Penjaga Sekolah di Surabaya Ditemukan Tak Bernyawa di Ruangan Sekolah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proses evakuasi jenazah penjaga sekolah SDN Perak Utara 1 Surabaya, Kamis (16/02/2023). Foto: SP/ Ariandi.
Proses evakuasi jenazah penjaga sekolah SDN Perak Utara 1 Surabaya, Kamis (16/02/2023). Foto: SP/ Ariandi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang pria paruh baya ditemukan tergeletak  tak bernyawa di dalam ruang sekolahan SDN Perak Utara 1 Surabaya yang beralamat di jalan Teluk Aru No. 39 Surabaya pada Kamis (16/02/2023) sekitar pukul 06.00 WIB.

Korban ditemukan pertama kali oleh warga sekitar yang bernama M. Hoirul Anwar (37). Menurutnya, korban diketahui sudah tergeletak dan tak bernyawa di dalam ruang sekolah dalam keadaan terlentang di lantai.

Ternyata pria yang ditemukan meninggal itu adalah sang penjaga sekolah yang bernama Kadar (56) warga Dusun Tegal Sari RT. 02 RW. 02, Kelurahan Puri, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

"Korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam keadaan terlentang. Korban bernama Kadar (56) asal Dusun Tegal Sari RT. 02 RW. 02 Kelurahan Puri, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto." kata Hoirul kepada awak media, Kamis (16/02/2023).

Mengetahui hal tersebut, Hoirul langsung memberitahu Kepala Sekolah SDN Perak Utara 1 yakni  Drs. Samudji (59) warga Griya Citra Asri, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya. Kemudian, Samudji langsung menghubungi pihak terkait yang langsung diteruskan ke Command Center Surabaya 112 guna mendapatkan bantuan.

Tak butuh waktu lama, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, petugas Tim Medis dari TGC (Tim Gerak Cepat) Surabaya, Polsek Pabean Cantikan dan Petugas Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan pengecekan kondisi korban. Hasilnya, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

"Korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya diduga akibat terkena serangan jantung." ujar Samudji.

Sementara itu, Plt Kepala BPBD Kota Surabaya Eddy Christijanto menjelaskan kronologi pada saat kejadian berdasarkan keterangan pemutaran pantauan CCTV yang berada di sekolah.

"Pada Rabu (15/2/2023) sekitar pukul 17.53 WIB, korban terlihat sedang membersihkan lantai sekolah, mengingat korban adalah penjaga sekolah di SDN Perak Utara 1. Namun, pada sekitar pukul 17.55 WIB, tiba-tiba korban terjatuh dan tidak sadarkan diri,” jelas Eddy.

"Kemungkinan besar korban saat itu kelelahan dan kena serangan jantung sehingga meninggal secara tiba-tiba." Imbuhnya.

Di samping itu, Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Dhany Rahadian Basuki. S, Kom, Sik menyebut, dari hasil olah TKP, petugas kepolisian tidak menemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban. Dhany menuturkan, korban diduga memiliki riwayat sakit jantung sehingga langsung meninggal dunia di tempat.

"Tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan pada tubuh korban dan menurut saksi selaku teman korban, korban diketahui memiliki riwayat sakit jantung, " ujar Dhany.

Selanjutnya, keluarga korban membawa jenazah menggunakan ambulance milik swasta Muhajiri ke Mojokerto untuk dimakamkan.

"Kemudian jenazah korban langsung dievakuasi oleh petugas dengan menggunakan ambulance milik swasta Muhajiri untuk dibawa ke tempat asal korban, Mojokerto untuk dimakamkan,” tutupnya. ari

Berita Terbaru

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…