Terendam Banjir, Puluhan Hektare Padi di Kabupaten Mojokerto Terancam Puso

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Ikfina saat sidak banjir beberapa waktu lalu. SP/Dwy AS
Bupati Ikfina saat sidak banjir beberapa waktu lalu. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Puluhan hektare tanaman padi yang terdampak banjir di Kabupaten Mojokerto terancam puso. Selain sebagian masih terendam, areal persawahan yang mayoritas ditanami padi rusak bahkan hanyut terseret arus banjir.

Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Mojokerto Nurul Istiqomah memastikan, pihaknya bakal melakukan penggantian bibit tanaman padi kepada petani terdampak. Menurutnya, hingga kemarin petugas masih diterjunkan untuk mendata kerusakan tanaman pertanian akibat banjir yang menerjang tujuh wilayah kecamatan.

 ’’Hari ini (kemarin, Red) teman-teman masih di lapangan untuk mendata mana-mana yang terdampak bencana untuk diusulkan penggantian bibit,’’ terangnya.

Berdasarkan data Disperta Kabupaten Mojokerto, bencana banjir dan luapan sungai yang terjadi pada Kamis (9/2) melanda sebanyak 1.503,02 hektare lahan pertanian di 18 desa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 275,54 hektare di antaranya sempat tergenang banjir. Namun, hingga Senin (13/2), sebagian besar air telah surut dan menyisakan 82,5 hektare lahan tanaman padi yang terendam.

 ’’Laporan di hari ketiga ini sudah banyak yang surut, sehingga dimungkinkan tanaman masih tetap aman,’’ tandasnya.

Pemkab Mojokerto tetap menyiapkan penggantian bibit tanaman padi yang dialokasikan untuk 1.000 hektare lahan. Hanya saja, ujar Nurul, bantuan tersebut tidak disalurkan secara merata ke semua lahan pertanian yang terdampak.

Melainkan diprioritaskan bagi kelompok tani yang kondisi tanamannya rusak atau terseret arus banjir. ’’Dari hasil pendataan nanti kalau memang layak diberikan bantuan ya akan kita upayakan untuk mengganti secepatnya,’’ tandas Nurul.

Meski sebagian lahan masih terselamatkan, kalangan petani juga membutuhkan pupuk untuk menyuburkan kembali tanaman padi pasca banjir. Mengingat, rata-rata usia tanaman padi yang terdampak berkisar antara 7-50 hari. ’’Yang terkena banjir beberapa ada yang baru tanam dan baru melakukan pemupukan. Ini juga yang kami lakukan pendataan,’’ tandasnya.

Dari lahan pertanian padi terdampak yang tersebar di 18 desa, petani sudah menghabiskan sekitar 63,19 ton pupuk. Antara lain terdiri 40,3 ton urea dan 22,89 NPK. Sayangnya, tahun ini Disperta Kabupaten Mojokerto tak mengalokasikan anggaran untuk bantuan pupuk.

Sehingga, papar Nurul, bantuan pupuk bakal dialokasikan dari sumber anggaran lain. Yakni dari Belanja Tak Terduga (BTT) yang akan diajukan setelah ditetapkannya status tanggap darurat bencana di Kabupaten Mojokerto. 

’’Karena kalau untuk anggaran pupuk memang tidak ada. Mungkin nanti bisa diambil dari anggaran lain setelah penetapan status itu (status siaga darurat bencana),’’ pungkasnya.

Disperta mencatat, hingga kemarin sawah yang masih tergenang tersisa di lima titik. Masing-masing berada di Desa Kedunggempol, Kecamatan Mojosari seluas kurang lebih 27 hektare; Desa Candiharjo, Kecamatan Ngoro 20,5 hektare; Desa Salen, Desa Mejoyo, dan Desa Pekuwon di Kecamatan Bangsal sekitar 15 hektare; serta Desa Tempuran, Kecamatan Sooko seluas 8 hektare. Dwi

Berita Terbaru

Kapolres Gresik Pimpin Langsung Tes Urine PJU, Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba

Kapolres Gresik Pimpin Langsung Tes Urine PJU, Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba

Sabtu, 21 Feb 2026 19:19 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Dalam upaya memperkuat pengawasan internal serta mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian, Kapolres Gresik AKBP R…

Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Ladang Desa Kademangan Kabupaten Blitar

Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Ladang Desa Kademangan Kabupaten Blitar

Sabtu, 21 Feb 2026 15:08 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 15:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Penemuan seorang Kakek dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat 20 Pebruari 2026 sekitar pukul.18.00, oleh J 45 warga setempat…

Perkuat Kebersamaan Ramadan, Kapolres Gresik Sampaikan Pesan Kamtibmas Saat Salat Jumat

Perkuat Kebersamaan Ramadan, Kapolres Gresik Sampaikan Pesan Kamtibmas Saat Salat Jumat

Sabtu, 21 Feb 2026 13:17 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Untuk mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadan, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melaksanakan kunjungan ke Masjid KH A…

Usaha UMKM  Produk Makanan Harus Bersertifikat Halal pada Bulan Oktober 2026

Usaha UMKM  Produk Makanan Harus Bersertifikat Halal pada Bulan Oktober 2026

Sabtu, 21 Feb 2026 09:29 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 09:29 WIB

SURABAYA PAGI, Sampang- Pelaku usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Bazar Takjil Ramadhan UMKM Halal tahun ini. Dipusatkan di Alun-alun Trunojoyo…

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak memperingati satu tahun masa kepemimpinan m…

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Raja Charles Pastikan Kerajaan Inggris Dukung Pengusutan Kasus Andrew    SURABAYAPAGI.COM, London - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump angkat bicara t…