Promosikan Judi Online, Rekening Dinar Candy Pernah Dibekukan Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dinar Candy pernah promosikan situs judi online. SP/ SBY
Dinar Candy pernah promosikan situs judi online. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - DJ kondang Dinar Candy membagikan pengalamannya yang pernah mempromosikan endorse judi online berkedok games hingga dirinya dipanggil polisi dan rekening miliknya dibekukan.

"Oh iya aku pernah situs judi online aku pernah dipanggil ke Polda. Aku dipanggil ke Polda Metro Jaya 2017," kata Dinar Candy, Rabu (05/04/2023).

Rekening milik Dinar Candy pun sampai dibekukan pihak kepolisian karena mengiklankan salah satu situs judi online tersebut di akun Instagram-nya. Kala itu dirinya dibayar Rp 10 juta untuk video semenit yang diunggah di Instagram.

“Itu nggak ada kontraknya. Jadi mereka bayar dan Dinar bikin video 1 menit dan sudah kayak gitu saja. Untuk video satu menit dibayar Rp 10 juta terus dipotong sama manager artisnya Rp 2 juta, jadi totalnya Rp 8 juta,” ujar Dinar.

Menurut Dinar bayaran dari endorse dalam iklan judi Online tersebut termasuk besar hingga mencapai puluhan juta rupiah.

Sementara itu, Dinar mengaku tak tahu soal perjudian online tersebut. Meski ia tahu itu haram oleh agama, tapi Dinar sempat merasa perjudian legal. Ia pun sadar usai dipanggil ke Polda Metro Jaya dan mendapatkan peringatan dari polisi.

"Kayak gini ya aku begitu nggak apa-apa, maksudnya kita nggak tahu ya kirain ya udah boleh. Kirain secara agama tidak boleh. Aku pikir di negara kita boleh karena demokrasi boleh, nah abis itu aku ada promo terus aku dipanggil ke Polda Metro Jaya bahwa itu tidak boleh. Berapa orang ya banyakan, pokoknya semua itu selebgram banyak banget dipanggil ke Polda," papar Dinar.

"'Dik ini tuh tidak boleh', dikasih peringatan dulu. Jadi tidak boleh," kata Dinar lagi.

Rupa-rupanya bukan sekali ini saja Dinar Candy terseret kasus judi online. Sebab, pada 2019 lalu, dia juga pernah promosikan situs judi onlineSebelumnya, Dinar Candy juga pernah terlibat kasus serupa hingga harus diperiksa sebagai saksi di kepolisian.

Saat itu, Dinar hanya sekadar berikan jasa paid promote dengan mengunggah video berdurasi satu menit di akun media sosialnya.

“Aku pikir ya cuma game bola aja dan di dalamnya itu nggak ada main uang. Ternyata banyak juga kayak dia narik uang dari orang gitu,” ujarnya, dikutip dari YouTube Beepdo.

Lebih lanjut, wanita yang kini berusia 29 tahun itu mengungkap sudah banyak artis yang pernah promosikan situs ini hingga semuanya akan dipanggil sebagai saksi. dsy/dc/grd/nd/cmi

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…