Jadi Pengusaha tak Perlu Memakai Kecerdasan Cukup Bermodal Ketekunan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Zuhir Pengusaha Bakdabak Krispy ( Bakkris) Pakamban Laok Kec. Pragaan Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Zuhir Pengusaha Bakdabak Krispy ( Bakkris) Pakamban Laok Kec. Pragaan Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Pengusaha Bakdabak Krispy (Bak KRis), Zuhir asal Pekamban Laok Pragaan Sumenep, memiliki omset yang fantastis dalam bidang usahanya.

Menurutnya, pembuatan Bakdabak dalam setiap harinya mencapai 80 kilo, dengan 23 karyawan yang bekerja dalam setiap harinya.

Kepada Surabaya pagi, Zuhir mengatakan, menekuni usaha Bakdabak itu sering gagal dan jatuh bangun, namun, kegagalannya itu karena menggunakan akal dan kecerdasan berikut konsep-konsep yang dimatangkan.

"Usaha agar sukses, tidak perlu menggunakan kecerdasan, hanya perlu ketekunan dan Istiqomah dalam berjuang"

Menjadi pengusaha, kata dia, tidak perlu konsep atau kecerdasan, jika usaha tersebut menggunakan konsep dan kecerdasan akal, seringkali mengalami kegagalan.

"Untuk meniti karir, jalankan tanpa harus memiliki konsep pemasaran yang matang, yang terpenting istiqomah saja, dan terarah, karena bisnis itu harus fokus"

Diakuinya, bahwa, Dalam merintis usaha miliknya selalu mengalami jatuh bangun, namun tetap ditekuninya sebagai bentuk ikhtiar dalam menjalani hidup.

"Saya menekuni usaha sejak tahun 96 lalu, dan berjalan tanpa konsep atau ilmu, jadi di kerjakan saja, biarkan semuanya berjalan dan mengalir"

Ia juga mengatakan, pendistribusian Bakdabak Krispy (BakKris) sudah menguasai Madura, jadi pemasarannya sudah mencakup di berbagai wilayah kota dan desa diantaranya, Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.

Bahkan, banyak media online yang menawarkan Bakdabak Krispy (Bak Kris) saya, dengan tanpa saya tahu, karena mereka datang dan membeli langsung ke saya.

"Bebas mereka berjualan berapapun dengan keahlian mereka memasarkan, namun saya menjualnya tetap seharga produksi, saya tidak mau tahu orang lain menjual di luar saya"

Untuk menjaga konsumen dan produksi yang berkelanjutan, saya mempekerjakan 18 karyawan setiap harinya, padahal karyawan saya sebanyak 23 orang, hanya menjaga takut diantara mereka ada yang sakit dan tidak kerja, tapi produksi tetap jalan.

"Jadi 80 Kilo perhari itu dikerjakan oleh 18 karyawan normalnya, kalau datang semua 23 karyawan pekerjaannya akan lebih cepat, sebab kita batasi pekerja itu dari Jam 07.00 sampai 14.00 "

Jadi, karyawan itu saya gaji setiap harinya sesuai dengan hasil kerjanya, perkilo. Namun bagi mereka yang cepat cara kerjanya dan perorang sampai 6 kilo ke atas, saya kasih reward.

"Alhamdulillah, para karyawan saya eksis dengan pekerjaannya, jadi selera Bakdabak Krispy saya tetap tidak berubah rasa, dan pelanggan sudah benar-benar menikmati enak dan gurihnya bakdabak krispy saya"

Saya hanya berharap, agar usaha saya tetap diterima oleh pelanggan di nama saja, dan Alhamdulillah, idzin usaha Bakdabak saya sudah mendapat idzin dan berlabel halal, makanya saya terus istiqomah dalam memperkenalkan produk saya kedepan, pungkasnya. AR

Tag :

Berita Terbaru

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur m…

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Lismawati mengaku berutang Rp250 juta ke koperasi untuk memenuhi permintaan uang yang menurut k…

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Masih dalam rangkaian Hari Jadi Lamongan ke-457 serta Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, PSLB (Paguyuban Scooterist Lamongan…

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pemaksimalan volume irigasi untuk pertanian, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Balai Besar Wilayah…

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Diduga Serangan Jantung dan Lambatnya Penanganan Medis…

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Satuan tugas (Satgas) Menu Bergizi Gratis ( MBG) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat pasca terungkapnya praktik dugaan pembuangan limbah …