ANALISA BERITA

Blunder Ganjar dan PDIP Jadi Petaka Elektabilitas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dedi Kurnia Syah, Pengamat politik atau Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO)
Dedi Kurnia Syah, Pengamat politik atau Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO)

i

 SURABAYAPAGI, Jakarta - Saya menilai blunder Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang menolak timnas Israel berlaga di Piala Dunia U20 menjadi petaka bagi elektabilitas kader PDIP tersebut. Hal itu karena sikap Ganjar dinilai publik sebagai salah satu penyebab batalnya Indonesia menjadi tuan rumah perhelatan olahraga lima tahunan tersebut.

Hal ini bisa diartikan sebagai petaka elektabilitas Ganjar, ia tidak mampu mengendalikan ambisinya sebagai tokoh yang sedang gandrung simpati, tetapi gagal menyatakan gagasan dan ide yang lebih besar.

Meski begitu, bisa juga terjadi pascasikap Ganjar di Piala Dunia U20, yang bersangkutan maupun PDIP malah mendapat tambahan simpati dari kelompok pemilih pro-Palestina. Hanya saja, pemilih pro-Palestina sudah cukup kuat di partai berbasis Islam seperti PKS.

Sehingga upaya PDIP dan Ganjar justru akan dianggap sebatas mencari panggung di waktu yang tidak tepat. Situasi ini bisa saja simpati didapat, tetapi tidak menambah pemilih.

Sebaliknya, pemilih PDIP yang selama ini lebih terbuka terhadap Israel justru mempertanyakan sikap partai yang tidak seperti biasanya. Bahkan, untuk urusan sepak bola yang miliki jumlah penggemar cukup banyak, mereka bisa berganti kecewa dengan sikap PDIP dan Ganjar.

Artinya, simpati yang di dapat tidak menambah suara, pemilih loyal yang sudah ada cenderung kecewa dan meninggalkan Ganjar juga PDIP.

Saya juga menilai, situasi yang terjadi saat ini murni kesalahan Ganjar yang tidak dapat menimbang dalam mengeluarkan pernyataan. Apalagi, penolakan Ganjar menunjukkan dia tidak paham soal kolektivitas pemerintah.

Memahami situasi itu, ini murni kesalahan Ganjar yang tidak menimbang dalam statemen. Ganjar pun sebenarnya sebagai kepala daerah tidak miliki kewenangan terkait itu, Ganjar jelas hanya memikirkan nasib politiknya sendiri.

Selain itu, gelaran Piala Dunia U20 yang seharusnya menjadi materi propaganda Jokowi di tengah situasi ekonomi yang memburuk penting untuk reputasi pemerintah. Sehingga kegagalan itu jelas mengecewakan bagi Jokowi. Dan PDIP dianggap sebagai dalang, maka relasi Jokowi dan PDIP bisa saja terganggu.

(Lewat keterangannya yang dikutip dari laman Republika.co.id Jumat (31 Maret 2023)

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…