3 Anggota Gangster Ditangkap saat Tawuran, 1 Bawa Pil Koplo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Gangster di Surabaya, terus dipersempit ruang geraknya oleh aparat kepolisian. Terbaru, tiga anggota gangster di Surabaya yang tengah terlibat tawuran dan meresahkan masyarakat ini, berhasil diamankan.

Mereka terlibat tawuran di Jalan Rajawali. Selain mengamankan para pelaku, petugas juga mengamankan barang bukit berupa senjata tajam.

Tiga orang yang diamankan yakni N (16), VI (27) dan RP (16). Mereka diamankan anggota Sat Intelkam Polrestabes Surabaya pada Kamis (2/3) sekitar pukul 06.00 WIB.

Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya AKBP Edi Hartono mengatakan tawuran yang terjadi bermula dari antardua kelompok gangster yang janjian tawuran di media sosial. Kedua akun gangster tersebut yakni teamorangstres.sby VS remaja216official_.

Saat pecah tawuran, salah seorang dari mereka ada yang terkena bacok. Korban diketahui berasal dari Mojokerto. Mengetahui ada tawuran tersebut, pihaknya langsung ke lokasi untuk membubarkan dan menangkap tiga orang.

"Saat itu petugas dari Sat Intelkam Polrestabes dan tim datang ke TKP melakukan pembubaran aksi tawuran tersebut dan mengamankan 3 orang dengan barang bukti 1 balok kayu dan 2 sajam berupa Celurit panjang," kata Edi.

Menurut Edi, saat dibubarkan kedua kelompok ternyata sempat melakukan perlawanan kepada petugas. "Kedua kelompok tersebut juga sempat melawan dan menabrak petugas saat melakukan pembubaran dan penangkapan," ujar Edi.

Dari hasil pemeriksaan, salah satu dari tiga yang diamankan diketahui menggunakan pil koplo saat tawuran. Saat ini, ketiga anggota gangster telah diserahkan ke Sat Reskrim Polrestabes Surabaya.

Dalam data yang didapat Surabaya Pagi aksi tawuran antar gangster di Surabaya masih kerap terjadi meski telah berulang kali ditindak aparat kepolisian.

Mirisnya dari sekian banyak pelaku yang diamankan polisi tak jarang melibatkan remaja yang masih berstatus pelajar.

Bahkan belum lama ini terungkap aksi gangster yang cukup meresahkan hingga Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi turun langsung dalam operasi untuk menindak gangster di Surabaya pada awal Desember 2022 lalu.

Dalam razia gabungan yang melibatkan aparat dari Pemkot, Polri, TNI, hingga ormas itu berhasil mengamankan sebanyak 26 orang yang diduga anggota gangster.

Patroli dilakukan di sejumlah titik. Mulai dari Jalan Dharmahusada, Arif Rahman Hakim, Mulyorejo, Sutorejo, Lebak Jaya, hingga Gubeng, Surabaya.

Cak Eri menambahkan, beberapa remaja yang ikut dalam aksi tersebut bukan 100 persen warga Surabaya. Oleh karena itu, dia juga berkoordinasi kepada kepala daerah se-Surabaya Raya untuk bersama menumpas habis aksi-aksi yang meresahkan masyarakat.  

"Kami sudah lakukan koordinasi kepada Bupati Sidoarjo dan Bupati Gresik, juga melakukan langkah yang sama. Jangan sampai nanti di Kota Surabaya sudah tuntas, malah terjadi di kota lainnya," ujar dua.

Ia mengatakan pemkot akan menyiapkan sekolah kebangsaan untuk para anggota gangster yang berhasil diamankan.

"Saya sebelumnya menyampaikan kepada Pak Kapolrestabes, ketika ketua geng-nya sudah ditangkap, maka akan mudah mendapatkan data anak buahnya. Nanti akan kami datangi semua rumahnya, bukan untuk diapa-apakan loh ya, tapi kami ikutkan sekolah kebangsaan, kami bentuk karakternya," kata Wali Kota Eri. ari/ham

Berita Terbaru

SPPG Ngampel Dilaunching, Target 52 Unit di Kabupaten Madiun

SPPG Ngampel Dilaunching, Target 52 Unit di Kabupaten Madiun

Sabtu, 07 Feb 2026 13:30 WIB

Sabtu, 07 Feb 2026 13:30 WIB

‎SURABAYA PAGI, Madiun — Cakupan Program  Makan Bergizi Gratis (MBG)  di Kabupaten Madiun kian diperluas seiring bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan …

Alami Kecelakaan Lalulintas, 21 Tahun Lalu, Kakek Usia 95 Tahun Mengakhiri Hidup dengan Gantung Diri

Alami Kecelakaan Lalulintas, 21 Tahun Lalu, Kakek Usia 95 Tahun Mengakhiri Hidup dengan Gantung Diri

Sabtu, 07 Feb 2026 13:24 WIB

Sabtu, 07 Feb 2026 13:24 WIB

SURABAYA PAGI, Blitar- Keman, kakek berusia 95 tahun warga Desa Purworejo Kec.Sanankulon Kabupaten Blitar di ketahui gantung diri di ruang tamu rumahnya,…

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …