Kuota Elpiji 3 kg Kota Probolinggo Tahun Ini Berkurang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ilustrasi.
Foto ilustrasi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo – Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo mengungkapkan bahwa kuota elpiji bersubsidi berukuran tiga kilogram yang didapatkan Kota Probolinggo tahun ini mengalami penurunan.

Kabag Perekonomian Pemkot Probolinggo Ratri Dian Sulistyawati mengatakan bahwa Kota Probolinggo hanya mendapatkan jatah 10.081 metrik ton di tahun ini. Padahal, pada tahun 2022 kemarin mendapatkan kuota sebanyak 11.123 metrik ton. Namun, hingga akhir 2022, hanya terealisasi 10.940 metrik ton.

“Dibanding tahun lalu berkurang 1.042 metrik ton. Tapi, kami dapat kuota tambahan. Jadi, kalau kuota utama kurang, bisa mengambil kuota tambahan,” kata Ratri.

Ratri menuturkan bahwa kuota tambahan yang didapat kota Probolinggi yakni mencapai 673 metrik ton. Menurutnya, faktor utama penyebab berkurangnya jatah ini karena realisasinya tidak sebanyak kuota yang diberikan.

Ia menilai, hal tersebut bisa terjadi karena kemungkinan kebutuhan masyarakat juga memang berkurang lantaran tidak sering menggunakannya.

“Elpiji tiga kilo ini untuk masyarakat tidak mampu. Distribusinya melalui agen-agen elpiji di Kota Probolinggo. Bagi yang mampu, ya harus menggunakan elpiji 12 kilogram,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Wilayah Probolinggo Harto Tjahjono menyampaikan, selama Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, tidak ada kenaikan permintaan elpiji. Sama seperti bulan sebelumnya.

Harto menyebut agen penjual hanya menghabiskan kuota harian dimana kuota di setiap agen berbeda-beda. Untuk tempatnya, kuota hariannya sebanyak 1.680 tabung. Sementara khusus di bulan April, ada alokasi tambahan 50 persen dari kuota harian.

Menurutnya, kondisi ini dimungkinkan karena pengaruh dari masyarakat mudik usai tiga tahun dibatasi, sehingga masyarakat cenderung tidak memasak untuk tradisi kupatan. Tak hanya itu, selama Ramadan, banyak yang memilih untuk membeli lauk. prb

Berita Terbaru

Istri di Blitar Tewas Diduga Dianiaya Suami

Istri di Blitar Tewas Diduga Dianiaya Suami

Selasa, 03 Feb 2026 16:35 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kehebohan awal Februari tepatnya hari Selasa pagi (3 Februari 2026) di desa Boro Kec Selopuro Kabupaten Blitar, sempat kejutan warga…

 Pengemudi Becak Lamongan Terima Bantuan Becak Listrik dari Prabowo

 Pengemudi Becak Lamongan Terima Bantuan Becak Listrik dari Prabowo

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pengemudi becak Lamongan akhirnya ikut kebagian pemberian becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang…

Perkuat Layanan Prioritas, Bank Jatim Lakukan Kerja Sama dengan KAI Wisata

Perkuat Layanan Prioritas, Bank Jatim Lakukan Kerja Sama dengan KAI Wisata

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) secara resmi telah melakukan kerja sama dengan PT Kereta Api Pariwisata (KAI…

Pasca Geledah Balai Kota Madiun, KPK Segera Periksa Saksi-Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek dan CSR 

Pasca Geledah Balai Kota Madiun, KPK Segera Periksa Saksi-Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek dan CSR 

Selasa, 03 Feb 2026 16:17 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:17 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan penyaluran Corporate Social R…

Mokong, Izin PBG Teryata Belum Diajukan Pengembang  PT Zam-Zam Residence

Mokong, Izin PBG Teryata Belum Diajukan Pengembang  PT Zam-Zam Residence

Selasa, 03 Feb 2026 16:14 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sudah sebulan lebih ini pasca audensi dengan  komisi C DPRD,  PT Zam-Zam teryata masih mokong, enggan untuk mengurus izin P…

Lahan Reklamasi di Samping SHGB Mie Sedap Belum Kantongi PKKPRL, Maspion Akui Masih Milik Negara

Lahan Reklamasi di Samping SHGB Mie Sedap Belum Kantongi PKKPRL, Maspion Akui Masih Milik Negara

Selasa, 03 Feb 2026 16:12 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Polemik dugaan pencaplokan wilayah laut melalui penerbitan Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) Nomor 01914 di kawasan Pabrik Mie S…