Jokowi Curhat Pusingnya "Urus" Sepak Bola ke Ketum 5 Parpol

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Jokowi ditemani Ketua PSSI, Erick Thohir, saat mengunjungi latihan terakhir timnas U-20 sebelum dibubarkan di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (1/4/2023).
Presiden Jokowi ditemani Ketua PSSI, Erick Thohir, saat mengunjungi latihan terakhir timnas U-20 sebelum dibubarkan di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (1/4/2023).

i

7 Pemain Timnas U-20 akan Dipanggil Perkuat Timnas SEA Games 2023 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sejak Sabtu (1/4/2023), Timnas Indonesia U-20 dinyatakan bubar secara resmi. Ternyata masyarakat sedih juga. Ini ditampakkan hingga Minggu pagi di lini masa Twitter.

Presiden Joko Widodo juga sedih. Jokowi malah blak blakan mengaku dibuat pusing dalam waktu dua pekan gara-gara Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Padahal, kata Jokowi pengajuan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 sangat sulit.

"Tapi yang urusan bola ini memang pusing saya dua minggu ini gara-gara bola, pusing betul, karena apa pun itu sudah, sulitnya sangat sulit sekali untuk bisa menjadi tuan rumah itu," kata Jokowi dalam sambutannya di acara Silaturahmi Ramadan di kantor DPP PAN, Jalan Warung Buncit Raya, Jaksel, Minggu (2/4/2023).

Hadir mendengar kesedihan Jokowi, Plt Ketum PPP Mardiono, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, hingga Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Dalam pertemuan dengan Jokowi, PAN mengundang 5 ketua umum partai politik pro pemerintahan. Ini karena Ketum DPP PDIP Megawati, sedang berkunjung ke Jepang.

Jokowi menceritakan ada puluhan negara yang mengajukan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Jokowi menyebutkan, selama tiga tahun, pemerintah telah menyiapkan infrastruktur dan memperbaiki fasilitas demi gelaran Piala Dunia U-20.

"Yang mengajukan buka satu dua tiga, puluhan, negara mengajukan dan kita juga ikut mengajukan, lobi sana lobi sini menyampaikan kesiapan infrastruktur fasilitas fasilitas kita, akhirnya terakhir 3 negara dan kita dipilih, kita menyiapkan 3 tahun, lapangannya dicat perbaiki, dicat lagi diperbaiki dicat lagi, tidak semudah itu," kata Jokowi.

 

Sindir Tanda Tangan Kepala Daerah

Jokowi juga menyindir sejumlah kepala daerah yang telah menandatangani komitmen sebagai tuan rumah saat bidding Piala Dunia U-20 tahun 2019 lalu.

"Provinsi maupun Kota yang ditunjuk itu juga ada tanda tangan juga. City host komitmen ada semuanya tanda tangan," ujar Jokowi.

Kemudian Jokowi menyampaikan Pemerintah sudah menyiapkan perhelatan itu selama tiga tahun. Persiapannya meliputi pengecekan lapangan, perbaikan lapangan dan pembangunan lapangan.

"Saat ini (sudah) menandatangani Guarantee Country Host dan City Host di situ sudah tercantum semuanya apa apa yang harus kita komitmen kan dan kita tanda tangan," lanjut Jokowi.

 

Indra Panggil 7 Timnas U-20

Indra Sjafri, pelatih Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2023, berencana memanggil tujuh pemain Timnas Indonesia U-20 ke dalam skuadnya.

Dari pantauan Indra Sjafri, beberapa pemain Timnas U-20 layak naik ke kelas ke Timnas U-22. Pemanggilan itu tak menjadi kendala mengingat Timnas U-20 batal bertanding di Piala Dunia U-20 akibat dicoretnya Indonesia sebagai tuan rumah.

Timnas U-22 untuk SEA Games 2023 dijadwalkan menggelar Pemusatan Latihan (TC) di Jakarta mulai 1 April hingga akhir April. Di sela-sela TC ini juga akan diselingi dengan uji coba. Beberapa calon lawannya adalah Lebanon, China, dan Tajikistan.

"Dengan batalnya Timnas U-20 mengikuti Piala Dunia U-20, saya berdiskusi dengan tim pelatih. Kami memutuskan akan panggil tujuh pemain dari timnas U-20," kata Indra Sjafri kepada wartawan.

"Mereka (tujuh pemain Timnas U-20) merupakan pemain inti. Namanya ya, tunggu dirilis," ujarnya menambahkan.

Untuk TC, Indra Sjafri sendiri selaku pelatih Timnas U-22 sudah memanggil 36 pemain. Dari daftar yang sudah dirilis PSSI, tujuh pemain Timnas U-20 belum termasuk dalam daftar 36 pemain itu.

Itu artinya tujuh pemain yang belum diketahui identitasnya itu akan menyusul bergabung ke TC. Kebetulan Indra Sjafri juga masih akan melakukan seleksi dalam TC kali ini untuk memilih pemain terbaik ke skuad final.

Timnas Indonesia U-20 gagal tampil di Piala Dunia U-20 karena dicabutnya status tuan rumah Indonesia oleh FIFA. Menyusul kemudian adalah, Timnas U-20 juga dibubarkan.

 

Disambut Kecewa Pemain

Shin Tae-yong selaku pelatih mengumumkan pembubaran timnas U-20 Sabtu (1/4) petang, usai timnas dijumpai Presiden Jokowi. Pembubaran disambut kecewa para pemain.

