4 Tahun Kepemimpinan, Khofifah-Emil Tingkatkan Perekonomian Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tasyakuran dan doa bersama 4 tahun kepemimpinan Khofifah-Emil di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (13/2/2023). Foto: Diskominfo Jatim.
Tasyakuran dan doa bersama 4 tahun kepemimpinan Khofifah-Emil di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (13/2/2023). Foto: Diskominfo Jatim.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) tepat empat tahun lalu yakni pada 14 Februari 2019 sore hari di Istana Negara.

Sebagaimana diketahui bahwa selama 4 tahun kepemimpinan Khofifah-Emil di Provinsi Jawa Timur, telah banyak memberikan kemajuan, dan capaian-capaian positif bagi provinsi di ujung timur Pulau Jawa ini.

Selama masa kepemimpinan Khofifah-Emil, Provinsi Jatim telah mencatat kinerja positif dalam bidang ekonomi. Salah satunya, ekonomi Jatim berhasil tumbuh impresif 5,34 persen pada tahun 2022(c-to-c). Angka tersebut tumbuh di atas nasional yang mencapai 5,31 persen(c-to-c).

Hal tersebut ditandai dengan meningkatnya PDRB per kapita 2022 sebesar 10,52 persen dari Rp60,04 juta pada 2021 menjadi Rp66,36 juta pada 2022.

Selain itu, nilai realisasi investasi Jatim selalu meningkat dalam 4 tahun terakhir. Peningkatan signifikan terjadi di tahun 2022 yang mencapai Rp 110,3 triliun melampaui target RPJMD Rp 80 triliun. Jumlah tersebut meningkat sebesar 38,8 persen dibanding tahun 2021. Sementara realisasi PMA meningkat sebesar 66,7 persen, sedangkan PMDN meningkat 24,5 persen.

Sementara Koperasi dan UMKM sebagai Backbone Ekonomi Jawa Timur pada tahun 2021 berkontribusi sebesar 57,81 persen terhadap PDRB Jawa Timur atau meningkat sebesar 0,56 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kemudian, pada sektor pertanian dan peternakan Jawa Timur juga menunjukkan prestasi yang gemilang. Produksi padi serta sapi potong di Jatim merupakan yang tertinggi di antara semua Provinsi di Indonesia selama tiga tahun berturut turut sejak tahun 2020 sampai 2023.

Tak hanya itu, Jatim juga merupakan provinsi eksportir tertinggi se-Indonesia untuk komoditas perikanan. Di samping itu, Jatim juga merupakan provinsi dengan capaian vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tertinggi nasional.

Provinsi Jatim pun berhasil melakukan upaya penurunan ketimpangan pengeluaran penduduk yang diukur dengan Indeks Gini sebesar -0.001, periode Maret 2020 sebesar 0,366 menjadi 0,365 pada September 2022. Capaian ini merupakan yang tertinggi dibanding provinsi lain se-Jawa.

Penurunan kemiskinan di Jawa Timur juga sesuai dengan keberhasilan dalam mengentaskan desa tertinggal dan sangat tertinggal. Pada tahun 2019, terdapat 344 desa tertinggal dan 1 sangat tertinggal. Selanjutnya, pada Juli 2021 seluruhnya berhasil terentaskan.

Sementara itu, Sektretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim Adhy Karyono turut membenarkan capaian – capaian tersebut. Adhy mengatakan bahwa ada banyak kemajuan di Jatim selama kepemimpinan Khofifah dan Emil.

Menurutnya, hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya indikator-indikator bidang pembangunan yang semua indikatornya mengalami peningkatan dan hampir semua di atas rata-rata nasional.

“Jawa Timur dipastikan berkontribusi sangat besar untuk pembangunan nasional,” ujar Adhy.

Lebih lanjut, Khofifah dan Emil juga memperhatikan ekonomi, pendidikan dan keterampilan mereka yang tinggal di pondok pesantren. Salah satunya program One Pesantren One Produk (OPOP) yang di dalamnya terdapat ekosistem OPOP yakni Santripreneur dan Sosiopreneur telah diterapkan di sebagian besar pondok pesantren di Jatim.

Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah KH Asep Saifuddin Chalim menilai peran kedua pemimpin di Jatim benar-benar menaruh perhatian di lingkungan keagamaan. Sehingga, saat ini pesantren berfungsi bukan hanya sebagai lembaga pendidikan dan dakwah, namun juga sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat.

“Bagaimana keduanya ingin mewujudkan kemandirian secara ekonomi bagi para santri maupun pondok pesantren di Jatim,” tutur Asep.

Di samping itu, Khofifah dan Emil menggandeng Baznas Jatim untuk menurunkan angka kemiskinan sekaligus menyadarkan kewajiban berzakat.

Ketua Baznas Jatim KH Muhammad Roziqi meyatakan, peran Baznas bersama Pemprov Jatim salah satunya mengentaskan kemiskinan serta mengajak masyarakat khusunya ASN berzakat.

“Sejumlah program zakat produktif sudah dirancang sebagai upaya mengentaskan kemiskinan yang bersumber dari dana para muzaki atau pembayar zakat yang diterima oleh Baznas,” ujar Roziqi. sb

Berita Terbaru

Polres Blitar Gelar Police Goes to School, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Polres Blitar Gelar Police Goes to School, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Rabu, 19 Agu 2026 15:58 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar melalui Satuan Lalu Lintas melaksanakan kegiatan Police Goes to School sekaligus sosialisasi keselamatan lalu lintas…

Lagi! Kasus Kebakaran di Blitar Telan Kerugian hingga Rp70 Juta Akibat Keteledoran Korban

Lagi! Kasus Kebakaran di Blitar Telan Kerugian hingga Rp70 Juta Akibat Keteledoran Korban

Rabu, 19 Agu 2026 15:46 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sekitar pukul ,10.30 warga desa Ringinanyar Kec.Ponggok Kabupaten Blitar hari Rabu 19 Agustus 2026 di kejutkan kobaran api dari…

Kejaksaan Ungkap 55 Orang Terkait Perkara TP DPRD Ponorogo 2023-2026, 34 Sudah Kembalikan Uang

Kejaksaan Ungkap 55 Orang Terkait Perkara TP DPRD Ponorogo 2023-2026, 34 Sudah Kembalikan Uang

Rabu, 19 Agu 2026 15:41 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:41 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Sebanyak 34 orang telah mengembalikan uang terkait dugaan kelebihan pembayaran tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten…

Lewat Posyandu ILP, Dinkes Madiun Komitmen Gencarkan Bulan Vitamin A

Lewat Posyandu ILP, Dinkes Madiun Komitmen Gencarkan Bulan Vitamin A

Rabu, 19 Agu 2026 15:35 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mengoptimalkan fungsi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana…

Atasi Irigasi Sawah saat Kemarau, Pemkab Magetan Optimalkan Fungsi 125 Sumur Pompa

Atasi Irigasi Sawah saat Kemarau, Pemkab Magetan Optimalkan Fungsi 125 Sumur Pompa

Rabu, 19 Agu 2026 15:19 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna mengatasi masalah aliran irigasi sawah para petani selama musim kemarau berlangsung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan…

Lewat Kontes Ternak, Pemkab Lumajang Cari Kambing Senduro dan Domba Unggulan

Lewat Kontes Ternak, Pemkab Lumajang Cari Kambing Senduro dan Domba Unggulan

Rabu, 19 Agu 2026 15:12 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui kontes ternak yang disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, pihaknya mulai gencar mencari Kambing Senduro dan…