Studi: Awal Pandemi, Kematian Terkait Kehamilan Meningkat 40%

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Kematian terkait kehamilan mengalami lonjakan sebesar 40 persen di Amerika Serikat (AS) pada masa-masa awal pandemi Covid-19. Data terbaru mengungkapkan bahwa seluruh peningkatan ini berkaitan dengan Covid-19.

Temuan mengenai lonjakan kematian terkait kehamilan selama pandemi Covid-19 ini diungkapkan dalam data terbaru yang dirilis oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Kematian terkait kehamilan merupakan kematian yang dialami oleh wanita saat hamil, melahirkan, atau sesaat setelah melahirkan.

Berdasarkan data terbaru dari CDC ini, ada 1.205 kasus kematian terkait kehamilan yang terjadi di AS pada 2021. Peningkatan kasus kematian terkait kehamilan paling tinggi terjadi pada kelompok wanita berkulit hitam.

Peran Covid-19 sebagai pemicu lonjakan kematian terkait kehamilan juga disoroti dalam sebuah studi yang dipublikasikan pada jurnal Obstetrics & Gynecology dilansir dari kutip www.webmd.com, Minggu (19/3/2023). Studi ini menemukan bahwa ibu hamil yang belum divaksinasi memiliki peluang lebih besar untuk terkena Covid-19 bergejala berat.

Peningkatan kasus kematian dinilai berkaitan pula dengan ketersediaan layanan kesehatan bagi para ibu hamil. Menurut studi, layanan sebelum dan setelah persalinan sempat mengalami gangguan yang signifikan di masa-masa awal pandemi Covid-19.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), beragam laporan dan studi menunjukkan bahwa ibu hamil berisiko lebih besar untuk mengalami Covid-19 berat dibandingkan wanita yang tak hamil. Ibu hamil dengan Covid-19 juga memiliki kemungkinan lebih besar untuk dirawat di ICU, membutuhkan alat ventilator, atau mengalami kematian.

"Meski begitu, risiko sakit berat dan kematian secara keseluruhan untuk ibu hamil terbilang rendah," ujar ACOG melalui laman resminya.

Risiko Covid-19 berat yang lebih tinggi pun ditemukan pada ibu hamil dengan komorbid, seperti obesitas atau diabetes gestasional. Risiko yang sama juga dimiliki oleh wanita dengan komorbid yang tak hamil.

Di sisi lain, ACOG mengungkapkan bahwa Covid-19 dapat mempengaruhi risiko komplikasi kehamilan. Berdasarkan beragam laporan, ibu hamil yang terkena Covid-19 memiliki risiko lebih besar terhadap komplikasi kehamilan dibandingkan ibu hamil tanpa Covid-19.

Komplikasi-komplikasi tersebut berkaitan dengan tekanan darah tinggi, perdarahan postpartum yang berat, atau infeksi lain. Peningkatan risiko komplikasi kehamilan ini tampak lebih signifikan pada ibu hamil yang mengalami Covid-19 bergejala sedang dan berat.hlt/hml

Tag :

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…