dengan emoji tertawa saat dihubungi lewat pesan, Jumat (10/2/2023).

 

Koleksi Hewan Mati

"Bapak banyak banget hewan-hewan, emang dulunya pemburu emang gimana? Dari tadi saya liat ada binatang, ada burung, merak," tanya Ayu Ting Ting

"Kita bukan pemburu, kita pencinta," jawab Bambang Soesatyo.

Ternyata, Bambang Soesatyo mengoleksi hewan mati yang telah diawetkan.

"Iya hidup, ini kemudian karena sakit, mati, diawetkan, beneran," jawab Bambang Soesatyo.

Bahkan, Bambang Soesatyo memiliki koleksi hewan macan yang telah diawetkan.

 

Koleksi Macan

Lihat-lihat Ruangan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ayu Ting Ting Kaget dan Bingung Lihat Banyak Binatang yang Diawetkan

Lihat-lihat Ruangan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ayu Ting Ting Kaget dan Bingung Lihat Banyak Binatang yang Diawetkan

Koleksi binatang macan yang diawetkan di ruangan Bamsoet. "Iya, saya kebetulan shio-nya macan, jadi ini (macan) juga dari kebun binatang, udah mati meninggal semua, dihibahkan ke saya, semua ada surat-suratnya ijin," kata Bambang Soesatyo.

Mendengar hal tersebut, Ayu Ting Ting hanya bisa terkejut.

"Ah serius?"

Taplak meja kulit harimau di ruangan Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) ramai diperbincangkan di media sosial. Mulanya, seorang warganet di akun Twitter mengunggah foto Bamsoet tengah menjamu para tamu di sebuah ruangan.

 

Kepala Harimau, Macan Tutul

Ia dan para tamu duduk di sebuah meja besar dengan taplak kulit berkepala harimau. Taplak meja itu diduga hasil pengawetan. "Keren mejanya, Kaum jelata pontang-panting teriak konservasi, para elite bangga dengan offsetan satwa dilindungi, gmn ni @IndieGem? SABAR KITA, GAK ENAK," tulis akun @ftryshanie pada Senin (6/2).

Pemilik akun dengan nama Fendra Tryshanie itu lalu membuat petisi di change.org. Dia mendesak agar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengusut dugaan kepemilikan satwa yang dilindungi maupun pengawetan di ruangan rumah Bamsoet. Hingga berita ini ditulis, petisi itu telah diteken 622 orang.

Bamsoet menerangkan bahwa kepala harimau, macan tutul, dan singa, adalah hasil buatan perajin di Indonesia. "Bagian kepala dicetak/terbuat dari resin atau kayu yg diukir. Mulai dari taring, gigi, lidah (mulut), rahang sampai tengkorak kepala. Lalu dilapis bahan wol atau kulit kambing atau sapi lalu dilukis sesuai keinginan. Loreng, tutul, atau polos," katanya.

Tiruan itu dibuat dengan busa pahatan tangan, resin, dan wol. Sementara bulu dan kulitnya diimitasi dari kulit kambing dan sapi. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…