Tanda Umum Seseorang Terjebak dalam Ikatan Trauma

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Situasi traumatis sering membuat seseorang menjauh atau mengisolasi diri. Namun terkadang, hal itu juga dapat mendekatkan mereka dalam ikatan trauma, hubungan tidak sehat antara pelaku dan korbannya.

“Ini menggambarkan ikatan atau hubungan dengan pelaku yang menyebabkan trauma dalam hidup kita,” kata seorang konselor klinis yang berspesialisasi dalam trauma, Cecile Tucker, dilansir laman USA Today.

Misalnya dalam hubungan yang kasar atau toxic, seseorang mungkin menjadi terhubung, memahami, atau bahkan menjadi defensif terhadap orang yang berbuat hal itu pada mereka. Untuk menyembuhkan dari hubungan yang kasar atau toxic, penting untuk mengenali apa itu ikatan trauma.

Dalam hubungan yang berkaitan dengan ikatan trauma, saat-saat kesusahan dan devaluasi sering kali disandingkan dengan ingatan positif atau intim yang terputus-putus sehingga sulit untuk meninggalkan situasi toxic tersebut. Korban akan mencoba untuk merasionalisasi atau membenarkan hal buruk yang mereka alami sehingga membentuk keterikatan emosional dengan pelakunya.

“Ikatan trauma adalah saat Anda menghubungkan dan mengasosiasikan pelaku trauma atau kekerasan dengan cinta,” kata Tucker. 

Meskipun umumnya mengacu pada hubungan romantis, ikatan trauma dapat muncul dalam dinamika apa pun dengan ketidakseimbangan kekuatan. Ikatan trauma juga bisa terjadi dalam kondisi seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pelecehan anak, pelecehan narsistik, penculikan, perdagangan manusia, hingga pemujaan berlebih. 

Tanda-tanda umum bahwa seseorang terjebak dalam ikatan trauma meliputi: Ketergantungan pada pelaku, bertahan, atau membuat alasan kepada orang lain untuk pelaku, rasionalisasi atau membenarkan perilaku pelaku, mengisolasi diri dari teman dan keluarga melalui manipulasi dan gaslighting, menyalahkan diri sendiri atau percaya bahwa pelecehan itu adalah kesalahan mereka sendiri.

Tidak semua orang yang mengalami pelecehan akan mengembangkan ikatan trauma. Namun Tucker mengatakan, itu bisa menjadi cara maladaptif bagi otak seseorang untuk menangani atau bertahan dari trauma. Dia memperingatkan, terlalu lama berada dalam situasi toxic dan traumatis dapat menimbulkan konsekuensi kesehatan mental dalam jangka panjang. Ini termasuk peningkatan risiko PTSD, kecemasan, penggunaan narkoba, dan depresi.

Membebaskan diri dari ikatan trauma bisa menjadi proses yang sulit selama puluhan tahun. National Domestic Violence Hotline (NDVH) Amerika Serikat memberikan beberapa saran kepada mereka yang masih berjuang terlepas dari hal itu:

Jangan mengompromikan kebenaran untuk janji-janji semu. “Artinya, Anda harus jujur pada diri sendiri tentang perilaku pasangan terhadap Anda telah memengaruhi Anda pada masa lalu, saat ini, dan mungkin kemudian hari, tanpa mengabaikan kenyataan ini,” kata NDVH.

Waspada dan akui apa yang sedang dialami. Anda perlu mengingatkan diri sendiri dan merenungkan dampaknya. Hindari self-talk negatif. Rangkul pembenaran diri yang positif dengan mengelilingi diri Anda dengan sistem pendukung yang kuat. “Cobalah sesuatu seperti: 'Saya pintar, karena saya mengambil langkah untuk menyelamatkan masa depan saya saat ini',” kata NDVH.hlt/trm

Tag :

Berita Terbaru

The Nook Cafe Jadi Simbol Konspirasi Orang Dalam, KI Jatim Ikrarkan Keterbukaan Dokumen

The Nook Cafe Jadi Simbol Konspirasi Orang Dalam, KI Jatim Ikrarkan Keterbukaan Dokumen

Rabu, 15 Jul 2026 19:38 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Putusan Komisi Informasi (KI) Jawa Timur atas sengketa tata ruang Graha Famili bukan sekadar perkara dokumen. Di balik gugatan…

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengalokasikan anggaran jumbo berkisar Rp 80 hingga Rp 90 miliar untuk proyek perbaikan…

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo memastikan sudah mengantongi nama bakal calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi anggaran…

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melalui upacara, Rabu…

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Peredaran rokok ilegal di Lamongan menjamur. Hal itu terbukti dengan keberhasilan petugas mengamankan 3.040 rokok tanpa cukai itu…

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Transformasi Bank Madiun dari Perumda menjadi Perseroda ( PT BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun) tinggal tunggu izin operasional dari …