Kota Hamburg Dilanda Asap Beracun Kebakaran, 140 Orang Diungsikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana kota Hamburg di Jerman saat terjadi kebakaran yang picu asap beracun. SP/ SBY
Suasana kota Hamburg di Jerman saat terjadi kebakaran yang picu asap beracun. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Jerman - Kota Hamburg di Jerman dilanda bahaya darurat menyebarnya asap beracun akibat kebakaran besar yang menghanguskan sejumlah fasilitas penyimpanan di kota, pada Minggu (09/04/2023) pagi, sekitar pukul 04.30 waktu setempat, di sejumlah gudang yang ada di distrik Rothenburg Sort, yang berjarak beberapa kilometer dari pusat kota Hamburg -- kota terbesar kedua di Jerman.

Akibat kebakaran itu, terlihat gumpalan asap berwarna hitam pekat dan mengandung zat kimia, dilaporkan bergerak dari lokasi kejadian hingga ke pusat kota, dan sampai memicu dihentikannya operasional kereta jarak jauh antara Hamburg dengan Berlin dan beberapa kota lainnya. Sebanyak 140 orang telah diungsikan dan aparat belum dapat memastikan tingkap bahaya situasi tersebut. 

Pihak kepolisian dan pejabat dinas pemadam kebakaran di Hamburg merilis peringatan yang ditujukan untuk penduduk setempat soal kemungkinan menyebarnya racun di udara akibat kebakaran itu.

Kepulan asap hitam tebal ini menghentikan layanan kereta jarak jauh antara Hamburg dan Berlin dan kota-kota lain. Kondisi itu pun memunculkan peringatan keselamatan publik yang disampaikan melalui aplikasi ponsel.

Dalam peringatan tersebut, informasi menyarankan orang-orang di Hamburg menutup jendela dan mematikan ventilasi dan AC. Mereka diminta menghindari area yang berada di sekitar kebakaran besar dan kumpulan asap.

Belum ada laporan korban luka akibat kebakaran, yang penyebabnya belum diketahui secara jelas. Tidak diketahui secara jelas gudang atau fasilitas penyimpanan apa yang terbakar.

Sementara itu, diketahui melalui televisi publik NDR, bahwa kebakaran tersebut melibatkan kontainer dengan hidrogen sulfida, zat beracun, dan berbau busuk. Kondisi ini memaksa petugas pemadam kebakaran dan petugas polisi di daerah itu untuk memakai alat bantu pernapasan. dsy/dc/rpb

Berita Terbaru

Resahkan Rusak Ekosistem, DLH Surabaya Tegaskan Populasi Ikan Sapu-sapu Masih Terkendali

Resahkan Rusak Ekosistem, DLH Surabaya Tegaskan Populasi Ikan Sapu-sapu Masih Terkendali

Selasa, 21 Apr 2026 13:42 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyikapi viralnya kemunculan banyak populasi ikan sapu-sapu di berbagai daerah, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui…

Kandang Ayam di Blitar Ludes Terbakar, Korban Alami Kerugian Ratusan Juta

Kandang Ayam di Blitar Ludes Terbakar, Korban Alami Kerugian Ratusan Juta

Selasa, 21 Apr 2026 13:33 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kembali terjadi kebakaran kandang ayam, kali ini terjadi di desa Kedawung Kec.Ngkegok Kab.Blitar, Senin (20/04/2026), pada pukul…

Lewat Ikawangi, Bupati Ipuk Komitmen Dorong Penguatan Ekonomi hingga Investasi

Lewat Ikawangi, Bupati Ipuk Komitmen Dorong Penguatan Ekonomi hingga Investasi

Selasa, 21 Apr 2026 13:29 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali mengajak warga Banyuwangi di luar daerah memperkuat jaringan sebagai agen promosi…

Viral! Fenomena Gunung Semeru Bertopi Awan, BPBD Ingatkan Masih di Level Siaga

Viral! Fenomena Gunung Semeru Bertopi Awan, BPBD Ingatkan Masih di Level Siaga

Selasa, 21 Apr 2026 13:21 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Baru-baru ini, muncul fenomena unik dan cantik di Lumajang, Jawa Timur dengan adanya penampakan Gunung Semeru tampak bertopi awan…

Musim Haji, Warga Probolinggo Gelar Tradisi ‘Ngater Kajien’ Pakai Perahu Hias

Musim Haji, Warga Probolinggo Gelar Tradisi ‘Ngater Kajien’ Pakai Perahu Hias

Selasa, 21 Apr 2026 13:14 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Memasuki musim Haji 2026, sebanyak tatusan warga Pulau Gili Ketapang, Kabupaten Probolinggo memadati Pelabuhan Tanjung Tembaga,…

Tanaman Bawang Milik Petani di Nganjuk Mati Layu Jelang Sebulan Panen, Diduga  Akibat Obat Pembasmi Rumput

Tanaman Bawang Milik Petani di Nganjuk Mati Layu Jelang Sebulan Panen, Diduga Akibat Obat Pembasmi Rumput

Selasa, 21 Apr 2026 13:05 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Baru-baru nasib kurang beruntung menimpa salah satu petani tanaman bawang merah milik warga di Desa Butuh, Kecamatan Wilangan,…