Layani Kebutuhan Mobil Listrik di Jatim, PLN Tambah SPKLU Ultra Fast Charging

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur kembali menambah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging telah tersedia di beberapa wilayah Jawa Timur.

Penambahan SPKLU ini dilakukan oleh PLN guna memudahkan masyarakat pengguna kendaraan listrik untuk melakukan pengisian saya tanpa perlu perlu menunggu waktu lama.

PLN menyediakan SPKLU Ultra Fast Charging guna memangkas waktu pengisian data yang biasanya memakan waktu tinggal 2 jam untuk pengisian data hingga penuh, dengan SPKLU ini hanya membutuhkan waktu kurang lebih selama 40 menit.

Secara bertahap, PLN UID Jawa Timur menambah 4 SPKLU Ultra Fast Charging dan 1 SPKLU Fast Charging. Kelima SPKLU ini terpasang di berbagai wilayah Jawa Timur seperti Ayam Geringging Citraland kapasitas 50 kW, UP3 Situbondo kapasitas 200 kW, Watudodol Banyuwangi kapasitas 200 kW, UP3 Pasuruan kapasitas 200 kW, dan ULP Probolinggo kapasitas 200 kW.

Dengan penambahan SPKLU di 5 titik ini, jumlah SPKLU di Jawa Timur menjadi 13.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Lasiran memaparkan penambahan SPKLU ini untuk mendukung pertumbuhan iklim kendaraan listrik di Jawa Timur selain itu bertepatan dengan momentum mudik bersama.

"SPKLU yang baru beroperasi ini tarif per kWh pun sama yakni Rp 2.466, kelebihannya lebih cepat sehingga menghemat waktu para pengguna kendaraan listrik," papar Lasiran.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat memanfaatkan fasilitas SPKLU ini dengan nyaman. Untuk penggunaan bisa melalui aplikasi PLN Mobile.

William pemudik dari Tangerang tujuan ke Bali mengungkapkan pengalaman positifnya menggunakan SPKLU Ultra Fast Charging di Situbondo.

"Waktu pengisian terbilang cepat dari 50 persen hingga 100% hanya membutuhkan waktu 40 menit. Tempatnya cukup nyaman untuk menunggu, ada snack, minuman dan tempat istirahat juga, petugas yang membantu pun sangat sigap," imbuhnya. Byb

Tag :

Berita Terbaru

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC melaju ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer Kapolres Madiun Cup 2026 dengan status juara Grup D. Kepastian i…

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) pada 9–1…

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

  SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDIP Minta pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan. Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah …

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prabowo berpesan agar rumah sakit dikelola dengan baik dan memprioritaskan pelayanan masyarakat. "Rakyat masyarakat harus…

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mengkaji dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax terhadap sektor manufaktur.…

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mewanti-wanti bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax bisa membuat…