Berisiko Kebakaran, AKBP Achiruddin Diduga Miliki Gudang Solar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
AKBP Achiruddin diduga memiliki gudang penyimpanan solar. SP/ MDN
AKBP Achiruddin diduga memiliki gudang penyimpanan solar. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Medan - AKBP Achiruddin diduga memiliki gudang penyimpanan solar yang ditemukan tak jauh dari rumahnya yang berlokasi di Jalan Karya Dalam, Medan Helvetia.

Gudang tersebut diduga milik Achiruddin berdasarkan keterangan dari warga sekitar. Warga juga mengatakan ada aktivitas kendaraan keluar masuk gudang yang diduga membawa bahan bakar solar. Mereka pun mengkhawatirkan risiko kebakaran yang terjadi.

Gudang itu tampak ditutupi oleh seng bekas. Pagarnya pun cukup tinggi. Lokasi gudang ini sekitar 300 meter dari kediaman AKBP Achiruddin yang baru saja dicopot karena membiarkan anaknya Aditya Hasibuan menganiaya Ken Admral.

Terkait dugaan itu, Ditreskrimum Polda Sumut  akan berkoordinasi dengan Ditreskrimsus untuk menyelidikinya.

“Nanti kita koordinasikan ke Ditreskrimsus,” kata Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Sumaryono dikutip Kamis (27/04/2023).

Sementara itu, Kepala Lingkungan yang menjabat mengaku tak mengetahui soal informasi itu.

“Kurang tahu juga, soalnya saya baru juga jadi kepling, baru 1 tahun,” kata Kepala Lingkungan X, Muhammad Ridwan.

Ridwan tampak enggan bicara lebih jauh soal gudang tersebut.

Sama halnya dengan Lurah Helvetia Timur, Teguh, dia menyatakan tidak mengetahui soal gudang tersebut.

“Tanya aja sama yang jaga, saya enggak tahu,” kata dia.

Saat ini, Achiruddin tengah ditempatkan di penahanan khusus (patsus) untuk diproses dari sisi pelanggaran etik. Dia diduga melanggar etik karena membiarkan anaknya, Aditya Hasibuan, menganiaya seorang mahasiswa bernama Ken Admiral.

Adapun aksi penganiayaan oleh anaknya itu viral di media sosial. Dalam video berdurasi 1 menit 2 detik, Aditya terlihat menendang dan memukul korban dan disaksikan oleh beberapa orang. Diduga Achiruddin membiarkan penganiayaan itu terjadi.

Kini, Aditya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ia langsung ditahan pada Selasa malam (25/04/2023). Bersamaan dengan penahanan Aditya, Achiruddin juga masuk dalam patsus. dsy/kmp

Berita Terbaru

Resmi, Pemkab Ponorogo Buka Lelang 6 Jabatan Eselon II

Resmi, Pemkab Ponorogo Buka Lelang 6 Jabatan Eselon II

Senin, 27 Jul 2026 16:52 WIB

Senin, 27 Jul 2026 16:52 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pagi-Usai diterpa krisis jabatan setingkat kepala dinas pasca OTT Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Pemerintah Kabupaten Ponorogo…

Dewan Gelar RDP Terkait Serapan Anggaran Semester Satu

Dewan Gelar RDP Terkait Serapan Anggaran Semester Satu

Senin, 27 Jul 2026 16:50 WIB

Senin, 27 Jul 2026 16:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Komisi III DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat evaluasi serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semester I Tahun A…

Nama Mantan Bupati Ponorogo Dan Eks DPR-RI Tersebut Dalam Sidang Korupsi BSPS Sumenep

Nama Mantan Bupati Ponorogo Dan Eks DPR-RI Tersebut Dalam Sidang Korupsi BSPS Sumenep

Senin, 27 Jul 2026 15:50 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:50 WIB

SURABAYA, Surabaya Pagi-Nama politikus yang juga mantan Bupati Ponorogo periode 2015-2019 Ipong Muchlison, terseret dalam persidangan kasus dugaan korupsi…

Produksi Hingga 8.000 Lumpia per Hari, Kampung Lumpia Surabaya Diminta Bebas Pajak Berat

Produksi Hingga 8.000 Lumpia per Hari, Kampung Lumpia Surabaya Diminta Bebas Pajak Berat

Senin, 27 Jul 2026 15:49 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Kampung Lumpia Ngaglik, Surabaya, yang belakangan viral di m…

Kesaksian Imam Pejel: Dana CSR Bank Jatim Rp540 Juta Digunakan Bangun PSC Corner di Atas Tanah Milik Menantu Maidi

Kesaksian Imam Pejel: Dana CSR Bank Jatim Rp540 Juta Digunakan Bangun PSC Corner di Atas Tanah Milik Menantu Maidi

Senin, 27 Jul 2026 15:46 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan perkara dugaan pemerasan berkedok Corporate Social Responsibility (CSR) dan g…

Masih Mahal, Harga Gabah Kering Panen di Jombang Tembus Rp7.800 per Kg

Masih Mahal, Harga Gabah Kering Panen di Jombang Tembus Rp7.800 per Kg

Senin, 27 Jul 2026 15:39 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Musim panen serentak, harga gabah di tingkat petani di Dusun Gondekan, Desa Jabon, Kecamatan Jombang masih bertahan tinggi pada…