Pemkot Pasuruan Tata Ulang Parkiran di Kawasan Alun-alun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Pasuruan Gus Ipul saat berdialog bersama warga dalam penataan parkir di Alun-alun kota Pasuruan.
Wali Kota Pasuruan Gus Ipul saat berdialog bersama warga dalam penataan parkir di Alun-alun kota Pasuruan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Ruwetnya penataan PKL dan parkir di lingkungan Alun - alun Kota Pasuruan pasca revitalisasi menjadi perhatian serius Walikota Pasuruan Drs H Saifullah Yusuf. Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur itu harus turun langsung ke lapangan untuk mengetahui permasalahan yang muncul, Senin (27/03) sore.

Menurutnya, permasalahan yang muncul ada tiga yakni, masalah parkir, penataan PKL dan becak. Pertama, masalah parkir, penataannya masih kelihatan semerawut. Dan untuk pemasukan terhadap APBD dan dampaknya terhadap peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) belum nampak.

"Ini yang diperiksa BPK. Ini juga menjadi MCP (Monitoring Center of Prevention) KPK," ujar Gus Ipul sapaan akrab Saifullah Yusuf.

Kedua, Penataan PKL (pedagang kaki lima). Ini adalah yang paling rumit. Pemerintah sudah menata sedemikian rupa untuk menghadapi bulan Ramadhan. Para PKL ditempatkan di sepanjang jalan seberang alon-alon.

Awalnya semuanya setuju. Namun tiba-tiba mereka protes kepada Gus Ipul yang saat itu sedang memantau penataan alon-alon, Senin (27/03) sore. Mereka menuntut untuk kembali berjualan di sepanjang jalan tepian alun-alun.

Akhirnya Gus Ipul mengabulkan tuntutan PKL dengan catatan, hanya dimasa bulan Ramadhan dan setelah lebaran akan kembali ke lokasi semula. Syarat yang kedua, Gus Ipul meminta para PKL menggelar dagangannya tidak nempel trotoar.

"Pedagang harus mengambil jarak dari trotoar agar tidak ada kesan menutupi keindahan Alun - alun. Kita sudah upaya memberi dukungan rombong atau mereka bisa mengganti rombongnya lebih baik lagi supaya tidak terkesan kumuh. Kita harus bersihkan kekumuhan alon-alon secara bertahap," ucap Sekjen PB NU ini.

Kemudian yang ketiga adalah masalah becak. Bagaimana becak nanti tidak mengganggu arus lalulintas semestinya, dan tempat parkirnya, serta bagaimana menaikan dan menurunkan penumpang.

"Masalah becak Ini membuat pandangan secara umum sedikit semerawut, agak kumuh dan dampaknya terhadap PAD belum terasa," urai Gus Ipul.

Dari permasalahan tersebut, Gus Ipul menegaskan bahwa pemerintah tidak akan pernah berhenti melakukan penataan alun-alun. Simulasi akan terus dilakukan hingga mendapatkan konsep yang pas dan final.

"Kita sudah berdialog dengan PKL mereka ada keberatan keberatan kita dengarkan keberatannya. Kemudian parkir juga kita dengar keberatannya. Sejumlah pihak yang menyampaikan keberatan kita dengarkan dengan baik, nanti akan kita rumuskan lagi, kita simulasikan lagi, kita akan coba terus menerus sampai habis lebaran, mudah mudahan sudah ada konsep yang final," jelasnya. ris/wo

Berita Terbaru

Sedang Isi BBM, Buronan Kasus Fidusia Oktavanus Katili Diciduk Tim Tabur Kejari Surabaya

Sedang Isi BBM, Buronan Kasus Fidusia Oktavanus Katili Diciduk Tim Tabur Kejari Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 07:21 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 07:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pelarian terpidana kasus tindak pidana fidusia, Oktavanus Katili, akhirnya berakhir di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. T…

HUT Jatim Tak Sekadar Seremoni, Ada Servis Motor, Pasar Murah hingga Bantuan Air Bersih

HUT Jatim Tak Sekadar Seremoni, Ada Servis Motor, Pasar Murah hingga Bantuan Air Bersih

Selasa, 06 Okt 2026 21:03 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 21:03 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang berlangsung Oktober …

Usai Keributan Pasar Buah Tanjungsari, Terdakwa Sebut Korban Beraktivitas Normal

Usai Keributan Pasar Buah Tanjungsari, Terdakwa Sebut Korban Beraktivitas Normal

Selasa, 06 Okt 2026 20:20 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Fakta baru terungkap dalam sidang perkara dugaan pengeroyokan terhadap Louis Prasetyo di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (…

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 6 Oktober 2026 – Selama 2,5 tahun hadir di Indonesia, From This Island berkomitmen mengalokasikan 1% dari total penjualan produk m…

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 5 Oktober 2026 – VinFast VF 3, mini SUV asal Vietnam, berhasil meraih penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” untuk kategori Passe…

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan terus mendorong kreativitas generasi muda dan masyarakat dalam…