KPPN Malang Catat Realisasi Belanja APBN Capai Rp3,03 T

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala KPPN Jatim Rintok Juhirman. Foto: KPPN Malang.
Kepala KPPN Jatim Rintok Juhirman. Foto: KPPN Malang.

i

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di wilayah pembayaran Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Malang sampai dengan Maret 2023 tercatat sebesar Rp3,03 triliun.

Adapun wilayah pembayaran KPPN Malang meliputi Kota Malang, Kota Batu, Kota Pasuruan, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Pasuruan.

Kepala KPPN Malang Rintok Juhirman mengatakan bahwa jumlah realisasi tersebut setara dengan 21,75 persen dari total pagu yang sebesar Rp13,94 triliun

“Bila dibanding dengan periode yang sama tahun lalu, mengalami pertumbuhan persentase sebesar 3,91 persen,” kata Rintok, Senin (3/4/2023).

Dari total Rp.3,03 triliun tersebut, lanjutnya, secara rinci terdiri atas belanja pemerintah pusat yang meliputi instansi vertikal kementerian/lembaga sebesar Rp1,02 triliun atau 17,38 persen dari total pagu sebesar Rp5,87 triliun dan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp2,01 triliun atau 24,93 persen dari pagu sebesar Rp8,07 triliun. 

Rintok berharap, realisasi APBN KPPN Malang tersebut dapat menjadi stimulus ekonomi dan menciptakan efek berganda guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Malang Raya dan Pasuruan.

Secara lebih rinci, realisasi belanja pemerintah pusat di KPPN Malang sampai dengan Maret 2023 terdiri atas belanja pegawai sebesar Rp706,57 miliar atau 19,49 persen dari pagu sebesar Rp3,62 triliun.

Kemudian, belanja barang terealisasi sebesar Rp307,56 miliar atau 15,33 persen dari pagu sebesar Rp.2,01 triliun. Belanja modal terealisasi sebesar Rp6,37 miliar atau 2,84 persen dari pagu sebesar Rp224,55 miliar. Belanja Bantuan Sosial belum terdapat realisasi dari pagu sebesar Rp16,09 miliar.

Menurutnya, TKD di KPPN Malang Maret 2023 telah terealisasi sebesar Rp2,01 triliun atau 24,93 persen dari total pagu sebesar Rp8,07 triliun. Jumlah tersebut terdiri atas DAU sebesar Rp.1,26 triliun, DBH sebesar Rp.168,66 miliar, DAK Non-Fisik sebesar Rp334,11 miliar, dan Dana Desa sebesar Rp252,39 miliar.

Sementara dari sisi pendapatan negara, secara agregat terealisasi sebesar Rp27,53 triliun dan tumbuh sebesar 9,84 persen (yoy). Angka tersebut terdiri atas perpajakan sebesar Rp5,12 triliun, kepabeanan dan cukai sebesar Rp22,11 triliun, dan PNBP sebesar Rp300,47 miliar.

“KPPN terus mendorong kepada para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan pemerintah daerah agar berupaya secara maksimal dalam mengakselerasi penyerapan dana yang bersumber dari APBN secara akuntabel, guna mendorong pertumbuhan ekonomi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. mlg

Berita Terbaru

Menyusuri Lima Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

Menyusuri Lima Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

Kamis, 15 Okt 2026 18:22 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pada 2026, lima ruas jalan di Kabupaten Lamongan dibangun melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah…

Klunting, Senjata Ampuh PKK Tekan Stunting

Klunting, Senjata Ampuh PKK Tekan Stunting

Kamis, 15 Okt 2026 18:21 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Upaya penurunan stunting di Kabupaten Lamongan menunjukkan capaian positif. Prevalensi stunting yang mencapai 27,5 persen pada…

Gus Ipul Sebut Berbelanja di KDKMP Bisa Dongkrak Ekonomi dan Kesejahteraan Warga

Gus Ipul Sebut Berbelanja di KDKMP Bisa Dongkrak Ekonomi dan Kesejahteraan Warga

Kamis, 15 Okt 2026 18:20 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) merupakan program nasional, yang dirancang selain sebagai pilar utama pembangun desa,…

Serumpun Dengan Reog Ponorogo, Barongan Blora Ingin Menyusul ke UNESCO

Serumpun Dengan Reog Ponorogo, Barongan Blora Ingin Menyusul ke UNESCO

Kamis, 15 Okt 2026 18:16 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menggandeng Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, untuk mendorong kesenian Barongan B…

INVESTOR KOMITMEN WUJUDKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DAN DUKUNG KEMAJUAN EKONOMI DAERAH

INVESTOR KOMITMEN WUJUDKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DAN DUKUNG KEMAJUAN EKONOMI DAERAH

Kamis, 15 Okt 2026 18:09 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Kehadiran investasi swasta di Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan geliat positif yang diyakini mampu menjadi motor penggerak p…

5 Kebutuhan Modal Kerja Mendesak yang Terbantu Pinjaman UMKM Tanpa Jaminan

5 Kebutuhan Modal Kerja Mendesak yang Terbantu Pinjaman UMKM Tanpa Jaminan

Kamis, 15 Okt 2026 17:55 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Modal kerja adalah dana yang menjaga operasional harian usaha tetap berjalan, mulai dari stok, bahan baku, sampai biaya operasional. Dalam…