Sehari Usai Operasi Pasar, Stok Beras Malah Langka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga Kota Blitar antri beli beras berjam-jam, Senin (13/2/2023).
Warga Kota Blitar antri beli beras berjam-jam, Senin (13/2/2023).

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Sehari pasca operasi pasar beras, stok beras premium di Pasar Legi Kota Blitar langka. Bahkan beberapa pedagang justru tidak memilik stok beras untuk dijual.

Para pedagang pun kebingungan karena kondisi ini sudah terjadi selama beberapa pekan terakhir. Mereka mengaku telah memesan beras ke sejumlah distributor namun hingga kini belum juga dikirim.

Salah satu pedagang yang mengeluhkan kelangkaan beras adalah Wati. Pedagang beras tersebut mengaku sudah sepekan lebih tidak menerima kiriman pasokan beras dari distributor.

Akibatnya kini stok beras di kiosmiliknya yang berada di Pasar Legi kosong. “Ini sudah satu pekan lebih kosong stok beras saya, sudah pesan tapi tidak dikirim oleh distributor, dari gudang stok katanya juga kosong sudah seminggu ini," katanya, Selasa (14/2/2023).

Selain kelangkaan stok, Wati juga mengeluhkan harga beras yang meningkat tajam. Menurutnya, harga beras saat ini meningkat Rp5.000 per 5 kilogramnya.

“Dagangan saya memang hanya beras plastikan (premium), biasanya saya jualan Rp 57.500 per 5 kilogram. Katanya Bulog mau kirim, saya sudah didata tapi berasnya belum dikirim,” selorohnya.

Kondisi serupa juga dialami oleh Budi. Sejak adanya operasi pasar, harga beras di pasaran Kota Blitar justru tetap tinggi dan tak kunjung turun.

Hal itupun berdampak pada pembatalan transaksi yang dilakukan oleh sejumlah konsumen. Masyarakat kini memilih membeli beras murah atau menunggu operasi pasar.

Harga beras di pasaran Kota Blitar sendiri kini telah melambung tinggi hingga Rp13 ribu per kilogramnya. Harga tersebut akan sulit dijangkau oleh masyarakat kelas menengah ke bawah.

“Ya pada kaget yang beli. Wong biasanya hanya Rp10 ribu kok sekarang bisa sampai Rp12-13 ribu per kilogram. Banyak yang batal beli, atau beralih ke beras yang kualitas di bawahnya. Itupun warnanya kekuning-kuningan,” kata Budi

Ia menambahkan sebenarnya pasokan beras di tingkat pedagang selalu ada. Namun, entah mengapa harga beras di pasaran terus melambung tinggi.

Pedagang beras Pasar Legi Kota Blitar itu pun memperkirakan ada segelintir oknum yang sengaja mempermainkan harga beras. Mereka sengaja menahan stok di gudang agar beras di pasaran tetap mahal.

“Katanya dari penggilingan, harga gabah juga mahal. Makanya banyak yang naikin harga beras. Mereka memilih numpuk gabah dulu nunggu harga mahal, baru digiling. Kalau pasokan sih selalu ada, tapi ya itu, harganya mahal,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Blitar dan Disperindag Pemprov Jatim sendiri terus melakukan upaya pemenuhan stok dan penstabilan harga beras di pasaran. Salah satunya dengan menggelar operasi pasar beras murah di Pasar Legi Kota Blitar.

Total ada 8 ton beras yang dijual murah kepada masyarakat luas. Beras tersebut dijual dengan harga Rp43 ribu per 5 kilogramnya.

Kepala Disperindag Kota Blitar, Hakim Sisworo mengakui adanya kelangkaan beras di tingkat pedagang. Kini Disperindag Kota Blitar Tengah melakukan pendataan jumlah pedagang yang akan menerima pasokan beras dari Bulog.

Data sementara ada 31 pedagang di seluruh pasar di Kota Blitar yang akan menerima pasokan beras murah dari Bulog. Beras tersebut nantinya harus dijual dengan harga eceran tertinggi yakni Rp9.450. “Bulog sudah mendata. Semoga pekan ini sudah bisa terdistribusikan semuanya,” jawabnya

Sehari sebelumnya, Senin (13/2/2023), ratusan warga Kota Blitar,  rela antre berjam-jam demi bisa membeli beras murah yang dijual oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Antrean ini terjadi sejak pagi hari, sejumlah warga bahkan rela antre berjam –jam demi bisa membeli beras murah. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menjamin stok beras di Jawa Timur aman hingga lebaran.

Dalam waktu dekat, Pemprov Jawa Timur juga akan menerima pasokan beras hingga 200 ribu ton. les/ril

Tag :

Berita Terbaru

Gubernur BI Destry, Janji Maksimalkan Jaringan Kantor Daerah

Gubernur BI Destry, Janji Maksimalkan Jaringan Kantor Daerah

Kamis, 03 Sep 2026 06:44 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:44 WIB

SURABAYAPAGI.com - Salah satu tugas utama Bank Indonesia (BI) adalah menjaga stabilitas nilai rupiah. Stabilitas nilai Rupiah ini mengandung dua aspek, yaitu…

Prabowo akan Bangun Kapal Ikan Modern 4.582 Unit

Prabowo akan Bangun Kapal Ikan Modern 4.582 Unit

Kamis, 03 Sep 2026 06:42 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:42 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pemerintah menyiapkan program modernisasi kapal ikan untuk mendorong nelayan memanfaatkan potensi ikan di laut lepas. Ditargetkan…

Kontrak Pertamina Lubricants dengan VR46 Racing Team, Diusik

Kontrak Pertamina Lubricants dengan VR46 Racing Team, Diusik

Kamis, 03 Sep 2026 06:40 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:40 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kontrak Pertamina Lubricants dengan VR46 Racing Team telah dimulai sejak 2024 hingga akhir 2026. Meski tak pernah disebut angka pastinya,…

Juli Lalu, 1,53 juta Turis ke Indonesia

Juli Lalu, 1,53 juta Turis ke Indonesia

Kamis, 03 Sep 2026 06:38 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:38 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 1,53 juta turis asing yang berkunjung ke Indonesia sepanjang Juli 2026. Jumlah kunjungan wisman…

PENAHANAN PEMRED RADIT, PROYEK JENDERAL, DIRUNTUHKAN TAMTAMA

PENAHANAN PEMRED RADIT, PROYEK JENDERAL, DIRUNTUHKAN TAMTAMA

Kamis, 03 Sep 2026 06:35 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:35 WIB

Kajari Surabaya dan Direskrimum Polda Jatim Yth,.. Dari temuan fakta-fakta dan surat pernyataan berisi pengakuan Erick Wowpor, tanggal 23 Januari 2026, saya…

Iran Mulai Kurangi Pemakaian BBM

Iran Mulai Kurangi Pemakaian BBM

Kamis, 03 Sep 2026 06:32 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.com – Iran mengurangi pemakaian BBM. Seruan ini disampaikan Ketua Parlemen Iran pada hari Selasa (1/9) waktu setempat, seiring negara tersebut m…