Sah! KPK Tetapkan Yana Mulyana Jadi Tersangka Suap Rp 924,6 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka kasus suap Wali Kota Bandung Yana Mulyana. SP/ SBY
KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka kasus suap Wali Kota Bandung Yana Mulyana. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Bandung - Wali Kota Bandung, Yana Mulyana resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberatas an Korupsi (KPK) atas kasus dugaan suap.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyebut, sebanyak 6 tersangka sudah di amankan.

"Menetapkan 6 tersangka," katanya, Minggu (16/04/2023).

Identitas 6 Tersangka Suap Wali Kota Bandung Yana Mulyana dan kasus korupsi Bandung Smart City: 

  • Yana Mulyana (YM) sebagai Wali Kota Bandung.
  • Dadang Darmawan (DD) sebagai Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Bandung.
  • Khairul Rijal (KR) sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan Pemkot Bandung.
  • Benny (BN) sebagai Direktur PT Sarana Mitra Adiguna (SMA).
  • Sony Setiadi (SS) sebagai CEO PT Citra Jelajah Informatika (CIFO)
  • Andreas Guntoro (AG) sebagai Manajer PT Sarana Mitra Adiguna (SMA).

Yana Mulyana ditetapkan sebagai tersangka penerima suap Dadang Darmawan selaku Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung dan Khairur Rijal selaku Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bandung.

Mereka dijerat Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Sementara tersangka pemberi suap ialah Benny selaku Direktur PT Sarana Mitra Adiguna; Sony Setiadi selaku CEO PT Citra Jelajah Informatika; dan Andreas Guntoro selaku Manager PT Sarana Mitra Adiguna. Mereka dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Para tersangka langsung ditahan usai pemeriksaan. Mereka pun dipamerkan dalam konferensi pers dengan menggunakan rompi tahanan dan borgol.

Namun, hanya 4 tersangka yang ditampilkan. Dua tersangka lain dinyatakan positif Covid-19 ketika pemeriksaan kesehatan ketika akan ditahan.

"Ditahan masing-masing selama 20 hari," ujar Ghufron.

Pada tahun 2018, Pemerintah Kota Bandung mencanangkan Bandung sebagai kota cerdas melalui program Bandung Smart City.

Kasus yang menjerat Yana Mulyana dkk ini terkait suap pengadaan CCTV dan Internet Service Provider (ISP). Pengadaan itu bagian dari program Bandung Smart City.

Pihak penyedia layanan CCTV dan jasa internet (ISP) untuk Bandung Smart City yaitu PT Sarana Mitra Adiguna dengan Benny selaku Direktur dan Andreas sebagai Manager; serta PT Citra Jelajah Informatika dengan Sony selaku CEO.

Sejak Agustus 2022, mereka melobi Yana Mulyana agar perusahaannya bisa mengerjakan proyek pengadaan CCTV pada Dinas Perhubungan dan Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkot Bandung. Yana Mulyana baru dilantik sebagai Wali Kota Bandung sejak April 2022.

Pemberian uang kemudian dilakukan secara bertahap. Diduga hal itu yang kemudian membuat PT CIFO menjadi pemenang proyek penyediaan jasa internet (ISP) di Dishub Pemkot Bandung dengan nilai proyek Rp 2,5 Miliar.

Sementara untuk proyek CCTV, KPK belum merincinya. Hanya disebutkan bahwa nilai suap yang diduga diterima Yana Mulyana dkk ialah hampir Rp 1 miliar.

Tidak hanya berupa uang, suap yang diduga diterima Yana Mulyana juga berupa fasilitas liburan ke Thailand.

"Dari hasil pemeriksaan, tim KPK juga mendapatkan informasi dan data adanya penerimaan uang lainnya oleh YM selaku Wali Kota Bandung dari berbagai pihak yang masih akan terus didalami lebih lanjut," kata Ghufron.

Kasus ini terbongkar dalam OTT yang dilakukan KPK pada Jumat (14/04/2023). Pada saat OTT, KPK menemukan bukti berupa uang dalam beragam mata uang serta serta sepasang sepatu merk Louis Vuitton tipe Cruise Charlie Sneaker 1A9JN8 berwarna putih, hitam, dan cokelat.

"Total seluruhnya setara senilai Rp 924,6 juta," ujar Ghufron.

Biodata Wali Kota Bandung, Yana Mulyana:

Nama Lengkap: Yana Mulyana, S.E., M.M
Tempat, tanggal lahir: Bandung, 17 Februari 1965
Riwayat Pendidikan:

  • SD Negeri Panorama
  • SMP Negeri 15 Bandung
  • SMA Negeri 5 Bandung
  • Universitas Islam Nusantara, Bandung (S1)

Berdasarkan keterangan di laman resmi Pemerintah Kota Bandung, Yana merupakan putra dari Alm Letjen TNI (Purn) H Soepardjo bin Redjoprawiro. 

Dia memiliki seorang istri bernama Yunimar. Dari pernikahannya dengan Yunimar, Yana dikaruniai putra dan putri bernama Ahmad Reza Junadi dan Misyayunanti Azzahra. dsy/dc/l6/kps/tmp

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…