Curhat Diremehkan Saat Review Restoran, Food Vlogger Mgdalenaf Malah Panen Cibiran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Food vlogger Magdalena Fridawati atau lebih dikenal Mgdalenaf. SP/ SBY
Food vlogger Magdalena Fridawati atau lebih dikenal Mgdalenaf. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Food vlogger Magdalena Fridawati atau lebih dikenal Mgdalenaf tengah menjadi sorotan dan panen hujatan di media sosial lantaran dirinya dianggap hanya numpang makan gratis dengan jumlah followers yang dimilikinya.

Dalam curhatannya, Magdalena merasa dirinya dipandang sebelah mata oleh pemilik restoran yang tempatnya akan direview. Meskipun jumlah followers Instagramnya mencapai 2,4 juta dan YouTube 4,2 juta.

Viralnya dirinya saat ini, bermula dari sebuah video podcast-nya bersama YouTuber Samuel Christ, Magdalena menceritakan kisahnya sebagai food vlogger yang dipandang sebelah mata hingga ditolak oleh salah satu tempat makan yang didatanginya pada tahun lalu. 

Salah satu ucapan Mgdalenaf dalam podcast tersebut diunggah kembali di TikTok @miliardermudaindonesia. Tak hanya itu, video ini pun juga diambil potongannya lagi dan disebar ulang oleh akun Twitter @nagacentil yang berujung viral.

Dalam cuplikasm video tersebut, Magdalena menceritakan jika hingga saat ini, yang mana jumlah followers dia sudah cukup besar di hampir seluruh platform media sosial, tidak mendapat perlakuan khusus sebagai food vlogger.

"Aku pernah ya ini fun fact loh. Aku tahun lalu mau datang ke tempat makan, aku udah nunjukkin followers aku berapa, bisa ngebantu sejauh apa gitu kan. 'Iya tapi kan ini bisnis gitu kan, saya dikasih apa'," kata Magdalena, Minggu (02/04/2023).

Menurut Magdalena, pemilik restoran yang meremehkan dia tidak tahu betapa bernilai efek dari reviewnya.

Kejadian yang menurutnya tidak hanya sekali dua kali dialaminya itu membuat Magdalena merasa profesinya sebagai food vlogger di Indonesia belum begitu dihargai.

"Itu sering banget, aku tuh masih sering dipandang sebelah mata banget. Apalagi temen-temen aku yang lebih kecil lagi secara media, aku sering banget dapat cerita kayak ditolak gitu," ujarnya.

Alih-alih mendapat dukungan, cuitan tersebut justru mendatangkan hujatan dari warganet karena beberapa tidak percaya.

"Monster marketing modelan begini biasanya mirip kentut. Bau banget di awal, habis itu hilang tak berbekas. Tak diingat," balas @SarangNgoceh***. dsy/sr/kmp/oz

 

Berita Terbaru

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…

Dongkrak PAD hingga 10 Persen, Digitalisasi Parkir di Kota Surabaya Berjalan Efektif

Dongkrak PAD hingga 10 Persen, Digitalisasi Parkir di Kota Surabaya Berjalan Efektif

Senin, 15 Jun 2026 12:46 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota setempat mencatat adanya tren kenaikan Pendapatan Asli…

Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Nomor 2 se Jawa Timur

Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Nomor 2 se Jawa Timur

Senin, 15 Jun 2026 12:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Angka pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lamongan mengalami tren positif. Tren ini dibuktikan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi…

Perkuat Karakter Generasi Muda Hindu, Pemkot Surabaya Buka Utsawa Dharma Gita 2026

Perkuat Karakter Generasi Muda Hindu, Pemkot Surabaya Buka Utsawa Dharma Gita 2026

Senin, 15 Jun 2026 12:33 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti upaya memperkuat karakter generasi muda Hindu sekaligus melestarikan sastra, seni, dan budaya keagamaan Hindu yang…