Kelengkeng Jember Super Diyakini Bisa Bersaing dengan Thailand

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Jember Hendy Siswanto saat mengunjungi lahan pertanian kelengkeng di Desa Semboro, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, Rabu (12/4/2023). Foto: Diskominfo Jember.
Bupati Jember Hendy Siswanto saat mengunjungi lahan pertanian kelengkeng di Desa Semboro, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, Rabu (12/4/2023). Foto: Diskominfo Jember.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Bupati Jember Hendy Siswanto mengaku optimistis bahwa buah kelengkeng Jember Super (Jemsu) bisa bersaing dengan buah kelengkeng dari Thailand. Hal tersebut dikarenakan buahnya lebih besar dan rasanya lebih manis.

"Terbukti, kelengkeng Jemsu itu sudah bisa bersaing dengan kelengkeng di Thailand baik dari segi ukuran, harga, dan rasanya. Pemerintah Kabupaten Jember juga punya lahan (klengkeng Jemsu) yang pada Juni-Juli akan panen," kata Hendy saat mengunjungi lahan pertanian kelengkeng di Desa Semboro, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, Rabu (12/4/2023).

Hendy menuturkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember akan mengembangkan kelengkeng Jemsu dengan menyiapkan sejumlah lahan untuk penanaman komoditas buah tersebut.

"Itu merupakan salah satu produk nyata, sehingga harapan kami satu buah kelengkeng Jemsu bisa ditanam di masing-masing rumah,” ujarnya.

Jika hal tersebut terjadi, maka hal tersebut dapar mendongkrak perekonomian Pemkab Jember, khususnya masyarakat Jember.

Lebih lanjut, bupati juga mengungkapkan keunggulan lain yakni, panen kelengkeng Jemsu bisa diatur karena ada sentuhan teknologi dari Dr Teguh melalui satu formulasi yang dipakai melalui pupuk cair, sehingga bisa mengatur pertumbuhan termasuk panennya.

"Dalam setahun bisa panen dua hingga tiga kali, sehingga para petani atau warga yang menanam bisa diuntungkan ketika menanam komoditas buah Jemsu tersebut," terangnya.

Terkait pemenuhan bibit satu rumah satu Jemsu, Hendy bakal terus memantau perkembangan Kelengkeng Jemsu yang ada di sejumlah titik seperti Semboro dan Jombang.

"Ada 300 komunitas. Nanti kita ambil sebagian untuk disebarkan. Tentu tidak bisa setahun dua tahun. Lima tahun ke depan kita harus konsisten untuk dikembangkan, karena di tempat lain tidak ada. Pelan tapi pasti,” tuturnya.

Sementara itu, petani kelengkeng Jemsu, Sujari mengatakan bahwa kebun kelengkengnya berbuah lebat dan buahnya berukuran besar dibandingkan kelengkeng pada umumnya, bahkan rasanya juga lebih manis.

Komoditas kelengkeng Jemsu sudah dikembangkan sejak awal Februari 2022 di Agrowisata Rembangan. Adapun penemuan varietas unik hasil silang bibit kelengkeng jenis pinpong dan lokal ini akan menjadi komoditas kelengkeng unggulan khas Jember.

“Kelengkeng Jemsu ini Jember Super, benar-benar super dan bisa menghasilkan, dengan biaya tidak terlalu mahal dan hasilnya juga cukup besar,” jelas Hendy usai penanaman perdana bibit kelengkeng Jemsu, Selasa (8/2/2022).

Pemkab Jember membudidayakan kelengkeng Jemsu ini di lahan seluas 2,8 hektare sebagai percontohan untuk masyarakat Jember. Untuk permulaan, ada 600 bibit pohon yang ditanam dan target ke depan ada perluasan lahan tanam pohon kelengkeng Jemsu.

Saat itu, Hendy memperkirakan hasil budidaya kelengkeng ini akan habis dikonsumsi di Jember.

“Saat ini tidak banyak yang menanam kelengkeng, masih jarang. Padahal kelengkeng disukai orang banyak dan punya khasiat cukup bagus untuk kesehatan kita. Harga kelengkeng juga bertahan, tidak naik turun. Ini peluang bagus,” ucapnya. jbr

Berita Terbaru

Mulai September-Desember 2026, Pemkot Surabaya Gelar Lomba Kampung Pancasila di Seluruh RW

Mulai September-Desember 2026, Pemkot Surabaya Gelar Lomba Kampung Pancasila di Seluruh RW

Rabu, 19 Agu 2026 11:55 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Siap-siap warga Kota Pahlawan, mulai September hingga Desember 2026 Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menggelar Lomba Kampung…

Dukung kesejahteraan, Pemkab Tulungagung Naikkan Insentif Guru TPQ Sesuai Kemampuan Keuangan Daerah

Dukung kesejahteraan, Pemkab Tulungagung Naikkan Insentif Guru TPQ Sesuai Kemampuan Keuangan Daerah

Rabu, 19 Agu 2026 11:35 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Guna mendukung kesejahteraan para guru ngaji, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, bakal mengalokasikan anggaran Rp1,7…

Di Momen Musim Liburan, Pajak Sektor Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar

Di Momen Musim Liburan, Pajak Sektor Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar

Rabu, 19 Agu 2026 11:25 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Hingga Agustus 2026, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batu, Jawa Timur, menyatakan pencapaian pajak barang dan jasa tertentu…

Jaga Produktivitas di Tengah Kemarau, Pemkab Lamongan Arahkan Petani di Lahan Tadah Hujan

Jaga Produktivitas di Tengah Kemarau, Pemkab Lamongan Arahkan Petani di Lahan Tadah Hujan

Rabu, 19 Agu 2026 11:18 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 11:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Di tengah tantangan menghadapi musim kemarau dan ancaman fenomena El Nino, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur,…

Revitalisasi 56 Gedung PAUD-SMP, Pemkab Situbondo Peroleh Dana Rp31 Miliar

Revitalisasi 56 Gedung PAUD-SMP, Pemkab Situbondo Peroleh Dana Rp31 Miliar

Rabu, 19 Agu 2026 10:37 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 10:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Dalam rangka memperbaiki 56 sekolah (PAUD/SD/SMP), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, memperoleh dana revitalisasi sekitar…

Fraksi PDIP Jatim: P-APBD 2026 Jangan Diukur dari Besarnya Anggaran, tapi Manfaat untuk Rakyat

Fraksi PDIP Jatim: P-APBD 2026 Jangan Diukur dari Besarnya Anggaran, tapi Manfaat untuk Rakyat

Rabu, 19 Agu 2026 10:22 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 10:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar Perubahan APBD (P-APBD) 2026 tidak berhenti …