Ahli: Skincare Lebih Mudah Meresap Saat Kulit Setengah Basah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Bogor - Dalam memakai produk skincare, tentunya ada syarat tertentu agar hasilnya lebih optimal pada kulit. Ternyata, kondisi kulit dalam keadaan setengah basah lebih optimal dibandingkan kering saat memakai skincare.

Menurut dr Shindy Putri selaku owner brand skincare Reglow Indonesia, setiap orang memang punya waktu penguapan kulit yang berbeda-beda. Tetapi, kurang lebih berkisar antara 30 detik sampai satu menit.

"Wajah harus dalam keadaan setengah basah saat pakai skincare, jadi tidak nunggu sampai kering banget," kata dr Shindy dalam peluncuran night cream Reglow di Bogor, Jawa Barat, Minggu (19/3/2023).

Sebelum mengaplikasikan produk perawatan kulit wajah, cuci wajah dengan cara diusap lembut. Jangan menggosok wajah karena bisa merusak sawar kulit.

Lalu, dalam kondisi kulit setengah basah atau lembap, aplikasikan serum. Dengan begitu kulit masih bekerja menyerap kandungan serum.

Setelah itu, tunggu kembali. Beri jeda sampai kulit dalam kondisi setengah kering, baru pakai lapisan skincare lainnya.

"Setelah serum, bisa pakai kipas kecil sampai setengah basah, baru pakai night cream jadi lebih optimal," kata dr Shindy.

Menurut dr Shindy, orang kerap kali menunggu wajah sampai kering atau sebaliknya malah tidak ada jeda saat memakai skincare berlapis. Padahal, memakai skincare diperlukan teknik jeda agar kandungannya meresap lebih baik.

"Memang butuh kesabaran dan waktu, penggunaan skincare sebenarnya untuk brand apa pun butuh kesabaran," ujar dia.

Tag :

Berita Terbaru

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya menghadapi kekeringan di Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah menyiapkan berbagai…