Pemkab Magetan Gelar Uji Coba IP Padi 400

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pencanangan uji coba IP padi 400 di Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Foto: Diskominfo Kabupaten Magetan.
Pencanangan uji coba IP padi 400 di Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Foto: Diskominfo Kabupaten Magetan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Magetan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, Jawa Timur, melakukan uji coba Indeks Pertanaman (IP) Padi 400 atau penanaman padi empat kali setahun untuk menggenjot produksi padi. Hal itu juga bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Magetan Uswatul Chasanah mengatakan, uji coba dilakukan di lahan sawah seluas 2 hektare di Desa Krowe Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Sabtu (18/3/2023).

Adapun pencanangan penanaman telah dilakukan oleh Bupati Magetan Suprawoto bersama perwakilan Forkopimda pada Jumat (17/3/2023).

"Upaya IP Padi 400 ini menindaklanjuti program dari Kementerian Pertanian tentang upaya meningkatkan stok beras nasional agar semakin tangguh menghadapi imbas pandemi COVID-19 dan perubahan iklim," kata Uswatul Chasanah, Sabtu (18/3/2023).

Uswatul menuturkan, pemilihan sawah Desa Krowe sebagai lokasi uji coba karena telah melalui pertimbangan berbagai faktor. Di antaranya pH tanah yang netral dan irigasi air di desa tersebut terus mengalir setahun penuh.

"Diharapkan dengan pemberian pupuk kompos yang tepat serta adanya pembinaan, akan membuat sawah dapat ditanami hingga empat kali panen," ujar Uswatul.

Perempuan yang akrab disapa itu berharap, uji coba IP Padi 400 di Desa Krowe dapat berhasil sehingga dapat menggenjot produktivitas padi di Magetan.

"Jika ini berhasil maka akan menjadi percontohan dan akan diterapkan di persawahan lainnya di Magetan," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, program percepatan tanam IP 400 merupakan salah satu terobosan pemerintah pusat dalam menghadapi anomali perubahan iklim agar persediaan pangan tetap terjaga.

Pasalnya, stok persediaan beras bagi rakyat Indonesia tidak akan mampu tercukupi jika hanya didukung dengan luas lahan yang tetap atau bahkan cenderung semakin menurun.

Kementerian Pertanian menilai, peningkatan IP Padi menjadi 400 merupakan salah satu cara untuk meningkatkan produksi beras sehingga Indonesia bisa swasembada pangan tanpa perlu melakukan impor beras lagi.

IP Padi 400 menggunakan terobosan teknologi melalui dukungan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) serta mengedepankan Pengendalian Hama Terpadu (PHT).

Selain itu, cuaca dan ketersediaan air yang tidak bisa diprediksi mendorong untuk segera dilakukan penanaman. Dengan IP 400, pertanian bisa memanfaatkan sumber daya air dan sinar matahari secara maksimal. mgt

Berita Terbaru

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai wujud peduli sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mulai memberlakukan gerakan Batu Pilah Sampah dari Rumah menjadi tiga…

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena cuaca yang cenderung kering membuat kualitas daun tembakau relatif baik, namun pasokan air yang terbatas menyebabkan hasil…

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mencatat adanya kenaikan sekitar 2 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya, yakni dari 10,19…

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang menegaskan adanya keterlambatan distribusi seragam gratis bagi…

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com,Ponorogo — Keluarga Menika Susanti, warga Dukuh Krajan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, hingga kini masih menunggu k…

Usai Dinas Kominfo, Kini Giliran Kantor Dinas Perdagangan Kota Madiun Yang Digeledah KPK

Usai Dinas Kominfo, Kini Giliran Kantor Dinas Perdagangan Kota Madiun Yang Digeledah KPK

Kamis, 01 Okt 2026 12:28 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:28 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Mad…