Kesalahan Umum yang Dilakukan Saat Mencuci Tangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Cuci tangan merupakan salah satu langkah pencegahan penularan penyakit yang sangat dianjurkan. Namun, beberapa kesalahan saat mencuci tangan justru dapat meningkatkan risiko terjadinya penularan kuman, seperti norovirus atau influenza.

Menurut beberapa dokter dan tenaga kesehatan lain, ada lima kesalahan paling umum yang dilakukan saat mencuci tangan. Berikut ini adalah lima kesalahan tersebut, seperti dilansir laman Best Life, beberapa waktu lalu:

Kurang sabun atau hanya andalkan hand sanitizer. Bila tak ada air dan sabun, hand sanitizer memang bisa menjadi alternatif untuk membersihkan tangan sementara. Akan tetapi, alkohol tidak bisa membunuh semua jenis kuman secara menyeluruh.

"Dan (hand sanitizer) juga tak seefektif mencuci tangan dengan sabun dan air," kata pendiri bioReigns, Devin Stone ND.

Penggunaan sabun saat mencuci tangan pun tak boleh terlalu sedikit. Gunakan sabun dalam jumlah yang cukup untuk memastikan seluruh tangan terlapisi oleh sabun saat mencuci tangan.

Tidak menyeluruh. Banyak orang yang hanya berfokus pada telapak tangan saat mencuci tangan. Padahal, kuman juga bisa bersarang di banyak area tangan lain, seperti ujung jari dan bawah kuku. Area sela-sela jari, sekitar kutikula, serta area kulit yang tertutup aksesoris seperti cincin atau jam tangan juga perlu dikenai sabun saat mencuci tangan.

"Penting bahwa cuci tangan harus mencakup semua permukaan di kedua sisi tangan Anda," kata peneliti dari GOJO Industries, Dawn Yeomans PhD.

Durasi mencuci tangan dengan sabun yang direkomendasikan adalah sekitar 20 detik. Kurang dari itu, aktivitas mencuci tangan akan kurang efektif. Bila sulit untuk menghitung 20 detik saat mencuci tangan, coba nyanyikan lagu "Happy Birthday" sebanyak dua kali.

Menyentuh keran setelah cuci tangan. Keran merupakan area yang kerap disentuh saat tangan dalam kondisi kotor. Oleh karena itu, menyentuh keran setelah mencuci tangan bisa kembali mengontaminasi tangan. Sebagai alternatif, keringkan tangan terlebih dahulu dengan handuk atau tisu setelah mencuci tangan. Setelah itu, gunakan handuk atau tisu untuk memutar keran agar air tak terus mengalir.

Menggunakan handuk kotor. Tangan yang basah bisa menjadi media penyebar kuman. Karena itulah, penting untuk mengeringkan tangan setelah mencucinya dengan air. Namun, hindari mengeringkan tangan dengan handuk yang kotor atau sudah dipakai berulang kali. Handuk seperti ini biasanya menjadi sarang kuman dan bisa membuat tangan yang bersih kembali terkontaminasi.hlt/cci

Tag :

Berita Terbaru

Haji Rofik dicopot dari Anggota Banggar DPRD Jatim, diganti Nurul Huda

Haji Rofik dicopot dari Anggota Banggar DPRD Jatim, diganti Nurul Huda

Senin, 14 Sep 2026 14:06 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur tiba-tiba mencopot Haji Rofik dari anggota Badan Anggaran DPRD Jatim. Keputusan i…

Berkah Bendungan Mengering, Petani di Ngawi Panen Padi hingga Jagung

Berkah Bendungan Mengering, Petani di Ngawi Panen Padi hingga Jagung

Senin, 14 Sep 2026 13:20 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Momentum musim kemarau justru membawa berkah bagi petani setempat, salah satunya Bendungan Sangiran di Desa Sumberbening, Kecamatan…

Perkuat Integrasi LP2B, Pemkab Tuban Jaga Lahan Pertanian Tetap Produktif

Perkuat Integrasi LP2B, Pemkab Tuban Jaga Lahan Pertanian Tetap Produktif

Senin, 14 Sep 2026 13:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban terus memperkuat komitmen perlindungan lahan pertanian melalui pengintegrasian Lahan Pertanian…

Pemkab Jember Matangkan Skema Parkir Berlangganan Terintegrasi Samsat

Pemkab Jember Matangkan Skema Parkir Berlangganan Terintegrasi Samsat

Senin, 14 Sep 2026 13:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Demi menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dan menekan potensi kebocoran retribusi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember…

Hanguskan 478 Hektare, Karhutla Gunung Butak Meluas ke Gunung Kawinajang

Hanguskan 478 Hektare, Karhutla Gunung Butak Meluas ke Gunung Kawinajang

Senin, 14 Sep 2026 13:17 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Hingga Minggu (13/9/2026) malam, Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Butak hingga Gunung Kawinajang di…

Viral Bikin Geli, Ditemukan Ulat Hidup di Menu MBG Siswa SMA Jombang

Viral Bikin Geli, Ditemukan Ulat Hidup di Menu MBG Siswa SMA Jombang

Senin, 14 Sep 2026 13:15 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memang kerap dikeluhkan sejumlah siswa. Namun, kali ini ada yang membuat geli hingga viral…