Dalam sesi latihan, Presiden RI Joko Widodo turut memantau anak asuh STY di lapangan. Kemudian Jokowi memberikan kata-kata penyemangat kepada seluruh pemain Timnas Indonesia yang ada di lapangan.

Shin Tae-Yong menyampaikan isi bincang-bincang dengan Jokowi di lapangan. Di satu sisi, pelatih asal Korea Selatan itu menyayangkan persiapan yang sudah disusun, pupus karena Piala Dunia junior tak jadi terlaksana di Indonesia.

"Pak presiden tadi bicara, dia selalu nonton pertandingan timnas dan melihat perkembangan yang baik tapi sangat disayangkan piala dunia tidak bisa digelar dan kita tidak bisa ikut," ucap Shin Tae Yong.

Dihapusnya status tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 otomatis tak ada tempat bagi skuad Garuda Nusantara untuk tampil di ajang dua tahunan tersebut.

FIFA menyatakan tuan rumah baru akan segera ditentukan. Sejauh ini baru Argentina yang menyampaikan proposal resmi sebagai pengganti tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

 

Reaksi Netizen

Reaksi netizen Indonesia tentu sedih, hal itu terlihat dalam lini masa Twitter yang seliweran sampai Minggu pagi ini (2/4/2023). Tampak FIFA masih jadi trending topic dengan 70 ribu tweet.

Beragam komentar netizen pun bermunculan usai Timnas Indonesia U-20 resmi dibubarkan setelah bertemu Jokowi: "Para gubernur yang kemarin tidak ada yang minta maaf," ucap seorang netizen.

"Semoga bisa lolos Olimpiade 2024," ujar netizen lainnya.

"Terima kasih buat penggawa Garuda U-20, coach, beserta staff kepelatihan dll atas perjuangannya selama ini buat PILDUN U-20 yang akhirnya malah gagal di laksanakan di Indonesia sampai bertemu di event selanjutnya semangat terus," kata warganet lainnya.

"Kontrak STY dan jajaran pelatih lainnya dengan jangka panjang, percaya STY," ujar netizen lainnya.

"Buat adik-adik yang gagal main di Pildun, kejarlah mimpi kalian main abroad lah, jangan main di liga dagelan ya," kata netizen lainnya.

Netizen merasa kecewa, sedih dan nyesek hatinya karena Timnas U-20 bubar. Seolah-olah, tidak ada hentinya kabar buruk datang bertubi-tubi menimpa persepakbolaan di Tanah Air.

"Kalau timnas yg bubar kita semua sedih karna timnas mewakili negara bukan daerah bgstttt..," kata @Nantibentar****.

"Jujur, sebage orang yang ngikutin proses panjang yang dilalui tim ini, rasanya nyesek karena akhirnya Timnas U-20 harus dibubarkan tanpa melalui satu pertandingan pun di Piala Dunia U-20 2023. ���," ujar @gild***.

"Bertahun2 berlatih mempersiapkan dan akhirnya dibubarkan, dan masih ada yg menghujat. Tetap semangat timnas! Netizen jg harus sekolah," kata @mahardi*** memberi semangat.

"Taunya FIFA batalin Indo jadi tuan rumah cuman april mop, sekarang menurut ussfeed timnas u20 dibubarkan taunya april mop juga," @saltdcaram*** berangan-angan ini cuma April Mop, tapi sayang bukan.

"TimNas U20 Telah Dibubarkan. PD U20 Tak Usah Tayang Di Indonesia #pialaduniau20indonesia," ungkap kecewa @whara. n erc/jk/cr3/rmc

Berita Terbaru

Tekan Risiko Pergaulan Menyimpang, Kemenag Trenggalek Sigap Upayakan Literasi Gender

Tekan Risiko Pergaulan Menyimpang, Kemenag Trenggalek Sigap Upayakan Literasi Gender

Senin, 06 Apr 2026 13:26 WIB

Senin, 06 Apr 2026 13:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Dalam rangka menekan pergaulan bebas yang menyimpang bagi remaja, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Trenggalek…

Maraknya Kebijakan WFH, Pemkab Tulungagung Tetap Terapkan Wajib Masuk Kantor

Maraknya Kebijakan WFH, Pemkab Tulungagung Tetap Terapkan Wajib Masuk Kantor

Senin, 06 Apr 2026 13:24 WIB

Senin, 06 Apr 2026 13:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Pusat terkait pelaksanaan Work From Home (WFH) untuk menghemat BBM imbas perang antara…

Heboh! Gelombang Keresahan Iklan Videotron 'Aku Harus Mati' di Surabaya, Kini Dicopot

Heboh! Gelombang Keresahan Iklan Videotron 'Aku Harus Mati' di Surabaya, Kini Dicopot

Senin, 06 Apr 2026 12:19 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini warga Kota Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur juga diresahkan dengan adanya videotron (iklan) promosi film horor…

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai wujud komitmen KAI Daop 7 Madiun kepada penumpang KA, tidak perlu khawatir jika barang barang miliknya tertinggal di kereta…

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini hujan deras disertai angin kerap melanda daerah Jawa Timur, tak terkecuali di Kabupaten Ponorogo yang mengakibatkan…

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebentar lagi para pelajar di setiap sudut Kota Madiun akan bersiap menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 yang…